<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada PSIM Yogyakarta Jelang Turun di Super League 2026-2027</title><description>PSM Yogyakarta diharapkan Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan performa optimal di Super League 2026-2027.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/29/49/3238780/pesan-sri-sultan-hamengku-buwono-x-kepada-psim-yogyakarta-jelang-turun-di-super-league-2026-2027</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/29/49/3238780/pesan-sri-sultan-hamengku-buwono-x-kepada-psim-yogyakarta-jelang-turun-di-super-league-2026-2027"/><item><title>Pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada PSIM Yogyakarta Jelang Turun di Super League 2026-2027</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/29/49/3238780/pesan-sri-sultan-hamengku-buwono-x-kepada-psim-yogyakarta-jelang-turun-di-super-league-2026-2027</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/29/49/3238780/pesan-sri-sultan-hamengku-buwono-x-kepada-psim-yogyakarta-jelang-turun-di-super-league-2026-2027</guid><pubDate>Sabtu 29 Agustus 2026 02:05 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/28/49/3238780/sri_sultan_hamengkubuwono_x_beri_wejangan_ke_psim_yogyakarta_jelang_super_league_2026_2027_psim-imWh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Sultan Hamengkubuwono X beri wejangan ke PSIM Yogyakarta jelang Super League 2026-2027. (Foto: Laman resmi PSIM Yogyakarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/28/49/3238780/sri_sultan_hamengkubuwono_x_beri_wejangan_ke_psim_yogyakarta_jelang_super_league_2026_2027_psim-imWh_large.jpg</image><title>Sri Sultan Hamengkubuwono X beri wejangan ke PSIM Yogyakarta jelang Super League 2026-2027. (Foto: Laman resmi PSIM Yogyakarta)</title></images><description>MANAJEMEN PSIM Yogyakarta menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis 27 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Sejumlah jajaran PSIM Yogyakarta turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Direktur Utama Yuliana Tasno, Pelatih Kepala Jean-Paul van Gastel, Manajer Tim Iksan Mahar, serta Manajer Operasional Wendy Umar Seno Aji. Kunjungan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan&amp;nbsp;memperkenalkan tim yang akan tampil di kompetisi kasta tertinggi musim depan.&#13;
&#13;
&#13;
Sri Sultan Hamengkubuwono X beri wejangan ke PSIM Yogyakarta jelang Super League 2026-2027. (Foto: Laman resmi PSIM Yogyakarta)&#13;
&#13;
&#13;
1. Miliki Kesamaan Pandangan soal Olahraga&#13;
&#13;
Yuliana mengaku bersyukur memimpin klub sepakbola di Yogyakarta yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan olahraga. Menurutnya, komunikasi antara manajemen PSIM dan Sri Sultan berjalan dengan baik karena memiliki pandangan yang sejalan mengenai kemajuan olahraga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat bersyukur memimpin klub sepak bola di Yogyakarta, wilayah yang dipimpin oleh seorang Gubernur sekaligus Sultan yang sangat mencintai olahraga. komunikasi kami menjadi sangat nyambung,&amp;rdquo; kata Yuliana dikutip dari laman resmi PSIM Yogyakarta, Sabtu&amp;nbsp;(29/8/2026).&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, Sri Sultan memberikan sejumlah arahan kepada manajemen PSIM Yogyakarta. Pesan yang disampaikan mencakup kedisiplinan pemain, tata kelola klub, hingga upaya menjaga kondisi finansial tim.&#13;
&#13;
Sri Sultan juga menaruh perhatian terhadap pola hidup para pemain PSIM Yogyakarta selama menjalani musim kompetisi. Menurut Yuliana, Ngarsa Dalem menekankan pentingnya pengawasan terhadap pola makan dan kedisiplinan atlet.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau berpesan agar pola makan pemain benar-benar dipantau dan disiplin dijaga. Jangan sampai sembunyi-sembunyi makan gorengan karena integritas atlet harus terus diawasi,&amp;rdquo; tutur Yuliana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain persoalan kedisiplinan pemain, Sri Sultan turut memberikan masukan mengenai keberlangsungan finansial klub. PSIM Yogyakarta didorong untuk memiliki sumber pendapatan alternatif agar tidak hanya bergantung pada pihak tertentu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ngarsa Dalem menyarankan agar kami mencari investasi tambahan dari sumber pendapatan lain, seperti penerbitan obligasi, agar klub tidak hanya bergantung pada pihak tertentu,&amp;rdquo; ungkap Yuliana.&#13;
&#13;
Sri Sultan juga memberikan wejangan mengenai kepemimpinan kepada jajaran manajemen PSIM Yogyakarta. Arahan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi manajemen dalam mengambil keputusan sepanjang menghadapi berbagai tantangan musim depan.&#13;
&#13;
