<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibayang-bayangi Tragedi 2007, Mampukah Timnas Indonesia Hindari Mimpi Buruk Tersingkir di Piala AFF 2026?</title><description>Dibayang-bayangi Tragedi 2007, Mampukah Timnas Indonesia Hindari Mimpi Buruk Tersingkir di Piala AFF 2026?&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234369/dibayang-bayangi-tragedi-2007-mampukah-timnas-indonesia-hindari-mimpi-buruk-tersingkir-di-piala-aff-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234369/dibayang-bayangi-tragedi-2007-mampukah-timnas-indonesia-hindari-mimpi-buruk-tersingkir-di-piala-aff-2026"/><item><title>Dibayang-bayangi Tragedi 2007, Mampukah Timnas Indonesia Hindari Mimpi Buruk Tersingkir di Piala AFF 2026?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234369/dibayang-bayangi-tragedi-2007-mampukah-timnas-indonesia-hindari-mimpi-buruk-tersingkir-di-piala-aff-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234369/dibayang-bayangi-tragedi-2007-mampukah-timnas-indonesia-hindari-mimpi-buruk-tersingkir-di-piala-aff-2026</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2026 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/05/51/3234369/timnas_indonesia-CLl6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia siap lawan Singapura di Piala AFF 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/05/51/3234369/timnas_indonesia-CLl6_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia siap lawan Singapura di Piala AFF 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</title></images><description>TIM Nasional (Timnas) Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada situasi genting menjelang laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026. Situasi krusial tersebut sontak mengingatkan para pencinta sepak bola Tanah Air pada memori kelam turnamen edisi 2007 silam.&#13;
&#13;
Kala itu, perjalanan skuad Garuda di turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut harus terhenti secara dramatis di fase grup. Sejarah kelam itu tercipta ketika Timnas Indonesia tergabung di dalam Grup B bersama tuan rumah Singapura, Vietnam, serta Laos.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Memori Kelam Edisi 2007&#13;
&#13;
Selepas melakoni dua pertandingan perdana pada masa tersebut, Timnas Indonesia sebenarnya mampu mengumpulkan total empat poin. Hasil itu didapat berkat catatan satu kali kemenangan manis 3-1 atas Laos serta satu hasil imbang 1-1 kontra Vietnam.&#13;
&#13;
Perolehan angka tersebut membuat posisi Timnas Indonesia berada di tangga kedua klasemen sementara di bawah Singapura. Sementara itu, Vietnam menguntit tepat di peringkat ketiga dengan raihan poin yang sama persis.&#13;
&#13;
Persaingan ketat grup neraka itu akhirnya harus ditentukan pada matchday pamungkas babak penyisihan. Jadwal mempertemukan langsung duel sarat gengsi antara Singapura kontra Timnas Indonesia di Stadion Jalan Besar, Kallang.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Singapura jersey baru jelang lawan Timnas Indonesia. (Foto: Instagram/fasingapore)&#13;
&#13;
&#13;
Pertandingan penentuan yang dihelat tanggal 17 Januari 2007 itu berjalan sengit dan berakhir sama kuat dengan skor 2-2. Sayangnya, pada saat bersamaan, Vietnam pesta gol tanpa ampun dengan membantai Laos dengan skor telak 9-0.&#13;
&#13;
Akibat kombinasi hasil pertandingan tersebut, ketiga tim papan atas yakni Timnas Indonesia, Vietnam, and Singapura sama-sama mengoleksi total lima poin. Tragisnya, Garuda harus tersingkir lebih awal karena kalah selisih gol dari kedua rivalnya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sejarah Terulang Kembali?&#13;
&#13;
Kini, skenario nyaris serupa kembali menghantui langkah tim nasional di ajang Piala AFF 2026. Skuad Garuda untuk sementara tertahan di posisi ketiga klasemen Grup A dengan mengantongi enam poin dari rangkaian laga sebelumnya.&#13;
