<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Klub Eropa yang Pernah Juara Liga Champions Back To Back, PSG Selanjutnya?</title><description>PSG berdiri di ambang sejarah. Klub asal ibu kota Prancis itu berpeluang mengukir nama mereka dalam buku rekor sepak bola Eropa.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/261/3221426/8-klub-eropa-yang-pernah-juara-liga-champions-back-to-back-psg-selanjutnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/261/3221426/8-klub-eropa-yang-pernah-juara-liga-champions-back-to-back-psg-selanjutnya"/><item><title>8 Klub Eropa yang Pernah Juara Liga Champions Back To Back, PSG Selanjutnya?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/261/3221426/8-klub-eropa-yang-pernah-juara-liga-champions-back-to-back-psg-selanjutnya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/29/261/3221426/8-klub-eropa-yang-pernah-juara-liga-champions-back-to-back-psg-selanjutnya</guid><pubDate>Jum'at 29 Mei 2026 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dian AF</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/29/261/3221426/8_klub_eropa_yang_pernah_juara_liga_champions_back_to_back-KOxM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">8 Klub Eropa yang Pernah Juara Liga Champions Back To Back (Foto: Instagram/@championsleague)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/29/261/3221426/8_klub_eropa_yang_pernah_juara_liga_champions_back_to_back-KOxM_large.jpg</image><title>8 Klub Eropa yang Pernah Juara Liga Champions Back To Back (Foto: Instagram/@championsleague)</title></images><description>BUDAPEST - Paris Saint-Germain berdiri di ambang sejarah. Klub asal ibu kota Prancis itu berpeluang mengukir nama mereka dalam buku rekor sepak bola Eropa dengan menjuarai Liga Champions dua musim berturut-turut. Namun, seberapa besar peluang back to back tersebut?&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Catatan sejarah menunjukkan betapa langkanya pencapaian ini. Hanya segelintir klub yang berhasil mempertahankan mahkota Eropa, dan masing-masing meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Berikut daftar klub elite yang mampu back to back juara Liga Champions&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Real Madrid&#13;
&#13;
1955-56, 1956-57, 1957-58, 1958-59, 1959-60, 2015-16, 2016-17, 2017-18&#13;
Real Madrid menjadi legenda terbesar dalam kategori ini. Los Blancos memulai dominasi mereka dengan memenangkan lima Piala Eropa pertama secara beruntun dari 1956 hingga 1960.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di era Liga Champions modern, Los Blancos menjadi satu-satunya klub yang sukses mempertahankan gelar ketika mereka meraih tiga trofi berturut-turut dari 2016 hingga 2018 &amp;mdash; sebuah prestasi yang belum pernah diulangi siapa pun hingga kini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Benfica&#13;
&#13;
1960-61, 1961-62&#13;
Benfica kemudian menjadi tim pertama yang mengakhiri cengkeraman Real Madrid atas trofi tersebut, dengan meraih dua Piala Eropa berturut-turut pada 1961 dan 1962.&#13;
&#13;
3.Inter Milan&#13;
&#13;
1963-64, 1964-65&#13;
Diikuti Inter Milan yang menyusul jejak Benfica dengan dua gelar beruntun pada 1964-65.&#13;
&#13;
4. Ajax&#13;
&#13;
1970-71, 1971-72, 1972-73&#13;
Menyusul jejak Benfica dengan dua gelar beruntun pada 1964-65, kali ini giliran klub asal Belanda Ajax pimpinan Johan Cruyff mendominasi tiga musim berturut-turut dari 1971 hingga 1973.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Bayern Munich&#13;
&#13;
1973-74, 1974-75, 1975-76&#13;
Bayern Munich langsung mengambil alih tongkat estafet dari Ajax dengan tiga gelar berturut-turut dari 1974 hingga 1976, sebuah era keemasan sepak bola Jerman yang ditopang sosok legendaris seperti Franz Roth dan Gerd M&amp;uuml;ller.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Liverpool&#13;
&#13;
1976-77, 1977-78&#13;
Inggris kemudian tampil mengejutkan. Liverpool meraih dua gelar berturut-turut pada 1977 dan 1978, memicu era dominasi klub-klub Inggris di Eropa yang berlangsung hampir satu dekade penuh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
7. Nottingham Forest&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1978-79, 1979-80&#13;
Nottingham Forest di bawah asuhan Brian Clough turut menorehkan dua gelar berturut-turut pada 1979-80, bahkan setelah berhasil menyingkirkan Liverpool sang juara bertahan di babak pertama edisi 1979.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
