<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala Wasit FIFA Angkat Bicara soal Laga Timnas Argentina vs Mesir yang Dianggap Kontroversial</title><description>Pierluigi Collina menilai keputusan yang dibuat Francois Letexier di laga Timnas Argentina vs Mesir sudah benar.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/07/09/51/3229164/kepala-wasit-fifa-angkat-bicara-soal-laga-timnas-argentina-vs-mesir-yang-dianggap-kontroversial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/07/09/51/3229164/kepala-wasit-fifa-angkat-bicara-soal-laga-timnas-argentina-vs-mesir-yang-dianggap-kontroversial"/><item><title>Kepala Wasit FIFA Angkat Bicara soal Laga Timnas Argentina vs Mesir yang Dianggap Kontroversial</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/07/09/51/3229164/kepala-wasit-fifa-angkat-bicara-soal-laga-timnas-argentina-vs-mesir-yang-dianggap-kontroversial</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/07/09/51/3229164/kepala-wasit-fifa-angkat-bicara-soal-laga-timnas-argentina-vs-mesir-yang-dianggap-kontroversial</guid><pubDate>Kamis 09 Juli 2026 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/09/51/3229164/francois_letexier_dianggap_menguntungkan_timnas_argentina_sendalpupus-bVNx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Francois Letexier (kanan)  dianggap menguntungkan Timnas Argentina. (Foto: X/@sendalpupus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/09/51/3229164/francois_letexier_dianggap_menguntungkan_timnas_argentina_sendalpupus-bVNx_large.jpg</image><title>Francois Letexier (kanan)  dianggap menguntungkan Timnas Argentina. (Foto: X/@sendalpupus)</title></images><description>KEPALA wasit FIFA, Pierluigi Collina, angkat bicara soal laga Tim Nasional (Timnas) Argentina vs Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026&amp;nbsp;yang dianggap kontroversial. Pierluigi Collina menilai keputusan yang dibuat wasit Francois Letexier sudah tepat.&#13;
&#13;
1. Comeback Gila Argentina&#13;
&#13;
Mesir unggul 1-0 lewat sundulan Yasser Ibrahim pada menit 15. Skor 1-0 untuk keunggulan Mesir bertahan hingga babak pertama usai.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Mesir sempat unggul 2-0 atas Argentina. (Instagram/@egyptnt)&#13;
&#13;
&#13;
Di awal babak kedua atau tepatnya di menit 58, The Pharaohs -julukan Timnas Mesir- mencetak gol kedua lewat Mostafa Zico. Namun, setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR), Francois Letexier membatalkan gol yang dibuat Mostafa Zico.&#13;
&#13;
Gol dianulir karena pemain Mesir, Marwan Attia, dianggap menjatuhkan bek Argentina, Lisandro Martinez, sebelum terciptanya gol di atas. Berselang beberapa menit atau di menit 67, Mesir benar-benar menggandakan keunggulan lewat Mostafa Zico.&#13;
&#13;
Namun, karena lengah, Mesir dihukum Argentina. Di menit 79, Argentina mencetak gol pembuka lewat sundulan Cristian Romero memanfaatkan assist Lionel Messi. Empat menit berselang, Lionel Messi mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.&#13;
&#13;
Di ujung laga atau tepatnya di menit 90+2, winger Mesir Mohamed Salah terlibat duel dengan penyerang Timnas Argentina, Julia Alvarez, di kotak terlarang Argentina. Mohamed Salah pun terjatuh dan bola berhasil dikuasai Julian Alvarez.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari situlah gol ketiga Argentina berasal. Sundulan Enzo Fernandez berhasil memastikan kemenangan 3-2 Argentina atas Mesir setelah menerima assist Lautaro Martinez.&#13;
&#13;
2. Pierluigi Collina Dukung Keputusan Wasit&#13;
&#13;
&#13;
Francois Letexier dianggap membuat keputusan yang benar&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah setiap gol, VAR mengecek seluruh fase serangan. Andai ada pelanggaran dalam build-up yang mempengaruhi gol, wasit akan diarahkan untuk review,&amp;rdquo; kata Pierluigi Collina.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;quot;Marwan Attia jelas menginjak kaki Lisandro Mart&amp;iacute;nez. Pelanggaran ya tetap pelanggaran. Insiden Salah vs &amp;Aacute;lvarez? Dianggap kontak wajar oleh wasit dan VAR,&amp;rdquo; tutup pria yang memimpin laga final Piala Dunia 2002 tersebut.&#13;
</description><content:encoded>KEPALA wasit FIFA, Pierluigi Collina, angkat bicara soal laga Tim Nasional (Timnas) Argentina vs Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026&amp;nbsp;yang dianggap kontroversial. Pierluigi Collina menilai keputusan yang dibuat wasit Francois Letexier sudah tepat.&#13;
&#13;
1. Comeback Gila Argentina&#13;
&#13;
Mesir unggul 1-0 lewat sundulan Yasser Ibrahim pada menit 15. Skor 1-0 untuk keunggulan Mesir bertahan hingga babak pertama usai.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Mesir sempat unggul 2-0 atas Argentina. (Instagram/@egyptnt)&#13;
&#13;
&#13;
Di awal babak kedua atau tepatnya di menit 58, The Pharaohs -julukan Timnas Mesir- mencetak gol kedua lewat Mostafa Zico. Namun, setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR), Francois Letexier membatalkan gol yang dibuat Mostafa Zico.&#13;
&#13;
Gol dianulir karena pemain Mesir, Marwan Attia, dianggap menjatuhkan bek Argentina, Lisandro Martinez, sebelum terciptanya gol di atas. Berselang beberapa menit atau di menit 67, Mesir benar-benar menggandakan keunggulan lewat Mostafa Zico.&#13;
&#13;
Namun, karena lengah, Mesir dihukum Argentina. Di menit 79, Argentina mencetak gol pembuka lewat sundulan Cristian Romero memanfaatkan assist Lionel Messi. Empat menit berselang, Lionel Messi mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.&#13;
&#13;
Di ujung laga atau tepatnya di menit 90+2, winger Mesir Mohamed Salah terlibat duel dengan penyerang Timnas Argentina, Julia Alvarez, di kotak terlarang Argentina. Mohamed Salah pun terjatuh dan bola berhasil dikuasai Julian Alvarez.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari situlah gol ketiga Argentina berasal. Sundulan Enzo Fernandez berhasil memastikan kemenangan 3-2 Argentina atas Mesir setelah menerima assist Lautaro Martinez.&#13;
&#13;
2. Pierluigi Collina Dukung Keputusan Wasit&#13;
&#13;
&#13;
Francois Letexier dianggap membuat keputusan yang benar&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah setiap gol, VAR mengecek seluruh fase serangan. Andai ada pelanggaran dalam build-up yang mempengaruhi gol, wasit akan diarahkan untuk review,&amp;rdquo; kata Pierluigi Collina.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;quot;Marwan Attia jelas menginjak kaki Lisandro Mart&amp;iacute;nez. Pelanggaran ya tetap pelanggaran. Insiden Salah vs &amp;Aacute;lvarez? Dianggap kontak wajar oleh wasit dan VAR,&amp;rdquo; tutup pria yang memimpin laga final Piala Dunia 2002 tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
