<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus Harus Cuci Gudang Usai Gagal Lolos Liga Champions 2026-2027, Jual Kenan Yildiz?</title><description>Juventus harus cuci gudang usai gagal lolos Liga Champions 2026-2027.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/47/3221169/juventus-harus-cuci-gudang-usai-gagal-lolos-liga-champions-2026-2027-jual-kenan-yildiz</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/47/3221169/juventus-harus-cuci-gudang-usai-gagal-lolos-liga-champions-2026-2027-jual-kenan-yildiz"/><item><title>Juventus Harus Cuci Gudang Usai Gagal Lolos Liga Champions 2026-2027, Jual Kenan Yildiz?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/47/3221169/juventus-harus-cuci-gudang-usai-gagal-lolos-liga-champions-2026-2027-jual-kenan-yildiz</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/47/3221169/juventus-harus-cuci-gudang-usai-gagal-lolos-liga-champions-2026-2027-jual-kenan-yildiz</guid><pubDate>Jum'at 29 Mei 2026 03:33 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/28/47/3221169/juventus_harus_cuci_gudang_usai_gagal_lolos_liga_champions_2026_2027-2Reh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juventus harus cuci gudang usai gagal lolos Liga Champions 2026-2027 (Foto: Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/28/47/3221169/juventus_harus_cuci_gudang_usai_gagal_lolos_liga_champions_2026_2027-2Reh_large.jpg</image><title>Juventus harus cuci gudang usai gagal lolos Liga Champions 2026-2027 (Foto: Juventus)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; CEO Juventus, Damien Comolli, mengakui klubnya harus melakukan cuci gudang usai gagal lolos ke Liga Champions 2026-2027. Opsi pahit itu harus diambil demi menyeimbangkan neraca keuangan!&#13;
&#13;
Juventus finis posisi enam klasemen akhir Liga Italia 2025-2026. Mereka gagal memanfaatkan situasi gara-gara ditahan rival sekotanya Torino 2-2 pada giornata 38 pekan lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alhasil, Juventus hanya mengoleksi 69 poin dari 38 pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti harus gigit jari dan rela tampil di Liga Europa 2026-2027 bersama AC Milan yang finis di urutan lima.&#13;
&#13;
1. Hilang Puluhan Juta Euro&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil tersebut memastikan Juventus kehilangan pemasukan hingga puluhan juta Euro. Comolli mengatakan, kondisi itu memaksa mereka menjual sejumlah pemain alias cuci gudang.&#13;
&#13;
Hal itu dilakukan guna menyeimbangkan neraca keuangan. Padahal, Juventus tidak pernah memiliki rencana untuk melepas lebih banyak pemain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tanpa Liga Champions, kami mungkin harus menjual (pemain) lebih banyak dari yang kami rencanakan, untuk mendapat dana tambahan dan memangkas pengeluaran,&amp;rdquo; papar Comolli, dikutip dari cuitan Fabrizio Romano di akun X @FabrizioRomano, Jumat (29/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kenan Yildiz Dijual?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tentu, sejumlah pemain yang masih memiliki nilai jual tinggi, bisa dilego. Tapi, Comolli memastikan Juventus tidak bakal menguangkan Kenan Yildiz serta akan berusaha mempertahankan Dusan Vlahovic.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi, Kenan Yildiz tidak tersentuh. Dia adalah masa depan kami. Kami juga ingin mempertahankan Vlahovic dan melangkah maju bersama-sama,&amp;rdquo; tegas Comolli.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, kontrak Vlahovic akan habis pada 30 Juni 2026. Juventus tentu akan rugi kehilangan pemain asal Serbia itu kendati gajinya juga lumayan fantastis dan akan menggerogoti keuangan.&#13;
</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; CEO Juventus, Damien Comolli, mengakui klubnya harus melakukan cuci gudang usai gagal lolos ke Liga Champions 2026-2027. Opsi pahit itu harus diambil demi menyeimbangkan neraca keuangan!&#13;
&#13;
Juventus finis posisi enam klasemen akhir Liga Italia 2025-2026. Mereka gagal memanfaatkan situasi gara-gara ditahan rival sekotanya Torino 2-2 pada giornata 38 pekan lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alhasil, Juventus hanya mengoleksi 69 poin dari 38 pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti harus gigit jari dan rela tampil di Liga Europa 2026-2027 bersama AC Milan yang finis di urutan lima.&#13;
&#13;
1. Hilang Puluhan Juta Euro&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil tersebut memastikan Juventus kehilangan pemasukan hingga puluhan juta Euro. Comolli mengatakan, kondisi itu memaksa mereka menjual sejumlah pemain alias cuci gudang.&#13;
&#13;
Hal itu dilakukan guna menyeimbangkan neraca keuangan. Padahal, Juventus tidak pernah memiliki rencana untuk melepas lebih banyak pemain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tanpa Liga Champions, kami mungkin harus menjual (pemain) lebih banyak dari yang kami rencanakan, untuk mendapat dana tambahan dan memangkas pengeluaran,&amp;rdquo; papar Comolli, dikutip dari cuitan Fabrizio Romano di akun X @FabrizioRomano, Jumat (29/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kenan Yildiz Dijual?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tentu, sejumlah pemain yang masih memiliki nilai jual tinggi, bisa dilego. Tapi, Comolli memastikan Juventus tidak bakal menguangkan Kenan Yildiz serta akan berusaha mempertahankan Dusan Vlahovic.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi, Kenan Yildiz tidak tersentuh. Dia adalah masa depan kami. Kami juga ingin mempertahankan Vlahovic dan melangkah maju bersama-sama,&amp;rdquo; tegas Comolli.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, kontrak Vlahovic akan habis pada 30 Juni 2026. Juventus tentu akan rugi kehilangan pemain asal Serbia itu kendati gajinya juga lumayan fantastis dan akan menggerogoti keuangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
