<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APPI Kritik Jadwal Padat Piala Presiden 2026: Kesehatan dan Keselamatan Pemain Jadi yang Utama</title><description>APPI mengkritik jadwal padat di Piala Presiden 2026.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234300/appi-kritik-jadwal-padat-piala-presiden-2026-kesehatan-dan-keselamatan-pemain-jadi-yang-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234300/appi-kritik-jadwal-padat-piala-presiden-2026-kesehatan-dan-keselamatan-pemain-jadi-yang-utama"/><item><title>APPI Kritik Jadwal Padat Piala Presiden 2026: Kesehatan dan Keselamatan Pemain Jadi yang Utama</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234300/appi-kritik-jadwal-padat-piala-presiden-2026-kesehatan-dan-keselamatan-pemain-jadi-yang-utama</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/05/51/3234300/appi-kritik-jadwal-padat-piala-presiden-2026-kesehatan-dan-keselamatan-pemain-jadi-yang-utama</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2026 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/05/51/3234300/appi_mengkritik_jadwal_padat_di_piala_presiden_2026-uDlx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">APPI mengkritik jadwal padat di Piala Presiden 2026 (Foto: Instagram/@officialpialapresiden)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/05/51/3234300/appi_mengkritik_jadwal_padat_di_piala_presiden_2026-uDlx_large.jpg</image><title>APPI mengkritik jadwal padat di Piala Presiden 2026 (Foto: Instagram/@officialpialapresiden)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengkritik jadwal padat di Piala Presiden 2026. Mereka menegaskan, kesehatan dan keselamatan pemain harus jadi yang utama.&#13;
&#13;
Piala Presiden 2026 kini sudah melalui babak semifinal. Dua pertandingan babak empat besar berlangsung pada Selasa 4 Agustus 2026.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dua pertandingan itu adalah Persib Bandung vs Persija Jakarta yang berakhir 2-1, serta Persebaya Surabaya vs Arema FC yang berkesudahan 1-0. Maung Bandung serta Bajul Ijo melaju ke final.&#13;
&#13;
Sementara, Persija dan Arema FC akan bersua di laga perebutan tempat ketiga. Yang menjadi sorotan, pertandingan perebutan tempat ketiga dan final digelar hanya dua hari setelah babak empat besar atau Kamis 6 Agustus 2026.&#13;
&#13;
1. Minim Waktu Istirahat&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Artinya, para pemain hanya mempunyai waktu istirahat satu hari untuk mempersiapkan laga berikutnya. Hal ini yang menjadi perhatian. Melansir akun Instagram resmi APPI (@appi.official), Rabu (5/8/2026), mereka memandang jadwal laga Piala Presiden 2026 terlampau padat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;APPI memandang jadwal pertandingan dengan jeda pemulihan sekitar satu hari perlu menjadi bahan evaluasi. Terlebih Piala Presiden merupakan turnamen pramusim, yaitu fase ketika pemain masih dalam proses membangun kondisi fisik, meningkatkan kapasitas kebugaran, serta beradaptasi dengan intensitas latihan dan pertandingan setelah masa jeda kompetisi,&amp;quot; tulis APPI.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadwal yang terlalu padat tanpa waktu pemulihan yang memadai berpotensi meningkatkan risiko cedera, kelelahan, serta berdampak pada performa dan kesiapan pemain dalam menghadapi kompetisi resmi,&amp;quot; sambung keterangan resmi itu.&#13;
&#13;
2. Tujuan Pramusim&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Divisi Medis APPI, dr. Donny Kurniawan, mengingatkan tujuan utama pramusim adalah menguji kesiapan pemain dan tim. Ia menegaskan kesehatan dan keselamatan harus menjadi prioritas panitia penyelenggara turnamen pramusim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan utama pramusim adalah mempersiapkan pemain mencapai kondisi fisik yang optimal untuk menjalani kompetisi yang panjang, bukan memaksakan tubuh bekerja melampaui kapasitas adaptasinya,&amp;quot; tutur dr. Donny Kurniawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemain bukan mesin, kesehatan dan keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyusunan kalender pertandingan,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengkritik jadwal padat di Piala Presiden 2026. Mereka menegaskan, kesehatan dan keselamatan pemain harus jadi yang utama.&#13;
&#13;
Piala Presiden 2026 kini sudah melalui babak semifinal. Dua pertandingan babak empat besar berlangsung pada Selasa 4 Agustus 2026.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dua pertandingan itu adalah Persib Bandung vs Persija Jakarta yang berakhir 2-1, serta Persebaya Surabaya vs Arema FC yang berkesudahan 1-0. Maung Bandung serta Bajul Ijo melaju ke final.&#13;
&#13;
Sementara, Persija dan Arema FC akan bersua di laga perebutan tempat ketiga. Yang menjadi sorotan, pertandingan perebutan tempat ketiga dan final digelar hanya dua hari setelah babak empat besar atau Kamis 6 Agustus 2026.&#13;
&#13;
1. Minim Waktu Istirahat&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Artinya, para pemain hanya mempunyai waktu istirahat satu hari untuk mempersiapkan laga berikutnya. Hal ini yang menjadi perhatian. Melansir akun Instagram resmi APPI (@appi.official), Rabu (5/8/2026), mereka memandang jadwal laga Piala Presiden 2026 terlampau padat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;APPI memandang jadwal pertandingan dengan jeda pemulihan sekitar satu hari perlu menjadi bahan evaluasi. Terlebih Piala Presiden merupakan turnamen pramusim, yaitu fase ketika pemain masih dalam proses membangun kondisi fisik, meningkatkan kapasitas kebugaran, serta beradaptasi dengan intensitas latihan dan pertandingan setelah masa jeda kompetisi,&amp;quot; tulis APPI.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadwal yang terlalu padat tanpa waktu pemulihan yang memadai berpotensi meningkatkan risiko cedera, kelelahan, serta berdampak pada performa dan kesiapan pemain dalam menghadapi kompetisi resmi,&amp;quot; sambung keterangan resmi itu.&#13;
&#13;
2. Tujuan Pramusim&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Divisi Medis APPI, dr. Donny Kurniawan, mengingatkan tujuan utama pramusim adalah menguji kesiapan pemain dan tim. Ia menegaskan kesehatan dan keselamatan harus menjadi prioritas panitia penyelenggara turnamen pramusim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan utama pramusim adalah mempersiapkan pemain mencapai kondisi fisik yang optimal untuk menjalani kompetisi yang panjang, bukan memaksakan tubuh bekerja melampaui kapasitas adaptasinya,&amp;quot; tutur dr. Donny Kurniawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemain bukan mesin, kesehatan dan keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyusunan kalender pertandingan,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
