<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juara Piala Indonesia 2019 Bikin Darije Kalezic Kembali Latih PSM Makassar</title><description>Darije Kalezic bahagia kembali melatih PSM Makassar di musim 2026-2027.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/01/49/3233350/juara-piala-indonesia-2019-bikin-darije-kalezic-kembali-latih-psm-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/08/01/49/3233350/juara-piala-indonesia-2019-bikin-darije-kalezic-kembali-latih-psm-makassar"/><item><title>Juara Piala Indonesia 2019 Bikin Darije Kalezic Kembali Latih PSM Makassar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/08/01/49/3233350/juara-piala-indonesia-2019-bikin-darije-kalezic-kembali-latih-psm-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/08/01/49/3233350/juara-piala-indonesia-2019-bikin-darije-kalezic-kembali-latih-psm-makassar</guid><pubDate>Sabtu 01 Agustus 2026 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/49/3233350/darije_kalezic_ingin_kembalikan_kejayaan_psm_makassar_ileague-u5GI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Darije Kalezic ingin kembalikan kejayaan PSM Makassar. (Foto: iLeague)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/31/49/3233350/darije_kalezic_ingin_kembalikan_kejayaan_psm_makassar_ileague-u5GI_large.jpg</image><title>Darije Kalezic ingin kembalikan kejayaan PSM Makassar. (Foto: iLeague)</title></images><description>PSM Makassar resmi kembali menunjuk Darije Kalezic sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027. Juru taktik asal Bosnia dan Herzegovina itu bukan sosok baru bagi publik Makassar karena pernah menangani Juku Eja -julukan PSM Makassar- pada musim 2019.&#13;
&#13;
1. Optimistime PSM Makassar di Bawah Darije Kalezic&#13;
&#13;
Kembalinya Darije Kalezic disambut dengan harapan besar agar PSM Makassar mampu kembali bersaing di papan atas sepakbola Indonesia. Pelatih berpengalaman itu&amp;nbsp;pun mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran kembali ke Kota Daeng.&#13;
&#13;
&#13;
Darije Kalezic saat melatih PSM Makassar di periode pertama.&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Darije &amp;nbsp;Kalezic, pengalaman pertamanya bersama PSM Makassar meninggalkan kesan yang sangat mendalam. Ia masih mengingat karakter permainan tim yang kuat serta identitas yang melekat pada skuad Juku Eja saat itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya masih sangat ingat masa pertama kalinya menangani PSM di mana tim memiliki identitas yang sangat kuat dan jelas,&amp;quot; kata Darije Kalezic, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Sabtu&amp;nbsp;(1/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Darije Kalezic menilai hubungan antara tim dan suporter menjadi salah satu kekuatan terbesar PSM Makassar. Baginya, kebanggaan pendukung tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga cara tim menampilkan permainan di atas lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para suporter juga merasa puas dan bangga jika mereka bisa melihat gaya bermain para pemain di lapangan, terlepas dari hasil akhirnya seperti apa,&amp;quot; tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Momen PSM Makassar Juara Piala Indonesia 2019&#13;
&#13;
Darije Kalezic juga mengenang momen saat mengantar PSM Makassar menjuarai Piala Indonesia 2019. Perayaan bersama pemain, staf pelatih, tim medis, dan suporter menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.&#13;
&#13;
&#13;
Trofi Piala Indonesia yang diperebutkan pada 2019.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Momen-momen kebersamaan dan kegembiraan saat merayakan kemenangan bersama seluruh staf, tim medis, dan pemain di lapangan menjadi memori indah yang memberikan energi dan kepercayaan untuk saya kembali melatih PSM,&amp;quot; ujar Kalezic.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Musim lalu, PSM Makassar mengakhiri kompetisi Super League 2025-2026 dengan finis tak jauh dari zona degradasi.&amp;nbsp;Hasil tersebut membuat manajemen melakukan evaluasi dan kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Darije Kalezic.&#13;
&#13;
Manajemen berharap kehadiran kembali Kalezic mampu mengembalikan daya saing PSM Makassar di level tertinggi. Pengalaman sang pelatih dinilai menjadi modal penting untuk membawa Juku Eja kembali bersaing memperebutkan gelar.&#13;
&#13;
PSM Makassar terakhir kali merasakan manisnya gelar juara Liga Indonesia pada musim 2022-2023. Bersama Darije Kalezic, tim kebanggaan masyarakat Makassar kini bertekad membuka lembaran baru dan kembali mengincar prestasi pada musim 2026-2027.&#13;
</description><content:encoded>PSM Makassar resmi kembali menunjuk Darije Kalezic sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027. Juru taktik asal Bosnia dan Herzegovina itu bukan sosok baru bagi publik Makassar karena pernah menangani Juku Eja -julukan PSM Makassar- pada musim 2019.&#13;
&#13;
1. Optimistime PSM Makassar di Bawah Darije Kalezic&#13;
&#13;
Kembalinya Darije Kalezic disambut dengan harapan besar agar PSM Makassar mampu kembali bersaing di papan atas sepakbola Indonesia. Pelatih berpengalaman itu&amp;nbsp;pun mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran kembali ke Kota Daeng.&#13;
&#13;
&#13;
Darije Kalezic saat melatih PSM Makassar di periode pertama.&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Darije &amp;nbsp;Kalezic, pengalaman pertamanya bersama PSM Makassar meninggalkan kesan yang sangat mendalam. Ia masih mengingat karakter permainan tim yang kuat serta identitas yang melekat pada skuad Juku Eja saat itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya masih sangat ingat masa pertama kalinya menangani PSM di mana tim memiliki identitas yang sangat kuat dan jelas,&amp;quot; kata Darije Kalezic, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Sabtu&amp;nbsp;(1/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Darije Kalezic menilai hubungan antara tim dan suporter menjadi salah satu kekuatan terbesar PSM Makassar. Baginya, kebanggaan pendukung tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga cara tim menampilkan permainan di atas lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para suporter juga merasa puas dan bangga jika mereka bisa melihat gaya bermain para pemain di lapangan, terlepas dari hasil akhirnya seperti apa,&amp;quot; tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Momen PSM Makassar Juara Piala Indonesia 2019&#13;
&#13;
Darije Kalezic juga mengenang momen saat mengantar PSM Makassar menjuarai Piala Indonesia 2019. Perayaan bersama pemain, staf pelatih, tim medis, dan suporter menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.&#13;
&#13;
&#13;
Trofi Piala Indonesia yang diperebutkan pada 2019.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Momen-momen kebersamaan dan kegembiraan saat merayakan kemenangan bersama seluruh staf, tim medis, dan pemain di lapangan menjadi memori indah yang memberikan energi dan kepercayaan untuk saya kembali melatih PSM,&amp;quot; ujar Kalezic.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Musim lalu, PSM Makassar mengakhiri kompetisi Super League 2025-2026 dengan finis tak jauh dari zona degradasi.&amp;nbsp;Hasil tersebut membuat manajemen melakukan evaluasi dan kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Darije Kalezic.&#13;
&#13;
Manajemen berharap kehadiran kembali Kalezic mampu mengembalikan daya saing PSM Makassar di level tertinggi. Pengalaman sang pelatih dinilai menjadi modal penting untuk membawa Juku Eja kembali bersaing memperebutkan gelar.&#13;
&#13;
PSM Makassar terakhir kali merasakan manisnya gelar juara Liga Indonesia pada musim 2022-2023. Bersama Darije Kalezic, tim kebanggaan masyarakat Makassar kini bertekad membuka lembaran baru dan kembali mengincar prestasi pada musim 2026-2027.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
