<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons I.League soal Sanksi FIFA untuk Persib Bandung</title><description>Simak respons I.League soal sanksi FIFA untuk Persib Bandung.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235508/respons-i-league-soal-sanksi-fifa-untuk-persib-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235508/respons-i-league-soal-sanksi-fifa-untuk-persib-bandung"/><item><title>Respons I.League soal Sanksi FIFA untuk Persib Bandung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235508/respons-i-league-soal-sanksi-fifa-untuk-persib-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235508/respons-i-league-soal-sanksi-fifa-untuk-persib-bandung</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2026 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/11/49/3235508/simak_respons_ileague_soal_sanksi_fifa_untuk_persib_bandung-SWLX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simak respons I.League soal sanksi FIFA untuk Persib Bandung (Foto: Persib Bandung)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/11/49/3235508/simak_respons_ileague_soal_sanksi_fifa_untuk_persib_bandung-SWLX_large.jpg</image><title>Simak respons I.League soal sanksi FIFA untuk Persib Bandung (Foto: Persib Bandung)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; I.League angkat bicara mengenai sanksi FIFA untuk Persib Bandung. Presiden Direktur, Ferry Paulus, meyakini permasalahan yang menyelimuti Maung Bandung akan selesai dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
Persib kembali masuk dalam daftar tim yang terkena sanksi FIFA atau FIFA Regristration Ban yakni sanksi yang membuat klub dilarang mendaftarkan pemain baru. Mereka&amp;nbsp; terancam disanksi selama tiga periode transfer.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Klub asal Kota Kembang tersebut mendapatkan sanksi karena masalah lama dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts, pada 2022. Namun dalam keterangan resmi Persib, tidak disebutkan sengketa apa yang melibatkan klub dengan pria asal Belanda itu.&#13;
&#13;
1. Bisa Dicabut&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Merespons hal itu, Ferry menyampaikan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak manajemen Persib. Menurutnya, sanksi disiplin tersebut masih bisa dicabut jika klub telah menyelesaikan sengketa dengan Alberts.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami baru mendapatkan informasi dari PSSI kemarin. Kemudian PSSI sudah melayangkan komunikasi kepada kami dan kami menanyakan langsung kepada Persib,&amp;rdquo; kata Ferry kepada awak media, termasuk Okezone di Kantor I.League, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau membicarakan surat tersebut, setelah dilakukan penyelesaian, proses pendaftaran kembali bisa dilakukan. FIFA juga menggarisbawahi setiap sanksi banned yang diberikan selalu dapat dicabut atau dihapus apabila sudah ada proses penyelesaian atau pembayaran,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Ferry menilai masalah tersebut tidak akan merepotkan Persib. Pria berusia 62 tahun itu optimistis sengketa klub dengan sang mantan pelatih akan selesai dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau saya melihat, mungkin kasus ini sudah cukup lama dan kasusnya sebenarnya tidak terlalu besar. Dalam waktu dekat ini pasti akan selesai,&amp;rdquo; tutur Ferry.&#13;
&#13;
Di sisi lain, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyatakan akan menghormati setiap keputusan yang dikeluarkan regulator terkhusus FIFA. Penyelesaian perkara tersebut juga menjadi salah satu prioritas klub dan akan dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius,&amp;rdquo; tulis manajemen Persib.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,&amp;quot; imbuh statement itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tetap Berjalan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah persoalan tersebut, persiapan Persib menghadapi musim kompetisi 2026-2027 tetap berjalan. Manajemen klub memastikan seluruh pemain baru telah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai ketentuan yang ditetapkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan,&amp;rdquo; tulis manajemen Persib.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan,&amp;quot; jelas keterangan itu.&#13;
&#13;
