<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Vietnam Berpotensi Kesulitan di FIFA ASEAN Cup 2026 Gara-Gara Hal Ini!</title><description>Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Vietnam Berpotensi Kesulitan di FIFA ASEAN Cup 2026 Gara-Gara Hal Ini!&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/30/51/3239090/timnas-indonesia-dapat-kabar-baik-vietnam-berpotensi-kesulitan-di-fifa-asean-cup-2026-gara-gara-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/30/51/3239090/timnas-indonesia-dapat-kabar-baik-vietnam-berpotensi-kesulitan-di-fifa-asean-cup-2026-gara-gara-hal-ini"/><item><title>Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Vietnam Berpotensi Kesulitan di FIFA ASEAN Cup 2026 Gara-Gara Hal Ini!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/30/51/3239090/timnas-indonesia-dapat-kabar-baik-vietnam-berpotensi-kesulitan-di-fifa-asean-cup-2026-gara-gara-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/30/51/3239090/timnas-indonesia-dapat-kabar-baik-vietnam-berpotensi-kesulitan-di-fifa-asean-cup-2026-gara-gara-hal-ini</guid><pubDate>Minggu 30 Agustus 2026 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/30/51/3239090/timnas_indonesia-wse8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia siap hadapi FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/30/51/3239090/timnas_indonesia-wse8_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia siap hadapi FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: PSSI)</title></images><description>JADWAL yang padat dan waktu persiapan yang sangat minim kini tengah menyeret Tim Nasional (Timnas) Vietnam ke dalam situasi sulit jelang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Tentunya hal itu justru menjadi kabar baik untuk Timnas Indonesia yang mengincar gelar juara di turnamen yang akan digelar di Tanah Air tersebut.&#13;
&#13;
Situasi yang serba mendesak ini timbul akibat jadwal kompetisi domestik dan internasional yang saling beririsan terlalu dekat, sehingga menimbulkannya tekanan berat bagi staf kepelatihan maupun para pemain Vietnam. Tanpa ruang bernapas yang cukup, Vietnam harus kembali terjun ke dalam kampanye baru dengan segudang kekhawatiran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Waktu Persiapan yang Terbatas&#13;
&#13;
Berdasarkan rencana awal, Timnas Vietnam hanya akan memiliki waktu sekira 12 hari untuk berkumpul dan berlatih setelah pekan kedua Liga Vietnam 2026-2027 rampung pada 14 September 2026. Laga perdana melawan Filipina di Grup B langsung digelar pada 26 September, menyisakan rentang waktu yang sangat singkat untuk meramu formasi tim.&#13;
&#13;
Kondisi ini bahkan bisa jadi lebih parah bagi para pemain yang membela klub-klub peserta babak kualifikasi Piala Liga pada 18 hingga 20 September. Kelompok pemain pilar ini berisiko terlambat bergabung dan hanya punya sisa waktu sekitar 5 sampai 6 hari menjelang pertandingan pembuka.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Vietnam vs Timnas Thailand di Leg II Final Piala AFF 2026 (Foto: Instagram/@changsuek)&#13;
&#13;
&#13;
Menurut laporan dari media Vietnam, The Thao 247, jeda yang terpotong-potong ini berdampak langsung pada kondisi fisik para pemain, terlebih setelah mereka baru saja melalui delapan pertandingan yang menguras tenaga di ajang Piala AFF 2026. Keharusan langsung beralih ke ritme klub lalu kembali ke timnas membuat ancaman kelelahan fisik kian nyata.&#13;
&#13;
Pelatih asal Korea Selatan tersebut sebelumnya sempat mengakui timnya masih menyisakan banyak celah yang harus ditambal, khususnya lini pertahanan dan kemampuan mengontrol lini tengah. Absennya bek tengah andalan Do Duy Manh akibat cedera kian membuat perhitungan taktik semakin rumit.&#13;
&#13;
2. Tekanan dari Tim-Tim Kuat&#13;
&#13;
Memasuki ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam berada di grup yang tidak memberikan ruang untuk melakukan kesalahan karena format turnamen yang sangat kejam. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selepas meladeni Filipina, tingkat kesulitan langsung meningkat drastis tatkala The Golden Star Warriors harus kembali menghadapi rival abadi mereka, Thailand, pada 29 September. Duel ini diprediksi menjadi penentu jalannya kompetisi dan perebutan tiket lolos dari grup.&#13;
&#13;
Rangkaian laga penyisihan grup bagi pasukan Kim Sang Sik akan ditutup dengan bentrokan kontra Pakistan pada 2 Oktober mendatang. Sedikit saja kelengahan atau hasil minor di hadapan lawan-lawan ini bisa membuat Vietnam kehilangan kendali atas nasib mereka sendiri.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Timnas Singapura di Piala AFF 2026 (Foto: FA Singapore)&#13;
