<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peserta Indonesia Womens League 2026-2027 Diizinkan Rekrut 4 Pemain Asing</title><description>Peserta IWL 2026-2027 diizinkan memenuhi kuota empat pemain asing.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235549/peserta-indonesia-womens-league-2026-2027-diizinkan-rekrut-4-pemain-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235549/peserta-indonesia-womens-league-2026-2027-diizinkan-rekrut-4-pemain-asing"/><item><title>Peserta Indonesia Womens League 2026-2027 Diizinkan Rekrut 4 Pemain Asing</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235549/peserta-indonesia-womens-league-2026-2027-diizinkan-rekrut-4-pemain-asing</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235549/peserta-indonesia-womens-league-2026-2027-diizinkan-rekrut-4-pemain-asing</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2026 23:24 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/11/49/3235549/peserta_iwl_2026_2027_diizinkan_memenuhi_kuota_empat_pemain_asing-HCF2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peserta IWL 2026-2027 diizinkan memenuhi kuota empat pemain asing (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/11/49/3235549/peserta_iwl_2026_2027_diizinkan_memenuhi_kuota_empat_pemain_asing-HCF2_large.jpg</image><title>Peserta IWL 2026-2027 diizinkan memenuhi kuota empat pemain asing (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisaris Indonesia Women&amp;rsquo;s League (IWL), Vivin Cahyani Sungkono, mengungkapkan regulasi untuk komposisi tim jelang kompetisi 2026-2027. Ia mengatakan, setiap tim diperbolehkan untuk merekrut empat pemain asing di musim perdana ini.&#13;
&#13;
Kompetisi liga putri Indonesia atau IWL 2026-2027 akan bergulir mulai 17 Oktober. Ajang tersebut akan digelar secara terpusat dengan Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebanyak enam klub akan menjadi peserta dalam turnamen sepakbola wanita itu. Mereka adalah Bekasi FC, Persikad Depok, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, dan Garudayaksa. Laga pembuka akan mempertemukan Persita versus Persija.&#13;
&#13;
1. Kuota 4 Pemain Asing&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Vivin menjelaskan, setiap tim nantinya memiliki kuota maksimal untuk merekrut sebanyak empat pemain asing. Selain itu, mereka juga diperbolehkan untuk mendatangkan talenta diaspora.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memberikan regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing,&amp;rdquo; kata Vivin dalam konferensi pers IWL 2026-2027 yang dihadiri Okezone di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah kebetulan kalau yang season pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung. Saya tahu butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau join di liga putri kita,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Pada musim perdana IWL 2026-2027, Vivin mengungkapkan ada dua pemain diaspora yang akan ikut serta. Mereka adalah Isabelle Nottet dan Estella Loupatty. Keduanya masuk dalam kategori marquee player atau pemain bintang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Estella dan Isabel karena baru ada dua diaspora mereka termasuk marquee player. Nah sisanya kami serahkan kembali ke klub sesuai dengan kemampuannya. Empat pemain asing itulah yang kami sebut sebagai marquee player,&amp;quot; ungkap Vivin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nantinya, I.League selaku operator kompetisi juga akan memberikan subsidi kepada enam klub peserta. Vivin meyakini, dukungan tersebut akan membantu finansial klub untuk memboyong pemain berkualitas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau levelnya yang pernah main di Piala Dunia mungkin tarifnya lebih banyak, perlu klub dari liga yang ikut liga juga subsidi. Ya kami serahkan semua ke kemampuan dari masing-masing klub untuk cari pemain asingnya,&amp;quot; tutur Vivin.&#13;
&#13;
