<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Unik Alexander Isak, Bintang Timnas Swedia yang Pakai Bendera Negara Lain di Sepatu Piala Dunia 2026</title><description>Alasan Alexander Isak Memakai Bendera Eritrea di Sepatunya Saat Membela Swedia di Piala Dunia 2026&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/28/51/3227049/kisah-unik-alexander-isak-bintang-timnas-swedia-yang-pakai-bendera-negara-lain-di-sepatu-piala-dunia-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/06/28/51/3227049/kisah-unik-alexander-isak-bintang-timnas-swedia-yang-pakai-bendera-negara-lain-di-sepatu-piala-dunia-2026"/><item><title>Kisah Unik Alexander Isak, Bintang Timnas Swedia yang Pakai Bendera Negara Lain di Sepatu Piala Dunia 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/28/51/3227049/kisah-unik-alexander-isak-bintang-timnas-swedia-yang-pakai-bendera-negara-lain-di-sepatu-piala-dunia-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/06/28/51/3227049/kisah-unik-alexander-isak-bintang-timnas-swedia-yang-pakai-bendera-negara-lain-di-sepatu-piala-dunia-2026</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2026 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/28/51/3227049/alexander_isak-rwfD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Timnas Swedia, Alexander Isak. (Foto: Instagram/alex_isak)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/28/51/3227049/alexander_isak-rwfD_large.jpg</image><title>Pemain Timnas Swedia, Alexander Isak. (Foto: Instagram/alex_isak)</title></images><description>BINTANG Tim Nasional (Timnas) Swedia, Alexander Isak, tengah menikmati debut manisnya di panggung Piala Dunia 2026. Penyerang yang memecahkan rekor transfer termahal di Inggris saat dipinang Liverpool tersebut tampil sangat impresif di fase grup dengan torehan satu gol dan tiga asis dari tiga laga.&#13;
&#13;
Catatan itu menjadikannya salah satu pemain dengan statistik performa terbaik di turnamen. Namun, selain performa apiknya di lapangan, ada detail unik dari penampilan Isak yang menarik perhatian para suporter.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bila melatih sepatu sebelah kanan yang dipakai Isak sepanjang Piala Dunia 2026, striker Liverpool ini menyematkan bendera negara lain di atas lambang ikonik biru-kuning milik Swedia. Bendera tersebut adalah bendera Eritrea.&#13;
&#13;
1. Alasan Pamer Bendera Eritrea&#13;
&#13;
Meskipun lahir dan besar di Solna, sebuah wilayah di utara ibu kota Stockholm, Swedia, Isak tidak pernah melupakan akar budayanya. Kedua orangtua Isak merupakan imigran asal Eritrea (negara yang terletak di kawasan Afrika), yang memutuskan pindah ke Swedia demi kehidupan yang lebih baik.&#13;
&#13;
Dalam sebuah wawancara mendalam bersama legenda Inggris, Alan Shearer, Isak mengungkapkan betapa besarnya pengaruh lingkungan masa kecilnya terhadap identitas dirinya saat ini.&#13;
&#13;
&#13;
Alexander Isak @LFC&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun saya tumbuh besar di Swedia, di sana ada komunitas Eritrea yang sangat besar. Saya selalu berada di sekitar dan dibesarkan dalam lingkungan seperti itu. Saya memang sudah lama tidak berkunjung ke sana baru-baru ini, tetapi terakhir kali saya ke sana, itu adalah pengalaman yang sangat indah. Saya rasa mereka tidak memiliki terlalu banyak idola di dunia olahraga,&amp;quot; ungkap Isak, dikutip dari Give Me Sport, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ikatan emosional ini juga dibuktikannya saat perayaan Hari Kemerdekaan Eritrea yang ke-35 pada Mei 2026 lalu. Isak mengunggah pesan ucapan selamat dengan mengenakan jersi Timnas Eritrea. Negara yang berbatasan dengan Ethiopia, Sudan, dan Djibouti ini sendiri baru meraih kemerdekaannya dari Ethiopia pada tahun 1993 setelah perang pembebasan yang panjang.&#13;
