<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Timnas Indonesia yang Tak Pernah Menang Lawan Oman Selama 38 Tahun</title><description>Kisah Timnas Indonesia yang Tak Pernah Menang Lawan Oman Selama 38 Tahun&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/05/51/3222598/kisah-timnas-indonesia-yang-tak-pernah-menang-lawan-oman-selama-38-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/06/05/51/3222598/kisah-timnas-indonesia-yang-tak-pernah-menang-lawan-oman-selama-38-tahun"/><item><title>Kisah Timnas Indonesia yang Tak Pernah Menang Lawan Oman Selama 38 Tahun</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/05/51/3222598/kisah-timnas-indonesia-yang-tak-pernah-menang-lawan-oman-selama-38-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/06/05/51/3222598/kisah-timnas-indonesia-yang-tak-pernah-menang-lawan-oman-selama-38-tahun</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2026 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/04/51/3222598/timnas_indonesia-K7Tk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia siap lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/04/51/3222598/timnas_indonesia-K7Tk_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia siap lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</title></images><description>UJIAN berat sekaligus momentum bersejarah bagi Timnas Indonesia akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB. Dalam laga uji coba internasional resmi bertajuk FIFA Matchday periode Juni 2026 ini, Skuad Garuda asuhan John Herdman dijadwalkan menantang salah satu kekuatan Timur Tengah, Oman.&#13;
&#13;
Pertandingan ini membawa misi yang tidak mudah bagi Timnas Indonesia. Berdasarkan data sejarah, Timnas Indonesia dibayangi rekor buruk karena tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemenangan terakhir Skuad Garuda diraih pada masa lampau, tepatnya 18 Januari 1988, saat menggilas Oman 3-0 dalam turnamen King&amp;#39;s Cup di Thailand. Setahun sebelumnya pada 24 Februari 1987 di ajang yang sama, Timnas Indonesia juga sempat menekuk Oman dua gol tanpa balas.&#13;
&#13;
Namun setelah itu, dalam empat pertemuan berikutnya, Timnas Indonesia mengalami masa-masa sulit. Garuda berturut-turut kalah 0-1 pada laga persahabatan tahun 2007, bermain imbang 0-0 di Kualifikasi Piala Asia pada 2009, lalu takluk 1-2 di ajang serupa pada 2010.&#13;
&#13;
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 29 Mei 2021 dalam laga persahabatan, di mana Timnas Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 1-3.&#13;
&#13;
1. Siap Putus Kutukan demi Lonjakan Peringkat Dunia&#13;
&#13;
Laga malam nanti bukan sekadar urusan memutus kutukan sejarah, melainkan juga momentum emas untuk mendongkrak posisi Timnas Indonesia di panggung dunia. Saat ini, skuad Garuda berada di peringkat 122 dalam ranking FIFA per 1 April 2026. Di sisi lain, Oman bertengger di posisi yang jauh lebih superior, yakni peringkat 79, sementara calon lawan Indonesia berikutnya, Mozambik, berada di urutan 101.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Timnas Oman di laga uji coba Mei 2021 (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Perbedaan peringkat yang mencolok membuat kalkulasi poin yang dipertaruhkan menjadi sangat menarik. Mengingat status laga ini sebagai FIFA Matchday Tier 1, kemenangan atas tim dengan peringkat lebih tinggi seperti Oman menjanjikan suntikan poin yang masif bagi tim asuhan John Herdman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tambahan lebih dari enam poin jika berhasil menang tentu menjadi target buruan utama untuk mempercepat target besar PSSI dalam menembus peringkat 120 besar dunia dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Mewaspadai Senjata Rahasia Oman&#13;
&#13;
Mencuri kemenangan dari Oman menuntut kewaspadaan tingkat tinggi di lini belakang maupun lini depan Timnas Indonesia. Tim tamu datang dengan komposisi skuad terbaik mereka, termasuk deretan penyerang andalan yang berkarier di luar negeri dan menyandang status sebagai pemain termahal di kubu Oman.&#13;
&#13;
Sektor juru gedor ini menjadi perhatian khusus karena pergerakan tanpa bola mereka yang sangat cair dan efisien. Tim kepelatihan Timnas Indonesia setidaknya telah memetakan tiga aspek utama dari kekuatan Oman yang wajib diantisipasi sepanjang pertandingan.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Oman jelang lawan Timnas Indonesia. (Foto: Instagram/omanfa)&#13;
&#13;
&#13;