Manajemen Persib juga memastikan penanganan kasus tersebut tidak akan mengganggu agenda utama klub. Mereka mengedepankan pendekatan rasional dan objektif dalam menentukan langkah penyelesaian setiap persoalan.&#13;
&#13;
Persib sebelumnya juga sempat masuk daftar FIFA Registration Ban. Sanksi tersebut keluar pada 29 Mei 2026, tidak lama setelah merebut gelar juara Super League 2026-2027.&#13;
&#13;
Juara Liga Indonesia tiga musim beruntun itu terkena sanksi disiplin FIFA karena masalah sengketa administrasi dengan mantan pemain mereka, Daisuke Sato. Permasalahan itu terjadi pada 2023 tetapi sudah langsung diselesaikan pada 23 Juli 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; I.League angkat bicara mengenai sanksi FIFA untuk Persib Bandung. Presiden Direktur, Ferry Paulus, meyakini permasalahan yang menyelimuti Maung Bandung akan selesai dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
Persib kembali masuk dalam daftar tim yang terkena sanksi FIFA atau FIFA Regristration Ban yakni sanksi yang membuat klub dilarang mendaftarkan pemain baru. Mereka&amp;nbsp; terancam disanksi selama tiga periode transfer.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Klub asal Kota Kembang tersebut mendapatkan sanksi karena masalah lama dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts, pada 2022. Namun dalam keterangan resmi Persib, tidak disebutkan sengketa apa yang melibatkan klub dengan pria asal Belanda itu.&#13;
&#13;
1. Bisa Dicabut&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Merespons hal itu, Ferry menyampaikan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak manajemen Persib. Menurutnya, sanksi disiplin tersebut masih bisa dicabut jika klub telah menyelesaikan sengketa dengan Alberts.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami baru mendapatkan informasi dari PSSI kemarin. Kemudian PSSI sudah melayangkan komunikasi kepada kami dan kami menanyakan langsung kepada Persib,&amp;rdquo; kata Ferry kepada awak media, termasuk Okezone di Kantor I.League, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau membicarakan surat tersebut, setelah dilakukan penyelesaian, proses pendaftaran kembali bisa dilakukan. FIFA juga menggarisbawahi setiap sanksi banned yang diberikan selalu dapat dicabut atau dihapus apabila sudah ada proses penyelesaian atau pembayaran,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Ferry menilai masalah tersebut tidak akan merepotkan Persib. Pria berusia 62 tahun itu optimistis sengketa klub dengan sang mantan pelatih akan selesai dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau saya melihat, mungkin kasus ini sudah cukup lama dan kasusnya sebenarnya tidak terlalu besar. Dalam waktu dekat ini pasti akan selesai,&amp;rdquo; tutur Ferry.&#13;
&#13;
Di sisi lain, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyatakan akan menghormati setiap keputusan yang dikeluarkan regulator terkhusus FIFA. Penyelesaian perkara tersebut juga menjadi salah satu prioritas klub dan akan dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius,&amp;rdquo; tulis manajemen Persib.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,&amp;quot; imbuh statement itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tetap Berjalan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah persoalan tersebut, persiapan Persib menghadapi musim kompetisi 2026-2027 tetap berjalan. Manajemen klub memastikan seluruh pemain baru telah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai ketentuan yang ditetapkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan,&amp;rdquo; tulis manajemen Persib.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan,&amp;quot; jelas keterangan itu.&#13;
&#13;
Manajemen Persib juga memastikan penanganan kasus tersebut tidak akan mengganggu agenda utama klub. Mereka mengedepankan pendekatan rasional dan objektif dalam menentukan langkah penyelesaian setiap persoalan.&#13;
&#13;
Persib sebelumnya juga sempat masuk daftar FIFA Registration Ban. Sanksi tersebut keluar pada 29 Mei 2026, tidak lama setelah merebut gelar juara Super League 2026-2027.&#13;
&#13;
Juara Liga Indonesia tiga musim beruntun itu terkena sanksi disiplin FIFA karena masalah sengketa administrasi dengan mantan pemain mereka, Daisuke Sato. Permasalahan itu terjadi pada 2023 tetapi sudah langsung diselesaikan pada 23 Juli 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