&#13;
&#13;
Buruk untuk Vietnam, tapi bagi Timnas Indonesia padatnya jadwal pasukan Kim Sang-sik menjadi keberkahan. Pasalnya tak dapat dipungkiri, Vietnam adalah tim kandidat terkuat untuk juara di turnamen perdana tersebut.&#13;
&#13;
Andai Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, maka potensi negara yang mereka lawan adalah antara Vietnam atau Thailand. Jadi, jika kedua negara itu tak dapat maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026, peluang Garuda untuk menjadi pemenang pertama pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup akan terbuka sangat lebar.&#13;
</description><content:encoded>JADWAL yang padat dan waktu persiapan yang sangat minim kini tengah menyeret Tim Nasional (Timnas) Vietnam ke dalam situasi sulit jelang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Tentunya hal itu justru menjadi kabar baik untuk Timnas Indonesia yang mengincar gelar juara di turnamen yang akan digelar di Tanah Air tersebut.&#13;
&#13;
Situasi yang serba mendesak ini timbul akibat jadwal kompetisi domestik dan internasional yang saling beririsan terlalu dekat, sehingga menimbulkannya tekanan berat bagi staf kepelatihan maupun para pemain Vietnam. Tanpa ruang bernapas yang cukup, Vietnam harus kembali terjun ke dalam kampanye baru dengan segudang kekhawatiran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Waktu Persiapan yang Terbatas&#13;
&#13;
Berdasarkan rencana awal, Timnas Vietnam hanya akan memiliki waktu sekira 12 hari untuk berkumpul dan berlatih setelah pekan kedua Liga Vietnam 2026-2027 rampung pada 14 September 2026. Laga perdana melawan Filipina di Grup B langsung digelar pada 26 September, menyisakan rentang waktu yang sangat singkat untuk meramu formasi tim.&#13;
&#13;
Kondisi ini bahkan bisa jadi lebih parah bagi para pemain yang membela klub-klub peserta babak kualifikasi Piala Liga pada 18 hingga 20 September. Kelompok pemain pilar ini berisiko terlambat bergabung dan hanya punya sisa waktu sekitar 5 sampai 6 hari menjelang pertandingan pembuka.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Vietnam vs Timnas Thailand di Leg II Final Piala AFF 2026 (Foto: Instagram/@changsuek)&#13;
&#13;
&#13;
Menurut laporan dari media Vietnam, The Thao 247, jeda yang terpotong-potong ini berdampak langsung pada kondisi fisik para pemain, terlebih setelah mereka baru saja melalui delapan pertandingan yang menguras tenaga di ajang Piala AFF 2026. Keharusan langsung beralih ke ritme klub lalu kembali ke timnas membuat ancaman kelelahan fisik kian nyata.&#13;
&#13;
Pelatih asal Korea Selatan tersebut sebelumnya sempat mengakui timnya masih menyisakan banyak celah yang harus ditambal, khususnya lini pertahanan dan kemampuan mengontrol lini tengah. Absennya bek tengah andalan Do Duy Manh akibat cedera kian membuat perhitungan taktik semakin rumit.&#13;
&#13;
2. Tekanan dari Tim-Tim Kuat&#13;
&#13;
Memasuki ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam berada di grup yang tidak memberikan ruang untuk melakukan kesalahan karena format turnamen yang sangat kejam. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selepas meladeni Filipina, tingkat kesulitan langsung meningkat drastis tatkala The Golden Star Warriors harus kembali menghadapi rival abadi mereka, Thailand, pada 29 September. Duel ini diprediksi menjadi penentu jalannya kompetisi dan perebutan tiket lolos dari grup.&#13;
&#13;
Rangkaian laga penyisihan grup bagi pasukan Kim Sang Sik akan ditutup dengan bentrokan kontra Pakistan pada 2 Oktober mendatang. Sedikit saja kelengahan atau hasil minor di hadapan lawan-lawan ini bisa membuat Vietnam kehilangan kendali atas nasib mereka sendiri.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Timnas Singapura di Piala AFF 2026 (Foto: FA Singapore)&#13;
&#13;
&#13;
Buruk untuk Vietnam, tapi bagi Timnas Indonesia padatnya jadwal pasukan Kim Sang-sik menjadi keberkahan. Pasalnya tak dapat dipungkiri, Vietnam adalah tim kandidat terkuat untuk juara di turnamen perdana tersebut.&#13;
&#13;
Andai Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, maka potensi negara yang mereka lawan adalah antara Vietnam atau Thailand. Jadi, jika kedua negara itu tak dapat maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026, peluang Garuda untuk menjadi pemenang pertama pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup akan terbuka sangat lebar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
