<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal, Pengamat Sepakbola: Piala AFF Bukan Tolok Ukur</title><description>Piala AFF bukanlah tolok ukur kekuatan Timnas Indonesia yang sesungguhnya.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/08/51/3234946/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-pengamat-sepakbola-piala-aff-bukan-tolok-ukur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/08/51/3234946/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-pengamat-sepakbola-piala-aff-bukan-tolok-ukur"/><item><title>Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal, Pengamat Sepakbola: Piala AFF Bukan Tolok Ukur</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/08/51/3234946/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-pengamat-sepakbola-piala-aff-bukan-tolok-ukur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/08/51/3234946/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-pengamat-sepakbola-piala-aff-bukan-tolok-ukur</guid><pubDate>Sabtu 08 Agustus 2026 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/08/51/3234946/piala_aff_bukanlah_tolok_ukur_kekuatan_timnas_indonesia_yang_sesungguhnya-CoEM_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Piala AFF bukanlah tolok ukur kekuatan Timnas Indonesia yang sesungguhnya (Foto: Okezone/Isra Triansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/08/51/3234946/piala_aff_bukanlah_tolok_ukur_kekuatan_timnas_indonesia_yang_sesungguhnya-CoEM_large.jpeg</image><title>Piala AFF bukanlah tolok ukur kekuatan Timnas Indonesia yang sesungguhnya (Foto: Okezone/Isra Triansyah)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat sepakbola, Anton Sanjoyo, memberikan pandangannya soal kegagalan Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2026. Menurutnya, turnamen itu bukanlah tolok ukur yang sesungguhnya.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia menelan pil pahit setelah ditahan Timnas Singapura 1-1 di laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Hasil itu membuat perjuangan Skuad Garuda terhenti di turnamen tersebut.&#13;
&#13;
1. Unggul Lebih Dulu&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Timnas Singapura di Piala AFF 2026 (Foto: FA Singapore)&#13;
&#13;
&#13;
Bertanding di Jalan Besar Stadium, Kallang, Singapura pada Jumat 7 Agustus 2026, Timnas Indonesia sejatinya mampu unggul lebih dulu lewat Ragnar Oratmangoen (47&amp;#39;). Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.&#13;
&#13;
Timnas Singapura yang bermain disiplin nan solid mampu membalas via Ilhan Fandi (66&amp;#39;). Skor sama kuat untuk kedua tim bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.&#13;
&#13;
2. Tersingkir&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil imbang sudah cukup bagi Singapura untuk lolos ke babak semifinal. The Lions lolos ke empat besar dengan status runner-up, menyusul Timnas Vietnam yang keluar sebagai juara grup.&#13;
&#13;
Sementara, Timnas Indonesia harus gigit jari setelah finis peringkat ketiga dan dipastikan gagal lolos ke babak selanjutnya. Anton mengatakan Timnas Indonesia harus banyak belajar dari kegagalan ini.&#13;
&#13;
Menurutnya, Piala AFF tidak sepenuhnya menjadi tolok ukur kekuatan Skuad Garuda. Anton menganggap turnamen ini sebagai tempat eksperimen sebelum tampil di Piala Asia 2027.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejak John Herdman menangani tim pada Januari 2026, saya selalu menekankan tolok ukur utamanya adalah Piala Asia, bukan Piala AFF,&amp;quot; kata Anton di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;AFF seharusnya menjadi laboratorium ujian untuk membangun kedalaman skuad (lapisan pemain) yang mumpuni. Sayangnya, sejauh ini, misi tersebut belum berhasil,&amp;quot; sambung Bung Joy &amp;ndash;sapaan akrabnya.&#13;
&#13;
&#13;
Susunan pemain Timnas Indonesia vs Timnas Vietnam di Piala AFF 2026 (Foto: Okezone/Aldhi Chandra)&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi Timnas Indonesia. Terlebih, ini merupakan kegagalan kedua secara beruntun setelah Merah Putih juga mengalami hal serupa pada Piala AFF 2024.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Timnas Indonesia akan bersiap untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Pasukan John Herdman akan berstatus sebagai tuan rumah dalam turnamen yang digelar pada 21 September - 6 Oktober itu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat sepakbola, Anton Sanjoyo, memberikan pandangannya soal kegagalan Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2026. Menurutnya, turnamen itu bukanlah tolok ukur yang sesungguhnya.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia menelan pil pahit setelah ditahan Timnas Singapura 1-1 di laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Hasil itu membuat perjuangan Skuad Garuda terhenti di turnamen tersebut.&#13;
&#13;
1. Unggul Lebih Dulu&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Timnas Singapura di Piala AFF 2026 (Foto: FA Singapore)&#13;
&#13;
&#13;
Bertanding di Jalan Besar Stadium, Kallang, Singapura pada Jumat 7 Agustus 2026, Timnas Indonesia sejatinya mampu unggul lebih dulu lewat Ragnar Oratmangoen (47&amp;#39;). Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.&#13;
&#13;
Timnas Singapura yang bermain disiplin nan solid mampu membalas via Ilhan Fandi (66&amp;#39;). Skor sama kuat untuk kedua tim bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.&#13;
&#13;
2. Tersingkir&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil imbang sudah cukup bagi Singapura untuk lolos ke babak semifinal. The Lions lolos ke empat besar dengan status runner-up, menyusul Timnas Vietnam yang keluar sebagai juara grup.&#13;
&#13;
Sementara, Timnas Indonesia harus gigit jari setelah finis peringkat ketiga dan dipastikan gagal lolos ke babak selanjutnya. Anton mengatakan Timnas Indonesia harus banyak belajar dari kegagalan ini.&#13;
&#13;
Menurutnya, Piala AFF tidak sepenuhnya menjadi tolok ukur kekuatan Skuad Garuda. Anton menganggap turnamen ini sebagai tempat eksperimen sebelum tampil di Piala Asia 2027.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejak John Herdman menangani tim pada Januari 2026, saya selalu menekankan tolok ukur utamanya adalah Piala Asia, bukan Piala AFF,&amp;quot; kata Anton di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;AFF seharusnya menjadi laboratorium ujian untuk membangun kedalaman skuad (lapisan pemain) yang mumpuni. Sayangnya, sejauh ini, misi tersebut belum berhasil,&amp;quot; sambung Bung Joy &amp;ndash;sapaan akrabnya.&#13;
&#13;
&#13;
Susunan pemain Timnas Indonesia vs Timnas Vietnam di Piala AFF 2026 (Foto: Okezone/Aldhi Chandra)&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi Timnas Indonesia. Terlebih, ini merupakan kegagalan kedua secara beruntun setelah Merah Putih juga mengalami hal serupa pada Piala AFF 2024.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Timnas Indonesia akan bersiap untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Pasukan John Herdman akan berstatus sebagai tuan rumah dalam turnamen yang digelar pada 21 September - 6 Oktober itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
