<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persib Bandung Kena FIFA Registration Ban Lagi, Manajemen Klub: Terkait Kasus Lama Tahun 2022</title><description>Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Terkait Kasus Lama Tahun 2022&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235365/persib-bandung-kena-fifa-registration-ban-lagi-manajemen-klub-terkait-kasus-lama-tahun-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235365/persib-bandung-kena-fifa-registration-ban-lagi-manajemen-klub-terkait-kasus-lama-tahun-2022"/><item><title>Persib Bandung Kena FIFA Registration Ban Lagi, Manajemen Klub: Terkait Kasus Lama Tahun 2022</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235365/persib-bandung-kena-fifa-registration-ban-lagi-manajemen-klub-terkait-kasus-lama-tahun-2022</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/11/49/3235365/persib-bandung-kena-fifa-registration-ban-lagi-manajemen-klub-terkait-kasus-lama-tahun-2022</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2026 07:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/11/49/3235365/persib_bandung-TYMB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persib Bandung kena FIFA Registration Ban lagi. (Foto: Instagram/persib)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/11/49/3235365/persib_bandung-TYMB_large.jpg</image><title>Persib Bandung kena FIFA Registration Ban lagi. (Foto: Instagram/persib)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memberikan klarifikasi terkait munculnya FIFA Registration Ban yang mencatut nama persib. Pihak klub menegaskan bahwa sanksi tersebut bukanlah perkara baru, melainkan imbas dari kasus lama yang terjadi pada tahun 2022.&#13;
&#13;
Kasus ini bermula dari laporan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts. Pihak klub baru mengetahui adanya keputusan terbaru dari FIFA terkait sengketa tersebut dalam perkembangan terkini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Penegasan Status Kasus&#13;
&#13;
Saat ini, Persib tengah melakukan kajian mendalam untuk memahami dasar keputusan serta menentukan langkah hukum yang tepat sesuai mekanisme yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat,&amp;rdquo; bunyi pernyataan Persib di laman resmi, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
Sebagai entitas profesional, Persib berkomitmen untuk menghormati setiap keputusan regulator. Penyelesaian kasus ini pun kini menjadi prioritas utama pihak klub.&#13;
&#13;
&#13;
Robert Rene Alberts&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,&amp;rdquo; tambah keterangan tersebut.&#13;
&#13;
2. Persiapan Tim Tetap Berjalan&#13;
&#13;
Terkait persiapan menyambut musim kompetisi 20262027, Persib memastikan bahwa proses registrasi pemain baru tetap berjalan sesuai regulasi yang ditetapkan federasi dan operator kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan,&amp;rdquo; lanjut pernyataan Persib.&#13;
&#13;
Dalam menangani masalah ini, manajemen memilih pendekatan yang rasional agar fokus utama klub tetap terjaga.&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Persib Bandung latihan jelang musim 2026 2027 (Dok Persib)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Setiap persoalan perlu dilihat secara objektif, dipelajari secara menyeluruh, kemudian ditentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan begitu, kami dapat menyelesaikan apa yang harus diselesaikan tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan utama Persib,&amp;rdquo; tutup penjelasan manajemen klub.&#13;
&#13;
Sebagai penutup, Persib berkomitmen untuk terus mematuhi aturan domestik maupun internasional, serta berjanji akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memberikan klarifikasi terkait munculnya FIFA Registration Ban yang mencatut nama persib. Pihak klub menegaskan bahwa sanksi tersebut bukanlah perkara baru, melainkan imbas dari kasus lama yang terjadi pada tahun 2022.&#13;
&#13;
Kasus ini bermula dari laporan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts. Pihak klub baru mengetahui adanya keputusan terbaru dari FIFA terkait sengketa tersebut dalam perkembangan terkini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Penegasan Status Kasus&#13;
&#13;
Saat ini, Persib tengah melakukan kajian mendalam untuk memahami dasar keputusan serta menentukan langkah hukum yang tepat sesuai mekanisme yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat,&amp;rdquo; bunyi pernyataan Persib di laman resmi, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
Sebagai entitas profesional, Persib berkomitmen untuk menghormati setiap keputusan regulator. Penyelesaian kasus ini pun kini menjadi prioritas utama pihak klub.&#13;
&#13;
&#13;
Robert Rene Alberts&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,&amp;rdquo; tambah keterangan tersebut.&#13;
&#13;
2. Persiapan Tim Tetap Berjalan&#13;
&#13;
Terkait persiapan menyambut musim kompetisi 20262027, Persib memastikan bahwa proses registrasi pemain baru tetap berjalan sesuai regulasi yang ditetapkan federasi dan operator kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan,&amp;rdquo; lanjut pernyataan Persib.&#13;
&#13;
Dalam menangani masalah ini, manajemen memilih pendekatan yang rasional agar fokus utama klub tetap terjaga.&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Persib Bandung latihan jelang musim 2026 2027 (Dok Persib)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Setiap persoalan perlu dilihat secara objektif, dipelajari secara menyeluruh, kemudian ditentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan begitu, kami dapat menyelesaikan apa yang harus diselesaikan tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan utama Persib,&amp;rdquo; tutup penjelasan manajemen klub.&#13;
&#13;
Sebagai penutup, Persib berkomitmen untuk terus mematuhi aturan domestik maupun internasional, serta berjanji akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
