<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Mozambik: Tim Afrika yang Akan Uji Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026</title><description>Mozambik, yang berjuluk Os Mambas, adalah tim nasional dari negara Afrika bagian timur yang tergabung dalam konfederasi CAF.&#13;
&#13;
 &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221179/profil-mozambik-tim-afrika-yang-akan-uji-kekuatan-timnas-indonesia-di-fifa-matchday-juni-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221179/profil-mozambik-tim-afrika-yang-akan-uji-kekuatan-timnas-indonesia-di-fifa-matchday-juni-2026"/><item><title>Profil Mozambik: Tim Afrika yang Akan Uji Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221179/profil-mozambik-tim-afrika-yang-akan-uji-kekuatan-timnas-indonesia-di-fifa-matchday-juni-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/28/51/3221179/profil-mozambik-tim-afrika-yang-akan-uji-kekuatan-timnas-indonesia-di-fifa-matchday-juni-2026</guid><pubDate>Kamis 28 Mei 2026 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Dian AF</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/28/51/3221179/profil_timnas_mozambik_jelang_fifa_matchday_2026-4T0g_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profil Timnas Mozambik jelang FIFA Matchday 2026 (Foto:X/FIndonesiaa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/28/51/3221179/profil_timnas_mozambik_jelang_fifa_matchday_2026-4T0g_large.jpg</image><title>Profil Timnas Mozambik jelang FIFA Matchday 2026 (Foto:X/FIndonesiaa)</title></images><description>TIMNAS Indonesia akan menghadapi lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata di FIFA Matchday Juni 2026. Setelah menjamu Oman pada 5 Juni, skuad Garuda asuhan John Herdman akan berhadapan dengan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 9 Juni 2026 pukul 20.00 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mozambik, yang berjuluk Os Mambas, adalah tim nasional dari negara Afrika bagian timur yang tergabung dalam konfederasi CAF. Saat ini mereka menempati peringkat 101 FIFA dengan 1.224,31 poin, unggul jauh 21 tingkat atas Indonesia yang berada di urutan 122 dengan 1.147,31 poin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski tidak sedang berada di posisi terbaik mereka (sempat menembus peringkat ke-96 pada periode November 2024 &amp;ndash; April 2025), jarak peringkat yang cukup signifikan ini menjadikan kemenangan atas Mozambik berpotensi mendongkrak poin FIFA Indonesia sebesar 5,76 poin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Didominasi Pemain Abroad Berbasis Eropa&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kekuatan utama Mozambik terletak pada pemain-pemain yang berkarier di luar negeri, khususnya tim elite Eropa. Dari 28 pemain yang biasa dipanggil Os Mambas, 18 di antaranya bermain di luar negeri dengan tujuh nama berkarier di Liga Portugal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sosok paling berbahaya adalah Geny Catamo, winger berusia 25 tahun milik Sporting CP. Pemain dengan nilai pasar Rp347 miliar per Mei 2026 ini sudah menorehkan 15 gol dari 42 caps bersama tim nasional. Di musim 2025/2026 bersama Sporting, ia mencetak 8 gol dan 5 assist dari 45 penampilan di semua kompetisi, termasuk Liga Champions.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di lini pertahanan, nama Reinildo Mandava patut diwaspadai. Bek serbabisa berusia 32 tahun ini tercatat pernah membela klub-klub elite seperti Lille OSC dan Atletico Madrid, dan kini memperkuat Sunderland di Liga Inggris dengan nilai pasar Rp86 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nama lainnya adalah Bruno Langa (bek kiri Estrela Amadora, nilai pasar Rp17 miliar) yang sudah mengumpulkan 37 caps, serta gelandang bertahan Ricardo Guima (Zira FC Azerbaijan, Rp8 miliar) dan winger Witiness Chimoio alias Witi (CD Nacional, Rp8 miliar) yang memiliki 45 caps.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Skuad Mozambik Tanpa Pemain Bintang&#13;
&#13;
Menariknya, untuk laga melawan Indonesia pelatih Chiquinho Conde tidak memanggil sejumlah pemain andalannya.&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Timnas Mozambik Di FIFA Matchday 2026 (Foto:x/@FIndonesiaa)&#13;
