<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AC Milan Bantai Lecce 3-0, Ruben Amorim: Kesalahan di Manchester United Takkan Terulang!</title><description>Ruben Amorim membawa AC Milan tidak terkalahkan di lima laga awal Liga Italia 2026-2027, termasuk menang 3-0 atas Lecce.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/47/3243254/ac-milan-bantai-lecce-3-0-ruben-amorim-kesalahan-di-manchester-united-takkan-terulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/47/3243254/ac-milan-bantai-lecce-3-0-ruben-amorim-kesalahan-di-manchester-united-takkan-terulang"/><item><title>AC Milan Bantai Lecce 3-0, Ruben Amorim: Kesalahan di Manchester United Takkan Terulang!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/47/3243254/ac-milan-bantai-lecce-3-0-ruben-amorim-kesalahan-di-manchester-united-takkan-terulang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/09/21/47/3243254/ac-milan-bantai-lecce-3-0-ruben-amorim-kesalahan-di-manchester-united-takkan-terulang</guid><pubDate>Senin 21 September 2026 08:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/21/47/3243254/ac_milan_menang_3_0_atas_lecce_di_pekan_kelima_liga_italia_2026_2027-XZzL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AC Milan menang 3-0 atas Lecce di pekan kelima Liga Italia 2026-2027. (Foto: Laman resmi AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/21/47/3243254/ac_milan_menang_3_0_atas_lecce_di_pekan_kelima_liga_italia_2026_2027-XZzL_large.jpg</image><title>AC Milan menang 3-0 atas Lecce di pekan kelima Liga Italia 2026-2027. (Foto: Laman resmi AC Milan)</title></images><description>PELATIH AC Milan, Ruben Amorim, semringah setelah membawa skuad asuhannya menang 3-0 atas Lecce di lanjutan pekan kelima Liga Italia 2026-2027 yang berlangsung di Stadion San Siro, Senin (21/9/2026) dini hari WIB. Ia mengatakan, skuad Rossoneri -julukan AC Milan- pelan-pelan mengalami perkembangan.&#13;
&#13;
Meski ini merupakan musim pertama melatih AC Milan, Ruben Amorim membuat Rossoneri&amp;nbsp;tampil solid. Dalam lima pekan awal Liga Italia 2026-2027, AC Milan tidak terkalahkan dengan catatan tiga menang dan dua imbang.&#13;
&#13;
&#13;
Christian Pulisic buka keunggulan AC Milan atas Lecce di Liga Italia 2026-2027. (Foto: Laman resmi AC Milan)&#13;
&#13;
&#13;
AC Milan bahkan tidak kalah saat dihadapkan dengan dua tim kuat, Lazio dan Juventus. Lantas, apa yang membuat AC Milan tampil oke di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut?&#13;
&#13;
1. Tak Mau Ulangi Kesalahan di Manchester United&#13;
&#13;
Saat melatih Manchester United, Ruben Amorim dikenal sebagai pelatih kepala batu. Ia kerap ngotot mengandalkan pola 3-4-3. Padahal, dengan karakteristik pemain yang ada, Manchester United tidak cocok memainkan formasi tersebut.&#13;
&#13;
Hasilnya, Manchester United asuhan Ruben Amorim terjerembap di papan bawah. Bahkan di musim pertamanya melatih Manchester United pada 2024-2025, Setan Merah berada di posisi 15 klasemen akhir Liga Inggris.&#13;
&#13;
Di AC Milan, Ruben Amorim tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Ia memainkan formasi atau pola yang cocok dengan ketersediaan pemain.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pikir kami mengalami banyak perkembangan. Para pemain memiliki kebebasan lebih besar, pergerakan mereka juga lebih baik, terutama dalam melakukan pergerakan menusuk ke belakang pertahanan lawan. Jadi, kami bukan hanya tim yang menguasai bola, tetapi juga tim yang mampu memberikan ancaman,&amp;rdquo; kata Ruben Amorim, Okezone mengutip dari Football Italia, Senin (21/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Ruben Amorim siap bawa AC Milan berprestasi. (Foto: Laman resmi AC Milan)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apa yang saya rasakan dalam beberapa pertandingan terakhir sama dengan apa yang saya alami ketika melatih Manchester United. Saya tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. Terkadang kami tidak memiliki karakteristik pemain yang sempurna untuk bermain dengan cara tersebut. Jika memang tidak memiliki karakteristik itu, kami harus beradaptasi,&amp;rdquo; lanjut Ruben Amorim.&#13;