&#13;
&#13;
Thom Haye di laga Timnas Indonesia vs Vietnam. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, posisi puncak dan tangga kedua grup secara mengejutkan dikuasai oleh Vietnam serta Singapura yang sama-sama mengemas tujuh poin. Ketiga tim teratas ini masih sama-sama memiliki peluang terbuka lebar untuk melangkah ke babak berikutnya.&#13;
&#13;
Seluruh penentuan nasib tersebut bakal diputuskan secara mutlak pada pertandingan pamungkas grup yang dijadwalkan bergulir serentak pada Jumat 7 Agustus mendatang. Skuad Garuda wajib memetik kemenangan mutlak di kandang lawan jika tidak ingin sejarah pahit terulang.&#13;
</description><content:encoded>TIM Nasional (Timnas) Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada situasi genting menjelang laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026. Situasi krusial tersebut sontak mengingatkan para pencinta sepak bola Tanah Air pada memori kelam turnamen edisi 2007 silam.&#13;
&#13;
Kala itu, perjalanan skuad Garuda di turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut harus terhenti secara dramatis di fase grup. Sejarah kelam itu tercipta ketika Timnas Indonesia tergabung di dalam Grup B bersama tuan rumah Singapura, Vietnam, serta Laos.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Memori Kelam Edisi 2007&#13;
&#13;
Selepas melakoni dua pertandingan perdana pada masa tersebut, Timnas Indonesia sebenarnya mampu mengumpulkan total empat poin. Hasil itu didapat berkat catatan satu kali kemenangan manis 3-1 atas Laos serta satu hasil imbang 1-1 kontra Vietnam.&#13;
&#13;
Perolehan angka tersebut membuat posisi Timnas Indonesia berada di tangga kedua klasemen sementara di bawah Singapura. Sementara itu, Vietnam menguntit tepat di peringkat ketiga dengan raihan poin yang sama persis.&#13;
&#13;
Persaingan ketat grup neraka itu akhirnya harus ditentukan pada matchday pamungkas babak penyisihan. Jadwal mempertemukan langsung duel sarat gengsi antara Singapura kontra Timnas Indonesia di Stadion Jalan Besar, Kallang.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Singapura jersey baru jelang lawan Timnas Indonesia. (Foto: Instagram/fasingapore)&#13;
&#13;
&#13;
Pertandingan penentuan yang dihelat tanggal 17 Januari 2007 itu berjalan sengit dan berakhir sama kuat dengan skor 2-2. Sayangnya, pada saat bersamaan, Vietnam pesta gol tanpa ampun dengan membantai Laos dengan skor telak 9-0.&#13;
&#13;
Akibat kombinasi hasil pertandingan tersebut, ketiga tim papan atas yakni Timnas Indonesia, Vietnam, and Singapura sama-sama mengoleksi total lima poin. Tragisnya, Garuda harus tersingkir lebih awal karena kalah selisih gol dari kedua rivalnya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sejarah Terulang Kembali?&#13;
&#13;
Kini, skenario nyaris serupa kembali menghantui langkah tim nasional di ajang Piala AFF 2026. Skuad Garuda untuk sementara tertahan di posisi ketiga klasemen Grup A dengan mengantongi enam poin dari rangkaian laga sebelumnya.&#13;
&#13;
&#13;
Thom Haye di laga Timnas Indonesia vs Vietnam. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, posisi puncak dan tangga kedua grup secara mengejutkan dikuasai oleh Vietnam serta Singapura yang sama-sama mengemas tujuh poin. Ketiga tim teratas ini masih sama-sama memiliki peluang terbuka lebar untuk melangkah ke babak berikutnya.&#13;
&#13;
Seluruh penentuan nasib tersebut bakal diputuskan secara mutlak pada pertandingan pamungkas grup yang dijadwalkan bergulir serentak pada Jumat 7 Agustus mendatang. Skuad Garuda wajib memetik kemenangan mutlak di kandang lawan jika tidak ingin sejarah pahit terulang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