&#13;
&#13;
Dari 25 nama yang dibawa ke Jakarta, mayoritas adalah pemain yang bermain di liga lokal Mozambik. Catamo, Reinildo Mandava, Bruno Langa, Mexer, Diogo Calila, dan Witi tidak masuk daftar panggilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mozambik dilatih Chiquinho Conde, juru taktik berusia 60 tahun yang sudah menjabat sejak pertengahan 2021. Dari 45 laga yang ia pimpin, catatan Conde adalah 16 menang, 9 imbang, dan 20 kalah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia yang diperkuat amunisi penuh. John Herdman telah memanggil 44 pemain, termasuk Jay Idzes (Sassuolo), Kevin Diks (Borussia M&amp;ouml;nchengladbach), Calvin Verdonk (LOSC Lille), dan Ole Romeny (Oxford United).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TIMNAS Indonesia akan menghadapi lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata di FIFA Matchday Juni 2026. Setelah menjamu Oman pada 5 Juni, skuad Garuda asuhan John Herdman akan berhadapan dengan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 9 Juni 2026 pukul 20.00 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mozambik, yang berjuluk Os Mambas, adalah tim nasional dari negara Afrika bagian timur yang tergabung dalam konfederasi CAF. Saat ini mereka menempati peringkat 101 FIFA dengan 1.224,31 poin, unggul jauh 21 tingkat atas Indonesia yang berada di urutan 122 dengan 1.147,31 poin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski tidak sedang berada di posisi terbaik mereka (sempat menembus peringkat ke-96 pada periode November 2024 &amp;ndash; April 2025), jarak peringkat yang cukup signifikan ini menjadikan kemenangan atas Mozambik berpotensi mendongkrak poin FIFA Indonesia sebesar 5,76 poin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Didominasi Pemain Abroad Berbasis Eropa&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kekuatan utama Mozambik terletak pada pemain-pemain yang berkarier di luar negeri, khususnya tim elite Eropa. Dari 28 pemain yang biasa dipanggil Os Mambas, 18 di antaranya bermain di luar negeri dengan tujuh nama berkarier di Liga Portugal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sosok paling berbahaya adalah Geny Catamo, winger berusia 25 tahun milik Sporting CP. Pemain dengan nilai pasar Rp347 miliar per Mei 2026 ini sudah menorehkan 15 gol dari 42 caps bersama tim nasional. Di musim 2025/2026 bersama Sporting, ia mencetak 8 gol dan 5 assist dari 45 penampilan di semua kompetisi, termasuk Liga Champions.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di lini pertahanan, nama Reinildo Mandava patut diwaspadai. Bek serbabisa berusia 32 tahun ini tercatat pernah membela klub-klub elite seperti Lille OSC dan Atletico Madrid, dan kini memperkuat Sunderland di Liga Inggris dengan nilai pasar Rp86 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nama lainnya adalah Bruno Langa (bek kiri Estrela Amadora, nilai pasar Rp17 miliar) yang sudah mengumpulkan 37 caps, serta gelandang bertahan Ricardo Guima (Zira FC Azerbaijan, Rp8 miliar) dan winger Witiness Chimoio alias Witi (CD Nacional, Rp8 miliar) yang memiliki 45 caps.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Skuad Mozambik Tanpa Pemain Bintang&#13;
&#13;
Menariknya, untuk laga melawan Indonesia pelatih Chiquinho Conde tidak memanggil sejumlah pemain andalannya.&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Timnas Mozambik Di FIFA Matchday 2026 (Foto:x/@FIndonesiaa)&#13;
&#13;
&#13;
Dari 25 nama yang dibawa ke Jakarta, mayoritas adalah pemain yang bermain di liga lokal Mozambik. Catamo, Reinildo Mandava, Bruno Langa, Mexer, Diogo Calila, dan Witi tidak masuk daftar panggilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mozambik dilatih Chiquinho Conde, juru taktik berusia 60 tahun yang sudah menjabat sejak pertengahan 2021. Dari 45 laga yang ia pimpin, catatan Conde adalah 16 menang, 9 imbang, dan 20 kalah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia yang diperkuat amunisi penuh. John Herdman telah memanggil 44 pemain, termasuk Jay Idzes (Sassuolo), Kevin Diks (Borussia M&amp;ouml;nchengladbach), Calvin Verdonk (LOSC Lille), dan Ole Romeny (Oxford United).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
