<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kata-Kata Emosional Pelatih Rayo Vallecano Usai Kalah dari Crystal Palace di Final Liga Konferensi Eropa</title><description>Pelatih Rayo Vallecano mengatakan yang menghancurkan hati adalah melihat orang-orang menangis dan itu benar-benar menghancurkan Anda.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221264/kata-kata-emosional-pelatih-rayo-vallecano-usai-kalah-dari-crystal-palace-di-final-liga-konferensi-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221264/kata-kata-emosional-pelatih-rayo-vallecano-usai-kalah-dari-crystal-palace-di-final-liga-konferensi-eropa"/><item><title>Kata-Kata Emosional Pelatih Rayo Vallecano Usai Kalah dari Crystal Palace di Final Liga Konferensi Eropa</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221264/kata-kata-emosional-pelatih-rayo-vallecano-usai-kalah-dari-crystal-palace-di-final-liga-konferensi-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221264/kata-kata-emosional-pelatih-rayo-vallecano-usai-kalah-dari-crystal-palace-di-final-liga-konferensi-eropa</guid><pubDate>Kamis 28 Mei 2026 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/28/51/3221264/rayo_vallecano-nEoO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kata-Kata Emosional Pelatih Rayo Vallecano Usai Kalah dari Crystal Palace di Final Liga Konferensi Eropa (Instagram/@rayovallecano)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/28/51/3221264/rayo_vallecano-nEoO_large.jpg</image><title>Kata-Kata Emosional Pelatih Rayo Vallecano Usai Kalah dari Crystal Palace di Final Liga Konferensi Eropa (Instagram/@rayovallecano)</title></images><description>JAKARTA - Rayo Vallecano harus merelakan gelar juara Liga Konferensi Eropa 2025-2026 ke wakil Inggris Crystal Palace. Sang manajer, Inigo Perez, tampak emosional seusai laga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Kata-Kata Emosional Pelatih Rayo Vallecano&#13;
&#13;
Perasaannya campur aduk usai kalah di laga puncak. Diketahui, Crystal Palace meraih gelar Liga Konferensi Eropa 2025-2026 setelah menang 1-0 atas Rayo Vallecano. Gol tunggal Jean-Philippe Mateta menjadi pembeda dalam laga pamungkas itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah masa-masa sulit bagi semua orang. Kita hanya harus melewatinya sebisa mungkin,&amp;rdquo; katanya, melansir Football Espana, Kamis (28/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia merasa hatinya hancur melihat tangisan seusai laga. Momen bahagia yang dinantikan jika memenangi laga justru berubah menjadi kesedihan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Begitulah yang terjadi ketika Anda kalah. Terutama ketika Anda sudah sangat dekat. Yang menghancurkan hati adalah melihat orang-orang menangis. Itu benar-benar menghancurkan Anda. Anda merasakan kesedihan dan frustrasi atas kekalahan, ledakan kebahagiaan yang seharusnya terjadi jika Anda menang, dan itu membuat Anda frustrasi,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, ia memuj reaksi para penggemar. Mereka tetap memberikan semangat kepada anak asuh Inigo Perez.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meskipun kalah, para penggemar Rayo Vallecano membentangkan spanduk bertuliskan &amp;quot;Kemenangan terbesar adalah bersama kalian dalam kekalahan&amp;quot; setelah peluit akhir. Mereka melakukan yang terbaik untuk menyemangati para pemain mereka setelah pertandingan.&#13;
&#13;
2. Crystal Palace Pantas Menang&#13;
&#13;
Manajer Rayo Vallecano bersikap lapang dada dalam kekalahan. Ia pun mengapresiasi permainan lawan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan pertandingan yang kami bayangkan, yang ada di benak kami. Tapi saya lebih suka berpikir bahwa itu bukan karena kami, tetapi karena mereka lebih baik. Mereka pantas menang,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka lebih nyaman, mereka lebih masuk ke dalam permainan. Kemudian mereka memiliki momen di mana mereka mencetak gol, dan mereka memiliki beberapa peluang bagus,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Rayo Vallecano harus merelakan gelar juara Liga Konferensi Eropa 2025-2026 ke wakil Inggris Crystal Palace. Sang manajer, Inigo Perez, tampak emosional seusai laga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Kata-Kata Emosional Pelatih Rayo Vallecano&#13;
&#13;
Perasaannya campur aduk usai kalah di laga puncak. Diketahui, Crystal Palace meraih gelar Liga Konferensi Eropa 2025-2026 setelah menang 1-0 atas Rayo Vallecano. Gol tunggal Jean-Philippe Mateta menjadi pembeda dalam laga pamungkas itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah masa-masa sulit bagi semua orang. Kita hanya harus melewatinya sebisa mungkin,&amp;rdquo; katanya, melansir Football Espana, Kamis (28/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia merasa hatinya hancur melihat tangisan seusai laga. Momen bahagia yang dinantikan jika memenangi laga justru berubah menjadi kesedihan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Begitulah yang terjadi ketika Anda kalah. Terutama ketika Anda sudah sangat dekat. Yang menghancurkan hati adalah melihat orang-orang menangis. Itu benar-benar menghancurkan Anda. Anda merasakan kesedihan dan frustrasi atas kekalahan, ledakan kebahagiaan yang seharusnya terjadi jika Anda menang, dan itu membuat Anda frustrasi,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, ia memuj reaksi para penggemar. Mereka tetap memberikan semangat kepada anak asuh Inigo Perez.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meskipun kalah, para penggemar Rayo Vallecano membentangkan spanduk bertuliskan &amp;quot;Kemenangan terbesar adalah bersama kalian dalam kekalahan&amp;quot; setelah peluit akhir. Mereka melakukan yang terbaik untuk menyemangati para pemain mereka setelah pertandingan.&#13;
&#13;
2. Crystal Palace Pantas Menang&#13;
&#13;
Manajer Rayo Vallecano bersikap lapang dada dalam kekalahan. Ia pun mengapresiasi permainan lawan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan pertandingan yang kami bayangkan, yang ada di benak kami. Tapi saya lebih suka berpikir bahwa itu bukan karena kami, tetapi karena mereka lebih baik. Mereka pantas menang,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka lebih nyaman, mereka lebih masuk ke dalam permainan. Kemudian mereka memiliki momen di mana mereka mencetak gol, dan mereka memiliki beberapa peluang bagus,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