2. Sistem Khusus&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain regulasi pemain asing, IWL musim perdana juga akan menerapkan sistem khusus demi menjaga keseimbangan kekuatan antarklub. Salah satu sistemnya adalah penerapan kurasi dan grading terhadap pemain yang akan memperkuat klub peserta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kenapa kami juga melakukan analisa dan kajian dari semua pemain, termasuk grading pemain. Ada sekira 250-an pemain di mana akhirnya kami grading dengan kriteria yang sudah kami tentukan,&amp;rdquo; kata CEO IWL, Teddy Tjahjono.&#13;
&#13;
Para pemain tersebut nantinya akan dibagi dalam dua kategori yakni Grade A dan Grade B. Proses pembagian dilakukan melalui perundingan bersama para pemilik klub guna memastikan seluruh peserta menerima sistem yang akan diterapkan. Selain pemain asing dan diaspora, setiap klub juga diwajibkan memiliki sedikitnya satu pemain berlabel Timnas Putri Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisaris Indonesia Women&amp;rsquo;s League (IWL), Vivin Cahyani Sungkono, mengungkapkan regulasi untuk komposisi tim jelang kompetisi 2026-2027. Ia mengatakan, setiap tim diperbolehkan untuk merekrut empat pemain asing di musim perdana ini.&#13;
&#13;
Kompetisi liga putri Indonesia atau IWL 2026-2027 akan bergulir mulai 17 Oktober. Ajang tersebut akan digelar secara terpusat dengan Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebanyak enam klub akan menjadi peserta dalam turnamen sepakbola wanita itu. Mereka adalah Bekasi FC, Persikad Depok, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, dan Garudayaksa. Laga pembuka akan mempertemukan Persita versus Persija.&#13;
&#13;
1. Kuota 4 Pemain Asing&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Vivin menjelaskan, setiap tim nantinya memiliki kuota maksimal untuk merekrut sebanyak empat pemain asing. Selain itu, mereka juga diperbolehkan untuk mendatangkan talenta diaspora.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memberikan regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing,&amp;rdquo; kata Vivin dalam konferensi pers IWL 2026-2027 yang dihadiri Okezone di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah kebetulan kalau yang season pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung. Saya tahu butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau join di liga putri kita,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Pada musim perdana IWL 2026-2027, Vivin mengungkapkan ada dua pemain diaspora yang akan ikut serta. Mereka adalah Isabelle Nottet dan Estella Loupatty. Keduanya masuk dalam kategori marquee player atau pemain bintang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Estella dan Isabel karena baru ada dua diaspora mereka termasuk marquee player. Nah sisanya kami serahkan kembali ke klub sesuai dengan kemampuannya. Empat pemain asing itulah yang kami sebut sebagai marquee player,&amp;quot; ungkap Vivin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nantinya, I.League selaku operator kompetisi juga akan memberikan subsidi kepada enam klub peserta. Vivin meyakini, dukungan tersebut akan membantu finansial klub untuk memboyong pemain berkualitas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi kalau levelnya yang pernah main di Piala Dunia mungkin tarifnya lebih banyak, perlu klub dari liga yang ikut liga juga subsidi. Ya kami serahkan semua ke kemampuan dari masing-masing klub untuk cari pemain asingnya,&amp;quot; tutur Vivin.&#13;
&#13;
2. Sistem Khusus&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain regulasi pemain asing, IWL musim perdana juga akan menerapkan sistem khusus demi menjaga keseimbangan kekuatan antarklub. Salah satu sistemnya adalah penerapan kurasi dan grading terhadap pemain yang akan memperkuat klub peserta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kenapa kami juga melakukan analisa dan kajian dari semua pemain, termasuk grading pemain. Ada sekira 250-an pemain di mana akhirnya kami grading dengan kriteria yang sudah kami tentukan,&amp;rdquo; kata CEO IWL, Teddy Tjahjono.&#13;
&#13;
Para pemain tersebut nantinya akan dibagi dalam dua kategori yakni Grade A dan Grade B. Proses pembagian dilakukan melalui perundingan bersama para pemilik klub guna memastikan seluruh peserta menerima sistem yang akan diterapkan. Selain pemain asing dan diaspora, setiap klub juga diwajibkan memiliki sedikitnya satu pemain berlabel Timnas Putri Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
