<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsenal Kalah dari PSG di Final Liga Champions 2025-2026, Mikel Arteta: Kami Seharusnya Dapat Penalti!</title><description>Mikel Arteta merasa Arsenal seharusnya juga mendapat hadiah penalti saat melawan PSG di Final Liga Champions 2025-2026.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221662/arsenal-kalah-dari-psg-di-final-liga-champions-2025-2026-mikel-arteta-kami-seharusnya-dapat-penalti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221662/arsenal-kalah-dari-psg-di-final-liga-champions-2025-2026-mikel-arteta-kami-seharusnya-dapat-penalti"/><item><title>Arsenal Kalah dari PSG di Final Liga Champions 2025-2026, Mikel Arteta: Kami Seharusnya Dapat Penalti!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221662/arsenal-kalah-dari-psg-di-final-liga-champions-2025-2026-mikel-arteta-kami-seharusnya-dapat-penalti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/31/261/3221662/arsenal-kalah-dari-psg-di-final-liga-champions-2025-2026-mikel-arteta-kami-seharusnya-dapat-penalti</guid><pubDate>Minggu 31 Mei 2026 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/31/261/3221662/mikel_arteta_merasa_arsenal_seharusnya_juga_mendapat_hadiah_penalti_saat_melawan_psg_di_final_liga_champions_2025_2026-cM0d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mikel Arteta merasa Arsenal seharusnya juga mendapat hadiah penalti saat melawan PSG di Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/31/261/3221662/mikel_arteta_merasa_arsenal_seharusnya_juga_mendapat_hadiah_penalti_saat_melawan_psg_di_final_liga_champions_2025_2026-cM0d_large.jpg</image><title>Mikel Arteta merasa Arsenal seharusnya juga mendapat hadiah penalti saat melawan PSG di Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)</title></images><description>BUDAPEST &amp;ndash; Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyayangkan keputusan wasit pada laga final Liga Champions 2025-2026 kontra Paris Saint-Germain (PSG). Ia menilai seharusnya The Gunners juga mendapat hadiah penalti di extra time.&#13;
&#13;
Laga PSG vs Arsenal itu berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Saksikan tayangan ulangnya di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.&#13;
&#13;
1. Penalti&#13;
&#13;
&#13;
Kai Havertz cetak gol di laga PSG vs Arsenal pada Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)&#13;
&#13;
&#13;
Arsenal lebih dulu unggul lewat gol Kai Havertz di menit keenam. PSG langsung melancarkan serangan sporadis tapi baru bisa menyamakan skor di menit ke-64 via penalti Ousmane Dembele.&#13;
&#13;
Skor 1-1 itu bertahan hingga 90 menit. Duel dilanjutkan ke extra time tapi kedudukan tidak berubah. Saat adu penalti, PSG mampu mengungguli Arsenal 4-3!&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tapi, Arsenal merasa dirugikan. Mereka menilai sentuhan Nuno Mendes terhadap Noni Madueke di kotak terlarang pada babak tambahan, harusnya berbuah tendangan penalti dari wasit Daniel Siebert.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya menonton semua (jenis) penalti di kompetisi ini selama 72 jam untuk memahami apakah itu penalti atau tidak, dan itu seharusnya dengan mudah (dianggap layak) penalti,&amp;rdquo; sembur Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, dikutip Minggu (31/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Andai&#13;
&#13;
&#13;
Laga PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)&#13;
&#13;
&#13;
Pria asal Spanyol tersebut enggan berandai-andai apakah hasil akhir akan berubah jika Siebert menghadiahi penalti. Baginya, tugas Arsenal saat ini adalah meningkatkan beberapa aspek dalam permainan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika, jika, jika, bukan itu yang terjadi dan sudahlah. Kami harus lebih baik, meningkatkan diri, dan menemukan selisih-selisih yang membedakan, untuk mendapat hasil yang kami inginkan,&amp;rdquo; tutup Arteta.&#13;
&#13;
Ini merupakan kekalahan kedua bagi Arsenal di final Liga Champions. Mereka pun harus puas menjadi runner up, mengulangi hasil yang diraih angkatan Thierry Henry dan kawan-kawan pada 2005-2006.&#13;
&#13;
Sementara, PSG sukses merebut gelar juara back to back. Mereka mengikuti jejak Real Madrid sebagai kesebelasan yang mampu juara beruntun sejak format baru digunakan pada 1992-1993.&#13;
</description><content:encoded>BUDAPEST &amp;ndash; Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyayangkan keputusan wasit pada laga final Liga Champions 2025-2026 kontra Paris Saint-Germain (PSG). Ia menilai seharusnya The Gunners juga mendapat hadiah penalti di extra time.&#13;
&#13;
Laga PSG vs Arsenal itu berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Saksikan tayangan ulangnya di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.&#13;
&#13;
1. Penalti&#13;
&#13;
&#13;
Kai Havertz cetak gol di laga PSG vs Arsenal pada Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)&#13;
&#13;
&#13;
Arsenal lebih dulu unggul lewat gol Kai Havertz di menit keenam. PSG langsung melancarkan serangan sporadis tapi baru bisa menyamakan skor di menit ke-64 via penalti Ousmane Dembele.&#13;
&#13;
Skor 1-1 itu bertahan hingga 90 menit. Duel dilanjutkan ke extra time tapi kedudukan tidak berubah. Saat adu penalti, PSG mampu mengungguli Arsenal 4-3!&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tapi, Arsenal merasa dirugikan. Mereka menilai sentuhan Nuno Mendes terhadap Noni Madueke di kotak terlarang pada babak tambahan, harusnya berbuah tendangan penalti dari wasit Daniel Siebert.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya menonton semua (jenis) penalti di kompetisi ini selama 72 jam untuk memahami apakah itu penalti atau tidak, dan itu seharusnya dengan mudah (dianggap layak) penalti,&amp;rdquo; sembur Arteta, dikutip dari laman resmi Arsenal, dikutip Minggu (31/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Andai&#13;
&#13;
&#13;
Laga PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026 (Foto: Arsenal)&#13;
&#13;
&#13;
Pria asal Spanyol tersebut enggan berandai-andai apakah hasil akhir akan berubah jika Siebert menghadiahi penalti. Baginya, tugas Arsenal saat ini adalah meningkatkan beberapa aspek dalam permainan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika, jika, jika, bukan itu yang terjadi dan sudahlah. Kami harus lebih baik, meningkatkan diri, dan menemukan selisih-selisih yang membedakan, untuk mendapat hasil yang kami inginkan,&amp;rdquo; tutup Arteta.&#13;
&#13;
Ini merupakan kekalahan kedua bagi Arsenal di final Liga Champions. Mereka pun harus puas menjadi runner up, mengulangi hasil yang diraih angkatan Thierry Henry dan kawan-kawan pada 2005-2006.&#13;
&#13;
Sementara, PSG sukses merebut gelar juara back to back. Mereka mengikuti jejak Real Madrid sebagai kesebelasan yang mampu juara beruntun sejak format baru digunakan pada 1992-1993.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