2. Jean-Paul van Gastel Diperkenalkan ke Sri Sultan&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. (Foto: Instagram/psimjogja_official)&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan yang sama, manajemen PSIM Yogyakarta turut memperkenalkan Jean-Paul van Gastel kepada Sri Sultan. Yuliana menyebut pelatih asal Belanda itu memiliki visi yang selaras dengan klub serta pengalaman di level internasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memperkenalkan Coach Van Gastel kepada Ngarsa Dalem karena beliau memiliki visi selaras serta portofolio internasional yang sangat bagus,&amp;rdquo; ujar Yuliana.&#13;
&#13;
PSIM Yogyakarta kini bersiap memulai perjalanan di Super League 2026-2027. Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada laga perdana di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu, 5 September 2026.&#13;
</description><content:encoded>MANAJEMEN PSIM Yogyakarta menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis 27 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Sejumlah jajaran PSIM Yogyakarta turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Direktur Utama Yuliana Tasno, Pelatih Kepala Jean-Paul van Gastel, Manajer Tim Iksan Mahar, serta Manajer Operasional Wendy Umar Seno Aji. Kunjungan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan&amp;nbsp;memperkenalkan tim yang akan tampil di kompetisi kasta tertinggi musim depan.&#13;
&#13;
&#13;
Sri Sultan Hamengkubuwono X beri wejangan ke PSIM Yogyakarta jelang Super League 2026-2027. (Foto: Laman resmi PSIM Yogyakarta)&#13;
&#13;
&#13;
1. Miliki Kesamaan Pandangan soal Olahraga&#13;
&#13;
Yuliana mengaku bersyukur memimpin klub sepakbola di Yogyakarta yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan olahraga. Menurutnya, komunikasi antara manajemen PSIM dan Sri Sultan berjalan dengan baik karena memiliki pandangan yang sejalan mengenai kemajuan olahraga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat bersyukur memimpin klub sepak bola di Yogyakarta, wilayah yang dipimpin oleh seorang Gubernur sekaligus Sultan yang sangat mencintai olahraga. komunikasi kami menjadi sangat nyambung,&amp;rdquo; kata Yuliana dikutip dari laman resmi PSIM Yogyakarta, Sabtu&amp;nbsp;(29/8/2026).&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, Sri Sultan memberikan sejumlah arahan kepada manajemen PSIM Yogyakarta. Pesan yang disampaikan mencakup kedisiplinan pemain, tata kelola klub, hingga upaya menjaga kondisi finansial tim.&#13;
&#13;
Sri Sultan juga menaruh perhatian terhadap pola hidup para pemain PSIM Yogyakarta selama menjalani musim kompetisi. Menurut Yuliana, Ngarsa Dalem menekankan pentingnya pengawasan terhadap pola makan dan kedisiplinan atlet.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau berpesan agar pola makan pemain benar-benar dipantau dan disiplin dijaga. Jangan sampai sembunyi-sembunyi makan gorengan karena integritas atlet harus terus diawasi,&amp;rdquo; tutur Yuliana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain persoalan kedisiplinan pemain, Sri Sultan turut memberikan masukan mengenai keberlangsungan finansial klub. PSIM Yogyakarta didorong untuk memiliki sumber pendapatan alternatif agar tidak hanya bergantung pada pihak tertentu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ngarsa Dalem menyarankan agar kami mencari investasi tambahan dari sumber pendapatan lain, seperti penerbitan obligasi, agar klub tidak hanya bergantung pada pihak tertentu,&amp;rdquo; ungkap Yuliana.&#13;
&#13;
Sri Sultan juga memberikan wejangan mengenai kepemimpinan kepada jajaran manajemen PSIM Yogyakarta. Arahan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi manajemen dalam mengambil keputusan sepanjang menghadapi berbagai tantangan musim depan.&#13;
&#13;
2. Jean-Paul van Gastel Diperkenalkan ke Sri Sultan&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. (Foto: Instagram/psimjogja_official)&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan yang sama, manajemen PSIM Yogyakarta turut memperkenalkan Jean-Paul van Gastel kepada Sri Sultan. Yuliana menyebut pelatih asal Belanda itu memiliki visi yang selaras dengan klub serta pengalaman di level internasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memperkenalkan Coach Van Gastel kepada Ngarsa Dalem karena beliau memiliki visi selaras serta portofolio internasional yang sangat bagus,&amp;rdquo; ujar Yuliana.&#13;
&#13;
PSIM Yogyakarta kini bersiap memulai perjalanan di Super League 2026-2027. Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada laga perdana di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu, 5 September 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