Pertama ada kelebihan postur tubuh para pemain depan Oman yang sangat unggul dalam duel-duel bola udara. Kedua adalah skema transisi positif yang sangat cepat dari mode bertahan ke menyerang milik lini tengah lawan.&#13;
&#13;
Terakhir yang ketiga, akurasi tinggi dari eksekusi tendangan bebas jarak dekat yang kerap menjadi senjata rahasia mereka untuk memecah kebuntuan.&#13;
&#13;
Menghadapi agresivitas tim tamu, John Herdman diprediksi akan menerapkan skema pertahanan rapat yang solid sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui kedua sektor sayap demi memberikan kejutan di hadapan puluhan ribu pendukung setia yang memadati SUGBK.&#13;
</description><content:encoded>UJIAN berat sekaligus momentum bersejarah bagi Timnas Indonesia akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB. Dalam laga uji coba internasional resmi bertajuk FIFA Matchday periode Juni 2026 ini, Skuad Garuda asuhan John Herdman dijadwalkan menantang salah satu kekuatan Timur Tengah, Oman.&#13;
&#13;
Pertandingan ini membawa misi yang tidak mudah bagi Timnas Indonesia. Berdasarkan data sejarah, Timnas Indonesia dibayangi rekor buruk karena tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemenangan terakhir Skuad Garuda diraih pada masa lampau, tepatnya 18 Januari 1988, saat menggilas Oman 3-0 dalam turnamen King&amp;#39;s Cup di Thailand. Setahun sebelumnya pada 24 Februari 1987 di ajang yang sama, Timnas Indonesia juga sempat menekuk Oman dua gol tanpa balas.&#13;
&#13;
Namun setelah itu, dalam empat pertemuan berikutnya, Timnas Indonesia mengalami masa-masa sulit. Garuda berturut-turut kalah 0-1 pada laga persahabatan tahun 2007, bermain imbang 0-0 di Kualifikasi Piala Asia pada 2009, lalu takluk 1-2 di ajang serupa pada 2010.&#13;
&#13;
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 29 Mei 2021 dalam laga persahabatan, di mana Timnas Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 1-3.&#13;
&#13;
1. Siap Putus Kutukan demi Lonjakan Peringkat Dunia&#13;
&#13;
Laga malam nanti bukan sekadar urusan memutus kutukan sejarah, melainkan juga momentum emas untuk mendongkrak posisi Timnas Indonesia di panggung dunia. Saat ini, skuad Garuda berada di peringkat 122 dalam ranking FIFA per 1 April 2026. Di sisi lain, Oman bertengger di posisi yang jauh lebih superior, yakni peringkat 79, sementara calon lawan Indonesia berikutnya, Mozambik, berada di urutan 101.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Timnas Oman di laga uji coba Mei 2021 (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Perbedaan peringkat yang mencolok membuat kalkulasi poin yang dipertaruhkan menjadi sangat menarik. Mengingat status laga ini sebagai FIFA Matchday Tier 1, kemenangan atas tim dengan peringkat lebih tinggi seperti Oman menjanjikan suntikan poin yang masif bagi tim asuhan John Herdman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tambahan lebih dari enam poin jika berhasil menang tentu menjadi target buruan utama untuk mempercepat target besar PSSI dalam menembus peringkat 120 besar dunia dalam waktu dekat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Mewaspadai Senjata Rahasia Oman&#13;
&#13;
Mencuri kemenangan dari Oman menuntut kewaspadaan tingkat tinggi di lini belakang maupun lini depan Timnas Indonesia. Tim tamu datang dengan komposisi skuad terbaik mereka, termasuk deretan penyerang andalan yang berkarier di luar negeri dan menyandang status sebagai pemain termahal di kubu Oman.&#13;
&#13;
Sektor juru gedor ini menjadi perhatian khusus karena pergerakan tanpa bola mereka yang sangat cair dan efisien. Tim kepelatihan Timnas Indonesia setidaknya telah memetakan tiga aspek utama dari kekuatan Oman yang wajib diantisipasi sepanjang pertandingan.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Oman jelang lawan Timnas Indonesia. (Foto: Instagram/omanfa)&#13;
&#13;
&#13;
Pertama ada kelebihan postur tubuh para pemain depan Oman yang sangat unggul dalam duel-duel bola udara. Kedua adalah skema transisi positif yang sangat cepat dari mode bertahan ke menyerang milik lini tengah lawan.&#13;
&#13;
Terakhir yang ketiga, akurasi tinggi dari eksekusi tendangan bebas jarak dekat yang kerap menjadi senjata rahasia mereka untuk memecah kebuntuan.&#13;
&#13;
Menghadapi agresivitas tim tamu, John Herdman diprediksi akan menerapkan skema pertahanan rapat yang solid sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui kedua sektor sayap demi memberikan kejutan di hadapan puluhan ribu pendukung setia yang memadati SUGBK.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
