<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Termasuk Shin Tae-yong, 8 Pelatih Pernah Mengasuh Persija Jakarta dan Timnas Indonesia</title><description>Selain Shin Tae-yong, ada delapan pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia dan Persija Jakarta.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/09/49/3223421/termasuk-shin-tae-yong-8-pelatih-pernah-mengasuh-persija-jakarta-dan-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/06/09/49/3223421/termasuk-shin-tae-yong-8-pelatih-pernah-mengasuh-persija-jakarta-dan-timnas-indonesia"/><item><title>Termasuk Shin Tae-yong, 8 Pelatih Pernah Mengasuh Persija Jakarta dan Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/09/49/3223421/termasuk-shin-tae-yong-8-pelatih-pernah-mengasuh-persija-jakarta-dan-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/06/09/49/3223421/termasuk-shin-tae-yong-8-pelatih-pernah-mengasuh-persija-jakarta-dan-timnas-indonesia</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2026 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/09/49/3223421/shin_tae_yong-T6HX_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Selain Shin Tae-yong, ada delapan pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia dan Persija Jakarta (Foto: Okezone/Aldhi Chandra Setiawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/09/49/3223421/shin_tae_yong-T6HX_large.jpeg</image><title>Selain Shin Tae-yong, ada delapan pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia dan Persija Jakarta (Foto: Okezone/Aldhi Chandra Setiawan)</title></images><description>TERMASUK Shin Tae-yong, ada delapan pelatih yang pernah mengasuh Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. Hal itu membuktikan kaitan erat antara klub dengan tim nasional.&#13;
&#13;
Shin resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija pada Senin 8 Juni 2026 siang WIB. Pria asal Korea Selatan itu diikat dengan kontrak selama tiga tahun.&#13;
&#13;
1. Ikatan Kedua Tim&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama Shin Tae-yong tentu lebih dikenal pencinta sepakbola Tanah Air sebagai pelatih Timnas Indonesia. Beragam catatan positif dibuatnya pada periode 2020-2025 kendati belum menyumbangkan trofi juara.&#13;
&#13;
Kehadiran Shin semakin menegaskan ikatan erat antara Persija dengan Timnas Indonesia. Sebelumnya, sudah ada delapan pelatih yang pernah menangani kedua kesebelasan dalam kurun waktu berbeda.&#13;
&#13;
2. Jejak Pelatih Persija Jakarta dan Timnas Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Shin mengikuti jejak Danurwindo dan Benny Dollo. Coach Danur mengarsiteki Timnas Indonesia pada 1992 baru ke Persija pada 2008-2009. Sedangkan, mendiang Bendol berkarya di tim nasional pada 2001 dan 2008-2010, baru ke klub pada 2013-2014).&#13;
&#13;
Sementara, sosok pertama yang pernah menangani kedua tim adalah Endang Witarsa. Legenda sepakbola Indonesia ini menjadi pelatih Persija di era perserikatan pada 1962-1967. Ia kemudian membesut Timnas Indonesia pada 1970, 1972-1973, dan 1981.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jejak Endang lalu diikuti oleh Sinyo Aliandoe. Ia menangani Persija pada 1973-1975. Tangan dinginnya baru dirasakan Timnas Indonesia pada 1985.&#13;
&#13;
Riwayat yang sama dimiliki Rahmad Darmawan. Pria asal Lampung itu menangani Persija dalam tiga kesempatan yakni 2005-2007, 2010-2011, 2014-2015. RD lalu naik kelas ke Timnas Indonesia pada 2013.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marek Janota tercatat sebagai pelatih asing pertama di Persija. Ia menangani klub itu pada 1977-1979 sebelum kemudian dicomot PSSI untuk mengasuh Timnas Indonesia pada 1979.&#13;
&#13;
Jejaknya diikuti Ivan Kolev yang lebih dulu melatih Persija pada 1999-2000. Pria asal Bulgaria itu lalu diminta mengasuh Timnas Indonesia pada 2002-2004 dan 2007, baru kembali lagi ke klub pada 2019.&#13;
</description><content:encoded>TERMASUK Shin Tae-yong, ada delapan pelatih yang pernah mengasuh Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. Hal itu membuktikan kaitan erat antara klub dengan tim nasional.&#13;
&#13;
Shin resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija pada Senin 8 Juni 2026 siang WIB. Pria asal Korea Selatan itu diikat dengan kontrak selama tiga tahun.&#13;
&#13;
1. Ikatan Kedua Tim&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama Shin Tae-yong tentu lebih dikenal pencinta sepakbola Tanah Air sebagai pelatih Timnas Indonesia. Beragam catatan positif dibuatnya pada periode 2020-2025 kendati belum menyumbangkan trofi juara.&#13;
&#13;
Kehadiran Shin semakin menegaskan ikatan erat antara Persija dengan Timnas Indonesia. Sebelumnya, sudah ada delapan pelatih yang pernah menangani kedua kesebelasan dalam kurun waktu berbeda.&#13;
&#13;
2. Jejak Pelatih Persija Jakarta dan Timnas Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Shin mengikuti jejak Danurwindo dan Benny Dollo. Coach Danur mengarsiteki Timnas Indonesia pada 1992 baru ke Persija pada 2008-2009. Sedangkan, mendiang Bendol berkarya di tim nasional pada 2001 dan 2008-2010, baru ke klub pada 2013-2014).&#13;
&#13;
Sementara, sosok pertama yang pernah menangani kedua tim adalah Endang Witarsa. Legenda sepakbola Indonesia ini menjadi pelatih Persija di era perserikatan pada 1962-1967. Ia kemudian membesut Timnas Indonesia pada 1970, 1972-1973, dan 1981.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jejak Endang lalu diikuti oleh Sinyo Aliandoe. Ia menangani Persija pada 1973-1975. Tangan dinginnya baru dirasakan Timnas Indonesia pada 1985.&#13;
&#13;
Riwayat yang sama dimiliki Rahmad Darmawan. Pria asal Lampung itu menangani Persija dalam tiga kesempatan yakni 2005-2007, 2010-2011, 2014-2015. RD lalu naik kelas ke Timnas Indonesia pada 2013.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marek Janota tercatat sebagai pelatih asing pertama di Persija. Ia menangani klub itu pada 1977-1979 sebelum kemudian dicomot PSSI untuk mengasuh Timnas Indonesia pada 1979.&#13;
&#13;
Jejaknya diikuti Ivan Kolev yang lebih dulu melatih Persija pada 1999-2000. Pria asal Bulgaria itu lalu diminta mengasuh Timnas Indonesia pada 2002-2004 dan 2007, baru kembali lagi ke klub pada 2019.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