&#13;
2. AC Milan Dominan atas Lecce&#13;
&#13;
AC Milan benar-benar dominan atas Lecce. Secara statistik, penguasaan bola AC Milan mencapai 68 persen berbanding 32 persen milik Lecce.&#13;
&#13;
Tuan rumah juga melesakkan empat shot on target, berbanding tiga milik Lecce. Hasilnya AC Milan menang 3-0 lewat gol-gol dari Christian Pulisic pada menit 14, Adrien Rabiot (61&amp;rsquo;) dan Diego Moreira (73&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
Berkat kemenangan ini, AC Milan naik ke posisi lima klasemen sementara Liga Italia 2026-2027 dengan 11 angka. AC Milan hanya terpaut dua poin dari AS Roma di puncak klasemen.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH AC Milan, Ruben Amorim, semringah setelah membawa skuad asuhannya menang 3-0 atas Lecce di lanjutan pekan kelima Liga Italia 2026-2027 yang berlangsung di Stadion San Siro, Senin (21/9/2026) dini hari WIB. Ia mengatakan, skuad Rossoneri -julukan AC Milan- pelan-pelan mengalami perkembangan.&#13;
&#13;
Meski ini merupakan musim pertama melatih AC Milan, Ruben Amorim membuat Rossoneri&amp;nbsp;tampil solid. Dalam lima pekan awal Liga Italia 2026-2027, AC Milan tidak terkalahkan dengan catatan tiga menang dan dua imbang.&#13;
&#13;
&#13;
Christian Pulisic buka keunggulan AC Milan atas Lecce di Liga Italia 2026-2027. (Foto: Laman resmi AC Milan)&#13;
&#13;
&#13;
AC Milan bahkan tidak kalah saat dihadapkan dengan dua tim kuat, Lazio dan Juventus. Lantas, apa yang membuat AC Milan tampil oke di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut?&#13;
&#13;
1. Tak Mau Ulangi Kesalahan di Manchester United&#13;
&#13;
Saat melatih Manchester United, Ruben Amorim dikenal sebagai pelatih kepala batu. Ia kerap ngotot mengandalkan pola 3-4-3. Padahal, dengan karakteristik pemain yang ada, Manchester United tidak cocok memainkan formasi tersebut.&#13;
&#13;
Hasilnya, Manchester United asuhan Ruben Amorim terjerembap di papan bawah. Bahkan di musim pertamanya melatih Manchester United pada 2024-2025, Setan Merah berada di posisi 15 klasemen akhir Liga Inggris.&#13;
&#13;
Di AC Milan, Ruben Amorim tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Ia memainkan formasi atau pola yang cocok dengan ketersediaan pemain.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pikir kami mengalami banyak perkembangan. Para pemain memiliki kebebasan lebih besar, pergerakan mereka juga lebih baik, terutama dalam melakukan pergerakan menusuk ke belakang pertahanan lawan. Jadi, kami bukan hanya tim yang menguasai bola, tetapi juga tim yang mampu memberikan ancaman,&amp;rdquo; kata Ruben Amorim, Okezone mengutip dari Football Italia, Senin (21/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Ruben Amorim siap bawa AC Milan berprestasi. (Foto: Laman resmi AC Milan)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apa yang saya rasakan dalam beberapa pertandingan terakhir sama dengan apa yang saya alami ketika melatih Manchester United. Saya tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. Terkadang kami tidak memiliki karakteristik pemain yang sempurna untuk bermain dengan cara tersebut. Jika memang tidak memiliki karakteristik itu, kami harus beradaptasi,&amp;rdquo; lanjut Ruben Amorim.&#13;
&#13;
2. AC Milan Dominan atas Lecce&#13;
&#13;
AC Milan benar-benar dominan atas Lecce. Secara statistik, penguasaan bola AC Milan mencapai 68 persen berbanding 32 persen milik Lecce.&#13;
&#13;
Tuan rumah juga melesakkan empat shot on target, berbanding tiga milik Lecce. Hasilnya AC Milan menang 3-0 lewat gol-gol dari Christian Pulisic pada menit 14, Adrien Rabiot (61&amp;rsquo;) dan Diego Moreira (73&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
Berkat kemenangan ini, AC Milan naik ke posisi lima klasemen sementara Liga Italia 2026-2027 dengan 11 angka. AC Milan hanya terpaut dua poin dari AS Roma di puncak klasemen.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
