<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komentator Dipecat Gara-Gara Tertukar Sebut Nama Tim di Piala Dunia 2026</title><description>Cimen beberapa kali salah menyebutkan Iran dan Selandia Baru saat mengomentari pertandingan tersebut.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/20/51/3225411/komentator-dipecat-gara-gara-tertukar-sebut-nama-tim-di-piala-dunia-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/06/20/51/3225411/komentator-dipecat-gara-gara-tertukar-sebut-nama-tim-di-piala-dunia-2026"/><item><title>Komentator Dipecat Gara-Gara Tertukar Sebut Nama Tim di Piala Dunia 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/20/51/3225411/komentator-dipecat-gara-gara-tertukar-sebut-nama-tim-di-piala-dunia-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/06/20/51/3225411/komentator-dipecat-gara-gara-tertukar-sebut-nama-tim-di-piala-dunia-2026</guid><pubDate>Sabtu 20 Juni 2026 00:06 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/19/51/3225411/piala_dunia-LCtg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komentator Dipecat Gara-Gara Tertukar Sebut Nama Tim di Piala Dunia 2026 (Ilustrasi/Dok FIFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/19/51/3225411/piala_dunia-LCtg_large.jpg</image><title>Komentator Dipecat Gara-Gara Tertukar Sebut Nama Tim di Piala Dunia 2026 (Ilustrasi/Dok FIFA)</title></images><description>JAKARTA - Komentator berpengalaman asal Turki, Murat Ekrem Cimen, dipecat saat pertandingan Piala Dunia 2026. Ia dipecat karena berulang kali tertukar menyebutkan nama tim, saat mengomentari pertandingan Timnas Iran vs Selandia beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Komentator Dipecat&#13;
&#13;
TRT, yang menyediakan liputan turnamen tersebut, mengumumkan bahwa komentator berpengalaman Murat Ekrem Cimen telah diskors untuk seluruh acara, lapor Sport Bible, Jumat (19/6/2026).&#13;
&#13;
Keputusan tersebut dianggap keras oleh banyak orang. Keputusan ini diambil setelah Cimen beberapa kali salah menyebutkan Iran dan Selandia Baru selama pertandingan imbang 2-2 di Stadion SoFi pada Selasa kemarin.&#13;
&#13;
Cuplikan kesalahan yang dilakukan Cimen muncul di media sosial. TRT mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi bahwa komentator berpengalaman tersebut telah dikeluarkan dari siaran setelah melakukan kesalahan yang &amp;quot;tidak dapat diterima menurut standar penyiaran TRT&amp;quot;.&#13;
&#13;
&#13;
Iran main Imbang Lawan Selandia Baru (Foto: X/@brfootball)&#13;
&#13;
&#13;
2. Kasus Kedua&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada Piala Dunia 2022, ada juga komentator yang dipecat TRT. Saat itu Alper Bakircigil mengomentari pertandingan antara Maroko dan Kanada.&#13;
&#13;
Ia dipecat pada pertengahan pertandingan. Dilaporkan, pemecatannya terjadi karena ia menyebutkan dua &amp;quot;kata terlarang&amp;quot; di babak pertama.&#13;
&#13;
Bakircigil menyebutkan nama Hakan Sukur, pencetak gol terbanyak Turki dan pemain yang mencetak gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia dengan tendangan 11 detik setelah dimulainya pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Korea Selatan.&#13;
&#13;
Sukur &amp;nbsp;pernah bermain untuk Galatasaray, Inter Milan, dan Blackburn Rovers. Ia mencetak 51 gol dalam 112 pertandingan untuk negaranya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun ia akhirnya menjadi sosok yang sangat kontroversial di Turki, sampai-sampai Bakircigil dipecat pada pertengahan pertandingan karena menyebut namanya.&#13;
&#13;
Melalui pernyataan di X, ia menulis: &amp;ldquo;Saya diputus hubungan dengan lembaga TRT, tempat saya bekerja dengan bangga selama bertahun-tahun, setelah kejadian yang terjadi hari ini. Perpisahan adalah bagian dari cinta. Semoga kita bertemu lagi. Selamat tinggal.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah pensiun, Sukur terjun ke dunia politik. Ia kemudian dituduh terlibat dalam terorisme dan upaya kudeta yang gagal terhadap pemerintah dari gerakan Fethullah Gulen.&#13;
&#13;
Ia membantah tuduhan tersebut tetapi asetnya disita dan menjadi subjek surat perintah penangkapan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komentator berpengalaman asal Turki, Murat Ekrem Cimen, dipecat saat pertandingan Piala Dunia 2026. Ia dipecat karena berulang kali tertukar menyebutkan nama tim, saat mengomentari pertandingan Timnas Iran vs Selandia beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Komentator Dipecat&#13;
&#13;
TRT, yang menyediakan liputan turnamen tersebut, mengumumkan bahwa komentator berpengalaman Murat Ekrem Cimen telah diskors untuk seluruh acara, lapor Sport Bible, Jumat (19/6/2026).&#13;
&#13;
Keputusan tersebut dianggap keras oleh banyak orang. Keputusan ini diambil setelah Cimen beberapa kali salah menyebutkan Iran dan Selandia Baru selama pertandingan imbang 2-2 di Stadion SoFi pada Selasa kemarin.&#13;
&#13;
Cuplikan kesalahan yang dilakukan Cimen muncul di media sosial. TRT mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi bahwa komentator berpengalaman tersebut telah dikeluarkan dari siaran setelah melakukan kesalahan yang &amp;quot;tidak dapat diterima menurut standar penyiaran TRT&amp;quot;.&#13;
&#13;
&#13;
Iran main Imbang Lawan Selandia Baru (Foto: X/@brfootball)&#13;
&#13;
&#13;
2. Kasus Kedua&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada Piala Dunia 2022, ada juga komentator yang dipecat TRT. Saat itu Alper Bakircigil mengomentari pertandingan antara Maroko dan Kanada.&#13;
&#13;
Ia dipecat pada pertengahan pertandingan. Dilaporkan, pemecatannya terjadi karena ia menyebutkan dua &amp;quot;kata terlarang&amp;quot; di babak pertama.&#13;
&#13;
Bakircigil menyebutkan nama Hakan Sukur, pencetak gol terbanyak Turki dan pemain yang mencetak gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia dengan tendangan 11 detik setelah dimulainya pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Korea Selatan.&#13;
&#13;
Sukur &amp;nbsp;pernah bermain untuk Galatasaray, Inter Milan, dan Blackburn Rovers. Ia mencetak 51 gol dalam 112 pertandingan untuk negaranya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun ia akhirnya menjadi sosok yang sangat kontroversial di Turki, sampai-sampai Bakircigil dipecat pada pertengahan pertandingan karena menyebut namanya.&#13;
&#13;
Melalui pernyataan di X, ia menulis: &amp;ldquo;Saya diputus hubungan dengan lembaga TRT, tempat saya bekerja dengan bangga selama bertahun-tahun, setelah kejadian yang terjadi hari ini. Perpisahan adalah bagian dari cinta. Semoga kita bertemu lagi. Selamat tinggal.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah pensiun, Sukur terjun ke dunia politik. Ia kemudian dituduh terlibat dalam terorisme dan upaya kudeta yang gagal terhadap pemerintah dari gerakan Fethullah Gulen.&#13;
&#13;
Ia membantah tuduhan tersebut tetapi asetnya disita dan menjadi subjek surat perintah penangkapan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
