<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Pemain Asing Persebaya Surabaya Paham Perjuangan Bonek</title><description>Erupsi Gunung Anak Krakatau bikin kapten sekaligus legiun asing Persebaya Surabaya memahami arti perjuangan Bonek.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/07/49/3240728/erupsi-gunung-anak-krakatau-bikin-pemain-asing-persebaya-surabaya-paham-perjuangan-bonek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/09/07/49/3240728/erupsi-gunung-anak-krakatau-bikin-pemain-asing-persebaya-surabaya-paham-perjuangan-bonek"/><item><title>Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Pemain Asing Persebaya Surabaya Paham Perjuangan Bonek</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/09/07/49/3240728/erupsi-gunung-anak-krakatau-bikin-pemain-asing-persebaya-surabaya-paham-perjuangan-bonek</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/09/07/49/3240728/erupsi-gunung-anak-krakatau-bikin-pemain-asing-persebaya-surabaya-paham-perjuangan-bonek</guid><pubDate>Senin 07 September 2026 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/07/49/3240728/erupsi_gunung_anak_krakatau_bikin_kapten_sekaligus_legiun_asing_persebaya_surabaya_memahami_arti_perjuangan_bonek-ZIDJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Anak Krakatau bikin kapten sekaligus legiun asing Persebaya Surabaya memahami arti perjuangan Bonek (Foto: Persebaya Surabaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/07/49/3240728/erupsi_gunung_anak_krakatau_bikin_kapten_sekaligus_legiun_asing_persebaya_surabaya_memahami_arti_perjuangan_bonek-ZIDJ_large.jpg</image><title>Erupsi Gunung Anak Krakatau bikin kapten sekaligus legiun asing Persebaya Surabaya memahami arti perjuangan Bonek (Foto: Persebaya Surabaya)</title></images><description>ERUPSI Gunung Anak Krakatau turut mengganggu perjalanan pulang Persebaya Surabaya dari Lampung usai melakoni laga Super League 2026-2027. Berkat perubahan rute itu, pemain asing sekaligus kapten Francisco Rivera jadi paham perjuangan Bonek.&#13;
&#13;
Seperti diketahui, Persebaya melakoni laga pertama Super League 2026-2027 dengan menyambangi markas Bhayangkara FC. Duel tersebut digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu 5 September 2026 sore WIB.&#13;
&#13;
1. Ubah Rute Perjalanan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah laga yang berakhir 1-1 itu, Persebaya mendapat kabar buruk. Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat jadwal penerbangan mereka lewat Bandara Raden Inten, dibatalkan. Alhasil, rute kepulangan pun berubah.&#13;
&#13;
Skuad Persebaya harus menempuh perjalanan darat dari Lampung ke Surabaya! Mereka juga harus menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak, Banten. Dari sana, perjalanan dilanjutkan lagi dengan menggunakan bus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bagi Kiko Rivera, ini adalah pengalaman baru buatnya. Justru, situasi ini menyadarkannya betapa berat perjuangan Bonek untuk mendukung Persebaya di mana pun mereka berlaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini merupakan pengalaman baru bagi saya bepergian ke Surabaya dengan cara seperti ini. Kami jadi memahami suporter telah meluangkan waktu untuk memberikan dukungan kepada kami dengan cara seperti ini,&amp;quot; kata Rivera, dikutip dari laman resmi Persebaya, Senin (7/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Lancar&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemain asal Meksiko itu juga semakin memahami arti kebersamaan dalam perjalanan sebuah tim. Karena jarak tempuh yang jauh dan melelahkan, Rivera berharap tidak ada gangguan berarti.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap semuanya berjalan lancar sehingga kami bisa segera tiba di Surabaya,&amp;quot; tandas pemain berusia 31 tahun itu.&#13;
&#13;
Sesampainya di Surabaya, Persebaya akan langsung bersiap menghadapi pekan kedua Super League 2026-2027. Pasukan Bernardo Tavares akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu 13 September 2026.&#13;
</description><content:encoded>ERUPSI Gunung Anak Krakatau turut mengganggu perjalanan pulang Persebaya Surabaya dari Lampung usai melakoni laga Super League 2026-2027. Berkat perubahan rute itu, pemain asing sekaligus kapten Francisco Rivera jadi paham perjuangan Bonek.&#13;
&#13;
Seperti diketahui, Persebaya melakoni laga pertama Super League 2026-2027 dengan menyambangi markas Bhayangkara FC. Duel tersebut digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu 5 September 2026 sore WIB.&#13;
&#13;
1. Ubah Rute Perjalanan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah laga yang berakhir 1-1 itu, Persebaya mendapat kabar buruk. Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat jadwal penerbangan mereka lewat Bandara Raden Inten, dibatalkan. Alhasil, rute kepulangan pun berubah.&#13;
&#13;
Skuad Persebaya harus menempuh perjalanan darat dari Lampung ke Surabaya! Mereka juga harus menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak, Banten. Dari sana, perjalanan dilanjutkan lagi dengan menggunakan bus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bagi Kiko Rivera, ini adalah pengalaman baru buatnya. Justru, situasi ini menyadarkannya betapa berat perjuangan Bonek untuk mendukung Persebaya di mana pun mereka berlaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini merupakan pengalaman baru bagi saya bepergian ke Surabaya dengan cara seperti ini. Kami jadi memahami suporter telah meluangkan waktu untuk memberikan dukungan kepada kami dengan cara seperti ini,&amp;quot; kata Rivera, dikutip dari laman resmi Persebaya, Senin (7/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Lancar&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemain asal Meksiko itu juga semakin memahami arti kebersamaan dalam perjalanan sebuah tim. Karena jarak tempuh yang jauh dan melelahkan, Rivera berharap tidak ada gangguan berarti.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap semuanya berjalan lancar sehingga kami bisa segera tiba di Surabaya,&amp;quot; tandas pemain berusia 31 tahun itu.&#13;
&#13;
Sesampainya di Surabaya, Persebaya akan langsung bersiap menghadapi pekan kedua Super League 2026-2027. Pasukan Bernardo Tavares akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu 13 September 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