8. AC Milan&#13;
&#13;
1988-89, 1989-90&#13;
Setelah lama tak ada klub yang mampu mempertahankan gelar, AC Milan akhirnya memecah kebuntuan di era akhir 1980-an dengan dua gelar beruntun pada 1989 dan 1990, diperkuat trio tangguh Ruud Gullit, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kini, giliran PSG mencoba menorehkan nama mereka. Performa PSG di Eropa kembali tampil garang musim ini, dan mereka akan menghadapi Arsenal di Budapest dengan kesempatan menciptakan sejarah baru mereka sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika berhasil menaklukkan Arsenal, PSG tidak hanya menggenggam dua gelar Liga Champions berturut-turut, tetapi juga resmi bergabung bersama nama-nama paling bersejarah dalam sepak bola Eropa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>BUDAPEST - Paris Saint-Germain berdiri di ambang sejarah. Klub asal ibu kota Prancis itu berpeluang mengukir nama mereka dalam buku rekor sepak bola Eropa dengan menjuarai Liga Champions dua musim berturut-turut. Namun, seberapa besar peluang back to back tersebut?&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Catatan sejarah menunjukkan betapa langkanya pencapaian ini. Hanya segelintir klub yang berhasil mempertahankan mahkota Eropa, dan masing-masing meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Berikut daftar klub elite yang mampu back to back juara Liga Champions&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Real Madrid&#13;
&#13;
1955-56, 1956-57, 1957-58, 1958-59, 1959-60, 2015-16, 2016-17, 2017-18&#13;
Real Madrid menjadi legenda terbesar dalam kategori ini. Los Blancos memulai dominasi mereka dengan memenangkan lima Piala Eropa pertama secara beruntun dari 1956 hingga 1960.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di era Liga Champions modern, Los Blancos menjadi satu-satunya klub yang sukses mempertahankan gelar ketika mereka meraih tiga trofi berturut-turut dari 2016 hingga 2018 &amp;mdash; sebuah prestasi yang belum pernah diulangi siapa pun hingga kini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Benfica&#13;
&#13;
1960-61, 1961-62&#13;
Benfica kemudian menjadi tim pertama yang mengakhiri cengkeraman Real Madrid atas trofi tersebut, dengan meraih dua Piala Eropa berturut-turut pada 1961 dan 1962.&#13;
&#13;
3.Inter Milan&#13;
&#13;
1963-64, 1964-65&#13;
Diikuti Inter Milan yang menyusul jejak Benfica dengan dua gelar beruntun pada 1964-65.&#13;
&#13;
4. Ajax&#13;
&#13;
1970-71, 1971-72, 1972-73&#13;
Menyusul jejak Benfica dengan dua gelar beruntun pada 1964-65, kali ini giliran klub asal Belanda Ajax pimpinan Johan Cruyff mendominasi tiga musim berturut-turut dari 1971 hingga 1973.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Bayern Munich&#13;
&#13;
1973-74, 1974-75, 1975-76&#13;
Bayern Munich langsung mengambil alih tongkat estafet dari Ajax dengan tiga gelar berturut-turut dari 1974 hingga 1976, sebuah era keemasan sepak bola Jerman yang ditopang sosok legendaris seperti Franz Roth dan Gerd M&amp;uuml;ller.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Liverpool&#13;
&#13;
1976-77, 1977-78&#13;
Inggris kemudian tampil mengejutkan. Liverpool meraih dua gelar berturut-turut pada 1977 dan 1978, memicu era dominasi klub-klub Inggris di Eropa yang berlangsung hampir satu dekade penuh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
7. Nottingham Forest&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1978-79, 1979-80&#13;
Nottingham Forest di bawah asuhan Brian Clough turut menorehkan dua gelar berturut-turut pada 1979-80, bahkan setelah berhasil menyingkirkan Liverpool sang juara bertahan di babak pertama edisi 1979.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
8. AC Milan&#13;
&#13;
1988-89, 1989-90&#13;
Setelah lama tak ada klub yang mampu mempertahankan gelar, AC Milan akhirnya memecah kebuntuan di era akhir 1980-an dengan dua gelar beruntun pada 1989 dan 1990, diperkuat trio tangguh Ruud Gullit, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kini, giliran PSG mencoba menorehkan nama mereka. Performa PSG di Eropa kembali tampil garang musim ini, dan mereka akan menghadapi Arsenal di Budapest dengan kesempatan menciptakan sejarah baru mereka sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jika berhasil menaklukkan Arsenal, PSG tidak hanya menggenggam dua gelar Liga Champions berturut-turut, tetapi juga resmi bergabung bersama nama-nama paling bersejarah dalam sepak bola Eropa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
