<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>El Clasico Persija vs Persib Resmi Digelar di SUGBK, Suporter Tim Tamu Dilarang Hadir</title><description>PSSI, polisi, dan operator liga sepakat agar suporter tim tamu tidak hadir di Stadion Utama GBK.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/10/49/3241287/el-clasico-persija-vs-persib-resmi-digelar-di-sugbk-suporter-tim-tamu-dilarang-hadir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/09/10/49/3241287/el-clasico-persija-vs-persib-resmi-digelar-di-sugbk-suporter-tim-tamu-dilarang-hadir"/><item><title>El Clasico Persija vs Persib Resmi Digelar di SUGBK, Suporter Tim Tamu Dilarang Hadir</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/10/49/3241287/el-clasico-persija-vs-persib-resmi-digelar-di-sugbk-suporter-tim-tamu-dilarang-hadir</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/09/10/49/3241287/el-clasico-persija-vs-persib-resmi-digelar-di-sugbk-suporter-tim-tamu-dilarang-hadir</guid><pubDate>Kamis 10 September 2026 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Niko Prayoga </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/10/49/3241287/sekjen_pssi_yunus_nusi-qg7D_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">El Clasico Persija vs Persib Resmi Digelar di SUGBK, Suporter Tim Tamu Dilarang Hadir (Niko Prayoga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/10/49/3241287/sekjen_pssi_yunus_nusi-qg7D_large.jpg</image><title>El Clasico Persija vs Persib Resmi Digelar di SUGBK, Suporter Tim Tamu Dilarang Hadir (Niko Prayoga)</title></images><description>JAKARTA - Pertandingan &amp;quot;El Clasico&amp;quot; antara Persija Jakarta vs Persib Bandung pada lanjutan Super League 2026-2027&amp;nbsp;dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu, 12 September 2026. Hal itu setelah kepolisian memberikan izin untuk penyelenggaraan pertandingan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Suporter Tim Tamu Dilarang Hadir&#13;
&#13;
Meski begitu, PSSI, polisi, dan operator liga sepakat agar suporter tim tamu tidak hadir di Stadion Utama GBK. Ini termasuk rencana hadirnya perwakilan dari suporter Persib Bandung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini apresiasi yang tak terhingga bagi kami kepada pihak kepolisian atas kepercayaan terselenggaranya pertandingan ini dengan penonton dan di Jakarta. Ini menjadi titik awal dari sebuah pergelaran antara Persija dan Persib Bandung yang diharapkan oleh keluarga besar sepak bola Indonesia, yang insya Allah akan bertanding dengan aman dan sukses,&amp;quot; kata Yunus Nusi dalam konferensi pers di Hall Super League, Jakarta, Rabu (10/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Sekjen PSSI Yunus Nusi&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, rivalitas panas kedua tim sejatinya hanya berlangsung selama 90 menit di atas lapangan. Keputusan untuk mengimbau pendukung Persib tidak hadir, termasuk membatalkan rencana penerjunan perwakilan suporter sebagai simbol perdamaian, diambil untuk mengantisipasi potensi provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita berharap rivalitas itu berada di 45 x 2 dan tentu kita sangat tidak berharap pertandingan ini mencederai. Maka kami berterima kasih kepada suporter Persib Bandung untuk tidak datang dengan cara itu. Karena khawatir akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum perdamaian ini dengan cara-cara yang tentu kita tidak lakukan,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yunus menambahkan, menjaga kondusivitas pada awal Super League 2026/2027 jauh lebih krusial agar tidak memicu sanksi laga-laga berikutnya. PSSI berharap momen ini menjadi pijakan awal bagi perdamaian antar suporter di seluruh Indonesia, termasuk rivalitas regional lainnya seperti Persebaya vs Arema hingga PSIM vs PSS Sleman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kekhawatiran ini bagi PSSI dan keinginan untuk tidak datang ke Stadion GBK sangat penting karena kita baru masuk ke pertandingan kedua atau minggu kedua untuk penyelenggaraan kompetisi Super League 2026-2027. Kita tidak mau di liga kedua ini mencederai, kemudian yang akan mengakibatkan pertandingan-pertandingan di waktu-waktu yang akan datang juga akhirnya menjadi halangan dan rintangan untuk selanjutnya,&amp;quot; ucap Yunus.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pertandingan &amp;quot;El Clasico&amp;quot; antara Persija Jakarta vs Persib Bandung pada lanjutan Super League 2026-2027&amp;nbsp;dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu, 12 September 2026. Hal itu setelah kepolisian memberikan izin untuk penyelenggaraan pertandingan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Suporter Tim Tamu Dilarang Hadir&#13;
&#13;
Meski begitu, PSSI, polisi, dan operator liga sepakat agar suporter tim tamu tidak hadir di Stadion Utama GBK. Ini termasuk rencana hadirnya perwakilan dari suporter Persib Bandung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini apresiasi yang tak terhingga bagi kami kepada pihak kepolisian atas kepercayaan terselenggaranya pertandingan ini dengan penonton dan di Jakarta. Ini menjadi titik awal dari sebuah pergelaran antara Persija dan Persib Bandung yang diharapkan oleh keluarga besar sepak bola Indonesia, yang insya Allah akan bertanding dengan aman dan sukses,&amp;quot; kata Yunus Nusi dalam konferensi pers di Hall Super League, Jakarta, Rabu (10/9/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Sekjen PSSI Yunus Nusi&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, rivalitas panas kedua tim sejatinya hanya berlangsung selama 90 menit di atas lapangan. Keputusan untuk mengimbau pendukung Persib tidak hadir, termasuk membatalkan rencana penerjunan perwakilan suporter sebagai simbol perdamaian, diambil untuk mengantisipasi potensi provokasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita berharap rivalitas itu berada di 45 x 2 dan tentu kita sangat tidak berharap pertandingan ini mencederai. Maka kami berterima kasih kepada suporter Persib Bandung untuk tidak datang dengan cara itu. Karena khawatir akan ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum perdamaian ini dengan cara-cara yang tentu kita tidak lakukan,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yunus menambahkan, menjaga kondusivitas pada awal Super League 2026/2027 jauh lebih krusial agar tidak memicu sanksi laga-laga berikutnya. PSSI berharap momen ini menjadi pijakan awal bagi perdamaian antar suporter di seluruh Indonesia, termasuk rivalitas regional lainnya seperti Persebaya vs Arema hingga PSIM vs PSS Sleman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kekhawatiran ini bagi PSSI dan keinginan untuk tidak datang ke Stadion GBK sangat penting karena kita baru masuk ke pertandingan kedua atau minggu kedua untuk penyelenggaraan kompetisi Super League 2026-2027. Kita tidak mau di liga kedua ini mencederai, kemudian yang akan mengakibatkan pertandingan-pertandingan di waktu-waktu yang akan datang juga akhirnya menjadi halangan dan rintangan untuk selanjutnya,&amp;quot; ucap Yunus.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
