<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsenal Cetak Rekor Baru di Liga Champions Meski Kalah dari PSG</title><description>Arsenal mencetak rekor sebagai klub Liga Inggris dengan pendapatan terbesar dari Liga Champions.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221751/arsenal-cetak-rekor-baru-di-liga-champions-meski-kalah-dari-psg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221751/arsenal-cetak-rekor-baru-di-liga-champions-meski-kalah-dari-psg"/><item><title>Arsenal Cetak Rekor Baru di Liga Champions Meski Kalah dari PSG</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221751/arsenal-cetak-rekor-baru-di-liga-champions-meski-kalah-dari-psg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221751/arsenal-cetak-rekor-baru-di-liga-champions-meski-kalah-dari-psg</guid><pubDate>Minggu 31 Mei 2026 20:11 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/31/261/3221751/arsenal-Bd2n_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arsenal Cetak Rekor Baru di Liga Champions Meski Kalah dari PSG (Dok Arsenal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/31/261/3221751/arsenal-Bd2n_large.jpg</image><title>Arsenal Cetak Rekor Baru di Liga Champions Meski Kalah dari PSG (Dok Arsenal)</title></images><description>JAKARTA - Arsenal berhasil mencetak rekor baru Liga Champions bagi klub Inggris, meski dari PSG dalam pertandingan final yang berlangsung di &amp;nbsp;Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026).&#13;
&#13;
1. Kalah dari PSG&#13;
&#13;
The Gunners kalah 4-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di babak perpanjangan waktu. Dua pemain The Gunners, Eberechi Eze dan kemudian Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi penalti.&#13;
&#13;
Kai Havertz memberi mereka keunggulan di menit keenam setelah melepaskan tembakan melewati kiper PSG Matvey Safonov. Ousmane Dembele kemudian menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-65 setelah Cristian Mosquera melanggar Khvicha Kvaratskhelia.&#13;
&#13;
Para pemain Arsenal sangat terpukul setelah kalah dalam adu penalti. Namun, gelandang Declan Rice mengatakan bangga dengan timnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Musim yang luar biasa. Sungguh luar biasa. Saya tidak bisa cukup memuji semua orang,&amp;quot; katanya melansir Sportbible, Minggu (31/5/2026).&#13;
&#13;
2. Rekor Pendapatan di Liga Champions&#13;
&#13;
Meskipun kalah di Puskas Arena, Arsenal tidak pernah kalah dalam pertandingan normal sepanjang musim Liga Champions 2025-2026.&#13;
&#13;
Itu berarti, The Gunners mengumpulkan uang hadiah yang besar. Ini menjadi rekor untuk klub Inggris dalam sejarah kompetisi Liga Champions.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arsenal diproyeksikan telah memperoleh &amp;euro;143 juta ( &amp;pound;125 juta) atau sekitar Rp2,5 triliun dalam uang hadiah, menurut data &amp;nbsp;The Athletic.&#13;
&#13;
Angka tersebut sekitar &amp;pound;2 juta lebih rendah daripada pemenang PSG, yang mengantongi &amp;pound;5,7 juta untuk memenangkan final.&#13;
&#13;
Liverpool, meskipun kalah dari PSG di perempat final, diproyeksikan telah memperoleh jumlah uang hadiah tertinggi keempat yakni mencapai &amp;pound;95,3 juta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan semifinalis yaitu Atletico Madrid (&amp;pound;90,7 juta) dan Real Madrid (&amp;pound;90,1 juta).&#13;
&#13;
Di sisi lain, tim debutan Liga Champions, Kairat Almaty, diproyeksikan telah mengumpulkan &amp;pound;16,7 juta untuk perjalanan mereka di kompetisi ini.&#13;
&#13;
Angka-angka tersebut belum sepenuhnya akurat dan tidak akan diresmikan hingga UEFA merilis angka distribusinya pada akhir 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Arsenal berhasil mencetak rekor baru Liga Champions bagi klub Inggris, meski dari PSG dalam pertandingan final yang berlangsung di &amp;nbsp;Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026).&#13;
&#13;
1. Kalah dari PSG&#13;
&#13;
The Gunners kalah 4-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di babak perpanjangan waktu. Dua pemain The Gunners, Eberechi Eze dan kemudian Gabriel Magalhaes gagal mengeksekusi penalti.&#13;
&#13;
Kai Havertz memberi mereka keunggulan di menit keenam setelah melepaskan tembakan melewati kiper PSG Matvey Safonov. Ousmane Dembele kemudian menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-65 setelah Cristian Mosquera melanggar Khvicha Kvaratskhelia.&#13;
&#13;
Para pemain Arsenal sangat terpukul setelah kalah dalam adu penalti. Namun, gelandang Declan Rice mengatakan bangga dengan timnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Musim yang luar biasa. Sungguh luar biasa. Saya tidak bisa cukup memuji semua orang,&amp;quot; katanya melansir Sportbible, Minggu (31/5/2026).&#13;
&#13;
2. Rekor Pendapatan di Liga Champions&#13;
&#13;
Meskipun kalah di Puskas Arena, Arsenal tidak pernah kalah dalam pertandingan normal sepanjang musim Liga Champions 2025-2026.&#13;
&#13;
Itu berarti, The Gunners mengumpulkan uang hadiah yang besar. Ini menjadi rekor untuk klub Inggris dalam sejarah kompetisi Liga Champions.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arsenal diproyeksikan telah memperoleh &amp;euro;143 juta ( &amp;pound;125 juta) atau sekitar Rp2,5 triliun dalam uang hadiah, menurut data &amp;nbsp;The Athletic.&#13;
&#13;
Angka tersebut sekitar &amp;pound;2 juta lebih rendah daripada pemenang PSG, yang mengantongi &amp;pound;5,7 juta untuk memenangkan final.&#13;
&#13;
Liverpool, meskipun kalah dari PSG di perempat final, diproyeksikan telah memperoleh jumlah uang hadiah tertinggi keempat yakni mencapai &amp;pound;95,3 juta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan semifinalis yaitu Atletico Madrid (&amp;pound;90,7 juta) dan Real Madrid (&amp;pound;90,1 juta).&#13;
&#13;
Di sisi lain, tim debutan Liga Champions, Kairat Almaty, diproyeksikan telah mengumpulkan &amp;pound;16,7 juta untuk perjalanan mereka di kompetisi ini.&#13;
&#13;
Angka-angka tersebut belum sepenuhnya akurat dan tidak akan diresmikan hingga UEFA merilis angka distribusinya pada akhir 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