&#13;
2. Alasan Memilih Swedia&#13;
&#13;
&#13;
Alexander Isak. (Foto: Instagram/alex_isak)&#13;
&#13;
&#13;
Isak sebenarnya memiliki kelayakan untuk membela Eritrea di level internasional, namun ia memilih memperkuat Swedia sejak di level pemuda hingga melakoni debut seniornya pada 2017. Pilihan ini cukup rasional mengingat timnas Eritrea telah absen dari kompetisi besar benua selama hampir dua dekade, termasuk tidak pernah tampil di Piala Afrika dalam kurun waktu tersebut.&#13;
&#13;
Kini, Isak fokus memimpin lini serang Swedia bersama kompatriotnya, Viktor Gyokeres. Usai bermain imbang 1-1 melawan Jepang di laga terakhir grup, Swedia kini harus bersiap menghadapi ujian berat melawan Prancis di babak 32 besar.&#13;
</description><content:encoded>BINTANG Tim Nasional (Timnas) Swedia, Alexander Isak, tengah menikmati debut manisnya di panggung Piala Dunia 2026. Penyerang yang memecahkan rekor transfer termahal di Inggris saat dipinang Liverpool tersebut tampil sangat impresif di fase grup dengan torehan satu gol dan tiga asis dari tiga laga.&#13;
&#13;
Catatan itu menjadikannya salah satu pemain dengan statistik performa terbaik di turnamen. Namun, selain performa apiknya di lapangan, ada detail unik dari penampilan Isak yang menarik perhatian para suporter.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bila melatih sepatu sebelah kanan yang dipakai Isak sepanjang Piala Dunia 2026, striker Liverpool ini menyematkan bendera negara lain di atas lambang ikonik biru-kuning milik Swedia. Bendera tersebut adalah bendera Eritrea.&#13;
&#13;
1. Alasan Pamer Bendera Eritrea&#13;
&#13;
Meskipun lahir dan besar di Solna, sebuah wilayah di utara ibu kota Stockholm, Swedia, Isak tidak pernah melupakan akar budayanya. Kedua orangtua Isak merupakan imigran asal Eritrea (negara yang terletak di kawasan Afrika), yang memutuskan pindah ke Swedia demi kehidupan yang lebih baik.&#13;
&#13;
Dalam sebuah wawancara mendalam bersama legenda Inggris, Alan Shearer, Isak mengungkapkan betapa besarnya pengaruh lingkungan masa kecilnya terhadap identitas dirinya saat ini.&#13;
&#13;
&#13;
Alexander Isak @LFC&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun saya tumbuh besar di Swedia, di sana ada komunitas Eritrea yang sangat besar. Saya selalu berada di sekitar dan dibesarkan dalam lingkungan seperti itu. Saya memang sudah lama tidak berkunjung ke sana baru-baru ini, tetapi terakhir kali saya ke sana, itu adalah pengalaman yang sangat indah. Saya rasa mereka tidak memiliki terlalu banyak idola di dunia olahraga,&amp;quot; ungkap Isak, dikutip dari Give Me Sport, Minggu (28/6/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ikatan emosional ini juga dibuktikannya saat perayaan Hari Kemerdekaan Eritrea yang ke-35 pada Mei 2026 lalu. Isak mengunggah pesan ucapan selamat dengan mengenakan jersi Timnas Eritrea. Negara yang berbatasan dengan Ethiopia, Sudan, dan Djibouti ini sendiri baru meraih kemerdekaannya dari Ethiopia pada tahun 1993 setelah perang pembebasan yang panjang.&#13;
&#13;
2. Alasan Memilih Swedia&#13;
&#13;
&#13;
Alexander Isak. (Foto: Instagram/alex_isak)&#13;
&#13;
&#13;
Isak sebenarnya memiliki kelayakan untuk membela Eritrea di level internasional, namun ia memilih memperkuat Swedia sejak di level pemuda hingga melakoni debut seniornya pada 2017. Pilihan ini cukup rasional mengingat timnas Eritrea telah absen dari kompetisi besar benua selama hampir dua dekade, termasuk tidak pernah tampil di Piala Afrika dalam kurun waktu tersebut.&#13;
&#13;
Kini, Isak fokus memimpin lini serang Swedia bersama kompatriotnya, Viktor Gyokeres. Usai bermain imbang 1-1 melawan Jepang di laga terakhir grup, Swedia kini harus bersiap menghadapi ujian berat melawan Prancis di babak 32 besar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
