<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persib Bandung Bantah Tunggak Gaji Pemain Setelah Dilarang FIFA Daftarkan Pemain Baru</title><description>Persib Bandung terkena FIFA Registration Banned karena mendapat laporan dari eks pemain mereka Daisuke Sato.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/30/49/3221589/persib-bandung-bantah-tunggak-gaji-pemain-setelah-dilarang-fifa-daftarkan-pemain-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/30/49/3221589/persib-bandung-bantah-tunggak-gaji-pemain-setelah-dilarang-fifa-daftarkan-pemain-baru"/><item><title>Persib Bandung Bantah Tunggak Gaji Pemain Setelah Dilarang FIFA Daftarkan Pemain Baru</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/30/49/3221589/persib-bandung-bantah-tunggak-gaji-pemain-setelah-dilarang-fifa-daftarkan-pemain-baru</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/30/49/3221589/persib-bandung-bantah-tunggak-gaji-pemain-setelah-dilarang-fifa-daftarkan-pemain-baru</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2026 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/30/49/3221589/persib_bandung_memastikan_tidak_menunggak_gaji_pemain_setelah_terkena_sanksi_fifa_persibcoid-Q538_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persib Bandung memastikan tidak menunggak gaji pemain setelah terkena sanksi FIFA. (Foto: Persib.co.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/30/49/3221589/persib_bandung_memastikan_tidak_menunggak_gaji_pemain_setelah_terkena_sanksi_fifa_persibcoid-Q538_large.jpg</image><title>Persib Bandung memastikan tidak menunggak gaji pemain setelah terkena sanksi FIFA. (Foto: Persib.co.id)</title></images><description>PERSIB Bandung mendapat kabar kurang menggembirakan setelah&amp;nbsp;masuk dalam FIFA Registration Ban List atau daftar larangan mendaftarkan pemain baru. Sanksi tersebut muncul saat Persib Bandung baru saja menuntaskan musim dengan meraih gelar juara Liga Indonesia untuk ketiga kalinya beruntun.&#13;
&#13;
Nama Persib Bandung tercantum dalam daftar resmi FIFA yang memuat klub-klub yang sedang menjalani sanksi registrasi pemain. Dalam data tersebut, sanksi terhadap Persib Bandung mulai berlaku sejak Jumat 29 Mei 2026.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung dilarang FIFA mendaftarkan pemain baru. (Foto: Instagram/@liga1match)&#13;
&#13;
&#13;
1. Tak Ada Penjelasan Rinci dari FIFA&#13;
&#13;
FIFA tidak menjelaskan secara rinci pelanggaran yang menyebabkan Persib Bandung masuk dalam daftar tersebut. Namun, sanksi serupa umumnya berkaitan dengan sengketa kontrak, masalah administrasi, atau kewajiban keuangan yang belum diselesaikan.&#13;
&#13;
Dalam keterangan FIFA, status sanksi Persib tertulis &amp;#39;Until Lifted&amp;#39;. Itu artinya, larangan tersebut akan tetap berlaku hingga ada keputusan pencabutan setelah seluruh kewajiban yang dipersyaratkan diselesaikan.&#13;
&#13;
Kondisi itu membuat Persib Bandung untuk sementara tidak bisa mendaftarkan pemain baru untuk menghadapi musim kompetisi 2026-2027. Status tersebut baru dapat berubah setelah proses penyelesaian perkara dan administrasi rampung.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/xDKWdU094sc?si=YQmoxBf-2TKKRYCn&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Manajemen Persib Bandung bergerak cepat menanggapi munculnya nama klub dalam daftar sanksi FIFA tersebut. Mereka memastikan telah mengetahui perkara yang menjadi dasar keputusan sejak awal proses berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal,&amp;quot; jelas Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (30/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Masalah dengan Daisuke Sato&#13;
&#13;
Adhitia menjelaskan sanksi tersebut berasal dari satu perkara yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada 2023 silam. Menurutnya, kasus itu menjadi dasar keluarnya keputusan FIFA terhadap Persib.&#13;
&#13;
&#13;
