<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Pamer Pendapatan PSSI Tembus Rp722 Miliar: Federasi Kian Mandiri</title><description>Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut pendapatan federasi yang dipimpinnya mencapai Rp722 miliar.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/03/51/3233979/erick-thohir-pamer-pendapatan-pssi-tembus-rp722-miliar-federasi-kian-mandiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/03/51/3233979/erick-thohir-pamer-pendapatan-pssi-tembus-rp722-miliar-federasi-kian-mandiri"/><item><title>Erick Thohir Pamer Pendapatan PSSI Tembus Rp722 Miliar: Federasi Kian Mandiri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/03/51/3233979/erick-thohir-pamer-pendapatan-pssi-tembus-rp722-miliar-federasi-kian-mandiri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/03/51/3233979/erick-thohir-pamer-pendapatan-pssi-tembus-rp722-miliar-federasi-kian-mandiri</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2026 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/03/51/3233979/ketua_umum_pssi_erick_thohir-FDqh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut pendapatan federasi yang dipimpinnya mencapai Rp722 miliar (Foto: Okezone/Yuwantoro Winduajie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/03/51/3233979/ketua_umum_pssi_erick_thohir-FDqh_large.jpg</image><title>Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut pendapatan federasi yang dipimpinnya mencapai Rp722 miliar (Foto: Okezone/Yuwantoro Winduajie)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut pendapatan federasi yang dipimpinnya mencapai Rp722 miliar. Hal itu menunjukkan mereka semakin mandiri dan tidak tergantung dengan APBN.&#13;
&#13;
Capaian tersebut disampaikan Erick usai memimpin Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Mayoritas pemasukan federasi saat ini berasal dari hasil kerja organisasi itu sendiri.&#13;
&#13;
1. Tetap Butuh Dukungan Pemerintah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tapi, Erick menegaskan, besarnya pendapatan tersebut bukan berarti PSSI tidak lagi membutuhkan dukungan pemerintah. Hal itu tetap diperlukan terutama dalam penyediaan fasilitas bagi pengembangan sepakbola nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sisi lain, PSSI juga bersyukur karena pendapatan organisasi tahun ini, berdasarkan hasil audit, mencapai sekitar Rp722 miliar. Persepsinya jangan sampai keliru. Bukan berarti kami tidak membutuhkan dukungan pemerintah,&amp;quot; kata Erick, Senin (3/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan pemerintah tetap akan mendukung dari sisi fasilitas,&amp;quot; imbuh mantan Presiden Inter Milan itu.&#13;
&#13;
2. Sumber Pendapatan PSSI&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick menjelaskan, dari total pendapatan Rp722 miliar tersebut, hanya sekira Rp63 miliar yang bersumber dari APBN. Sementara sisanya diperoleh dari sponsor, penjualan merchandise, tiket pertandingan, hingga hak siar televisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, kami bangga karena dari total Rp722 miliar tersebut, hanya sekira Rp63 miliar yang berasal dari APBN. Sisanya merupakan hasil kerja keras PSSI melalui sponsor, merchandise, penjualan tiket, dan hak siar televisi. Artinya, PSSI sudah cukup mandiri sebagai organisasi olahraga,&amp;quot; aku Erick.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya PSSI, Erick juga menyoroti pertumbuhan industri sepakbola nasional melalui peningkatan pendapatan liga. Ia menyebut angkanya telah mencapai Rp705 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita lihat, pendapatan liga per musim sekarang sudah mencapai Rp705 miliar. Ini perkembangan yang sangat baik. Klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 kini mendapatkan pemasukan yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu,&amp;quot; papar Erick.&#13;
&#13;
3. Penguatan di Daerah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Erick menilai kondisi keuangan yang semakin sehat di tingkat pusat harus diikuti penguatan pembinaan di daerah. Karena itu, Kongres Biasa PSSI 2026 menekankan peran asosiasi provinsi (Asprov) sebagai fondasi utama pengembangan sepakbola nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nantinya kompetisi daerah akan dikelola langsung oleh Asprov PSSI. Semua pendapatan dari kompetisi tersebut akan menjadi milik Asprov, bukan PSSI Pusat, karena kami merasa di tingkat pusat sudah cukup mandiri,&amp;quot; kata Erick.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut pendapatan federasi yang dipimpinnya mencapai Rp722 miliar. Hal itu menunjukkan mereka semakin mandiri dan tidak tergantung dengan APBN.&#13;
&#13;
Capaian tersebut disampaikan Erick usai memimpin Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Mayoritas pemasukan federasi saat ini berasal dari hasil kerja organisasi itu sendiri.&#13;
&#13;
1. Tetap Butuh Dukungan Pemerintah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tapi, Erick menegaskan, besarnya pendapatan tersebut bukan berarti PSSI tidak lagi membutuhkan dukungan pemerintah. Hal itu tetap diperlukan terutama dalam penyediaan fasilitas bagi pengembangan sepakbola nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di sisi lain, PSSI juga bersyukur karena pendapatan organisasi tahun ini, berdasarkan hasil audit, mencapai sekitar Rp722 miliar. Persepsinya jangan sampai keliru. Bukan berarti kami tidak membutuhkan dukungan pemerintah,&amp;quot; kata Erick, Senin (3/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan pemerintah tetap akan mendukung dari sisi fasilitas,&amp;quot; imbuh mantan Presiden Inter Milan itu.&#13;
&#13;
2. Sumber Pendapatan PSSI&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick menjelaskan, dari total pendapatan Rp722 miliar tersebut, hanya sekira Rp63 miliar yang bersumber dari APBN. Sementara sisanya diperoleh dari sponsor, penjualan merchandise, tiket pertandingan, hingga hak siar televisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun, kami bangga karena dari total Rp722 miliar tersebut, hanya sekira Rp63 miliar yang berasal dari APBN. Sisanya merupakan hasil kerja keras PSSI melalui sponsor, merchandise, penjualan tiket, dan hak siar televisi. Artinya, PSSI sudah cukup mandiri sebagai organisasi olahraga,&amp;quot; aku Erick.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya PSSI, Erick juga menyoroti pertumbuhan industri sepakbola nasional melalui peningkatan pendapatan liga. Ia menyebut angkanya telah mencapai Rp705 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita lihat, pendapatan liga per musim sekarang sudah mencapai Rp705 miliar. Ini perkembangan yang sangat baik. Klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 kini mendapatkan pemasukan yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu,&amp;quot; papar Erick.&#13;
&#13;
3. Penguatan di Daerah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Erick menilai kondisi keuangan yang semakin sehat di tingkat pusat harus diikuti penguatan pembinaan di daerah. Karena itu, Kongres Biasa PSSI 2026 menekankan peran asosiasi provinsi (Asprov) sebagai fondasi utama pengembangan sepakbola nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nantinya kompetisi daerah akan dikelola langsung oleh Asprov PSSI. Semua pendapatan dari kompetisi tersebut akan menjadi milik Asprov, bukan PSSI Pusat, karena kami merasa di tingkat pusat sudah cukup mandiri,&amp;quot; kata Erick.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
