<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Cetak Sejarah! Tim FA7 Indonesia Finis Runner-up di IFA7 World Championship 2026 Honduras</title><description>Tim FA7 Indonesia finis sebagai runner-up di IFA7 World Championship 2026 Honduras.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/02/51/3221964/indonesia-cetak-sejarah-tim-fa7-indonesia-finis-runner-up-di-ifa7-world-championship-2026-honduras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/06/02/51/3221964/indonesia-cetak-sejarah-tim-fa7-indonesia-finis-runner-up-di-ifa7-world-championship-2026-honduras"/><item><title>Indonesia Cetak Sejarah! Tim FA7 Indonesia Finis Runner-up di IFA7 World Championship 2026 Honduras</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/06/02/51/3221964/indonesia-cetak-sejarah-tim-fa7-indonesia-finis-runner-up-di-ifa7-world-championship-2026-honduras</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/06/02/51/3221964/indonesia-cetak-sejarah-tim-fa7-indonesia-finis-runner-up-di-ifa7-world-championship-2026-honduras</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2026 05:22 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/02/51/3221964/tim_fa7_indonesia_cetak_sejarah_dengan_jadi_runner_up_ifa7_world_championship_2026-l0wh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim FA7 Indonesia Cetak Sejarah dengan Jadi Runner-up IFA7 World Championship 2026. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/02/51/3221964/tim_fa7_indonesia_cetak_sejarah_dengan_jadi_runner_up_ifa7_world_championship_2026-l0wh_large.jpg</image><title>Tim FA7 Indonesia Cetak Sejarah dengan Jadi Runner-up IFA7 World Championship 2026. (Foto: Istimewa)</title></images><description>CERITA membanggakan datang dari Honduras, Tim Football Association (FA) 7 Indonesia menorehkan sejarah dengan menjadi runner-up di IFA7 World Championship 2026 Honduras. Tentunya pencapaian tim tersebut patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya.&#13;
&#13;
Tim FA Indonesia kalah 2-9 dari Honduras dalam laga final. Laga itu berlangsung di Stadion Estadio De La Villa Olimpica, Tegucigalpa, Honduras, Senin 1 Juni 2026.&#13;
&#13;
&#13;
Tim FA7 Indonesia finis runner-up di IFA7 World Championship 2026. (Foto: Istimewa)&#13;
&#13;
&#13;
1. Bersyukur Cetak Sejarah&#13;
&#13;
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, mengungkapkan rasa syukur&amp;nbsp;atas pencapaian bersejarah tersebut. Ia pun memberikan apresiasi perjuangan Tim FA7 Indonesia yang sangat luar biasa sepanjang turnamen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pencapaian Timnas Indonesia menjadi juara dua atau runner-up sudah sangat luar biasa di Piala Dunia IFA7 World Championship ini,&amp;quot; kata Raden Bambang dalam keterangan pers yang diterima Okezone.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berkat kasih karunia Tuhan, Bangsa Indonesia masih diberikan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
2. Hadiah bagi Masyarakat Indonesia&#13;
&#13;
Ia mengatakan keberhasilan menjadi runner-up ini menjadi persembahan spesial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pasalnya, pada Senin 1 Juni 2026 sedang memperingati Hari Lahir Pancasila.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami persembahkan kemenangan ini kepada Bangsa Indonesia sebagai hadiah Hari Lahir Pancasila yang tepat di hari ini, 1 Juni,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Bambang menegaskan komitmennya untuk membesarkan FA7 Indonesia hingga menjangkau seluruh daerah dari Aceh sampai Papua. Menurutnya, sepakbola tujuh pemain memiliki potensi besar berkembang karena tidak membutuhkan fasilitas seluas sepakbola konvensional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka,&amp;rdquo; tutup Raden Bambang.&#13;
</description><content:encoded>CERITA membanggakan datang dari Honduras, Tim Football Association (FA) 7 Indonesia menorehkan sejarah dengan menjadi runner-up di IFA7 World Championship 2026 Honduras. Tentunya pencapaian tim tersebut patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya.&#13;
&#13;
Tim FA Indonesia kalah 2-9 dari Honduras dalam laga final. Laga itu berlangsung di Stadion Estadio De La Villa Olimpica, Tegucigalpa, Honduras, Senin 1 Juni 2026.&#13;
&#13;
&#13;
Tim FA7 Indonesia finis runner-up di IFA7 World Championship 2026. (Foto: Istimewa)&#13;
&#13;
&#13;
1. Bersyukur Cetak Sejarah&#13;
&#13;
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, mengungkapkan rasa syukur&amp;nbsp;atas pencapaian bersejarah tersebut. Ia pun memberikan apresiasi perjuangan Tim FA7 Indonesia yang sangat luar biasa sepanjang turnamen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pencapaian Timnas Indonesia menjadi juara dua atau runner-up sudah sangat luar biasa di Piala Dunia IFA7 World Championship ini,&amp;quot; kata Raden Bambang dalam keterangan pers yang diterima Okezone.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berkat kasih karunia Tuhan, Bangsa Indonesia masih diberikan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
2. Hadiah bagi Masyarakat Indonesia&#13;
&#13;
Ia mengatakan keberhasilan menjadi runner-up ini menjadi persembahan spesial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pasalnya, pada Senin 1 Juni 2026 sedang memperingati Hari Lahir Pancasila.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami persembahkan kemenangan ini kepada Bangsa Indonesia sebagai hadiah Hari Lahir Pancasila yang tepat di hari ini, 1 Juni,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Bambang menegaskan komitmennya untuk membesarkan FA7 Indonesia hingga menjangkau seluruh daerah dari Aceh sampai Papua. Menurutnya, sepakbola tujuh pemain memiliki potensi besar berkembang karena tidak membutuhkan fasilitas seluas sepakbola konvensional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka,&amp;rdquo; tutup Raden Bambang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