Daisuke Sato saat membela Persib Bandung. (Foto: Instagram/@ @daisukesato11)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain PERSIB, Daisuke Sato, pada tahun 2023,&amp;quot; tambahnya dalam keterangan resmi klub.&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan perkara tersebut tidak berkaitan dengan tunggakan gaji pemain. Persib Bandung, kata Adhitia, tetap berkomitmen menjalankan seluruh kewajiban kontraktual sesuai regulasi yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,&amp;quot; jelas Adhitia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Saat ini, Persib Bandung tengah menyelesaikan seluruh kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan FIFA tersebut. Manajemen juga sedang menindaklanjuti berbagai proses administratif yang diperlukan agar sanksi dapat segera dicabut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan,&amp;quot; ucap Adhitia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PERSIB Bandung mendapat kabar kurang menggembirakan setelah&amp;nbsp;masuk dalam FIFA Registration Ban List atau daftar larangan mendaftarkan pemain baru. Sanksi tersebut muncul saat Persib Bandung baru saja menuntaskan musim dengan meraih gelar juara Liga Indonesia untuk ketiga kalinya beruntun.&#13;
&#13;
Nama Persib Bandung tercantum dalam daftar resmi FIFA yang memuat klub-klub yang sedang menjalani sanksi registrasi pemain. Dalam data tersebut, sanksi terhadap Persib Bandung mulai berlaku sejak Jumat 29 Mei 2026.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung dilarang FIFA mendaftarkan pemain baru. (Foto: Instagram/@liga1match)&#13;
&#13;
&#13;
1. Tak Ada Penjelasan Rinci dari FIFA&#13;
&#13;
FIFA tidak menjelaskan secara rinci pelanggaran yang menyebabkan Persib Bandung masuk dalam daftar tersebut. Namun, sanksi serupa umumnya berkaitan dengan sengketa kontrak, masalah administrasi, atau kewajiban keuangan yang belum diselesaikan.&#13;
&#13;
Dalam keterangan FIFA, status sanksi Persib tertulis &amp;#39;Until Lifted&amp;#39;. Itu artinya, larangan tersebut akan tetap berlaku hingga ada keputusan pencabutan setelah seluruh kewajiban yang dipersyaratkan diselesaikan.&#13;
&#13;
Kondisi itu membuat Persib Bandung untuk sementara tidak bisa mendaftarkan pemain baru untuk menghadapi musim kompetisi 2026-2027. Status tersebut baru dapat berubah setelah proses penyelesaian perkara dan administrasi rampung.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/xDKWdU094sc?si=YQmoxBf-2TKKRYCn&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Manajemen Persib Bandung bergerak cepat menanggapi munculnya nama klub dalam daftar sanksi FIFA tersebut. Mereka memastikan telah mengetahui perkara yang menjadi dasar keputusan sejak awal proses berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal,&amp;quot; jelas Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dikutip dari laman resmi klub pada Sabtu (30/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Masalah dengan Daisuke Sato&#13;
&#13;
Adhitia menjelaskan sanksi tersebut berasal dari satu perkara yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada 2023 silam. Menurutnya, kasus itu menjadi dasar keluarnya keputusan FIFA terhadap Persib.&#13;
&#13;
&#13;
Daisuke Sato saat membela Persib Bandung. (Foto: Instagram/@ @daisukesato11)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain PERSIB, Daisuke Sato, pada tahun 2023,&amp;quot; tambahnya dalam keterangan resmi klub.&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan perkara tersebut tidak berkaitan dengan tunggakan gaji pemain. Persib Bandung, kata Adhitia, tetap berkomitmen menjalankan seluruh kewajiban kontraktual sesuai regulasi yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,&amp;quot; jelas Adhitia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Saat ini, Persib Bandung tengah menyelesaikan seluruh kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan FIFA tersebut. Manajemen juga sedang menindaklanjuti berbagai proses administratif yang diperlukan agar sanksi dapat segera dicabut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan,&amp;quot; ucap Adhitia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
