<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Klub Blak-blakan Penyebab Como 1907 Tidak Rekrut Pemain Indonesia</title><description>Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, blak-blakan ungkap penyebab klubnya tidak merekrut pemain Indonesia.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/27/47/3221077/presiden-klub-blak-blakan-penyebab-como-1907-tidak-rekrut-pemain-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/27/47/3221077/presiden-klub-blak-blakan-penyebab-como-1907-tidak-rekrut-pemain-indonesia"/><item><title>Presiden Klub Blak-blakan Penyebab Como 1907 Tidak Rekrut Pemain Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/27/47/3221077/presiden-klub-blak-blakan-penyebab-como-1907-tidak-rekrut-pemain-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/27/47/3221077/presiden-klub-blak-blakan-penyebab-como-1907-tidak-rekrut-pemain-indonesia</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2026 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/27/47/3221077/presiden_como_1907_mirwan_suwarso_blak_blakan_ungkap_penyebab_klubnya_tidak_merekrut_pemain_indonesia-z0Ai_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, blak-blakan ungkap penyebab klubnya tidak merekrut pemain Indonesia (Foto: Instagram/@comofootball)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/27/47/3221077/presiden_como_1907_mirwan_suwarso_blak_blakan_ungkap_penyebab_klubnya_tidak_merekrut_pemain_indonesia-z0Ai_large.jpg</image><title>Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, blak-blakan ungkap penyebab klubnya tidak merekrut pemain Indonesia (Foto: Instagram/@comofootball)</title></images><description>COMO &amp;ndash; Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, angkat bicara mengenai alasan tidak merekrut pemain Timnas Indonesia atau yang berasal dari Indonesia. Hal itu ternyata berkaitan dengan regulasi di Italia.&#13;
&#13;
Como 1907 tengah jadi sorotan. Tidak hanya berhasil merajut mimpi menembus Liga Champions 2026-2027. Tapi, klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia tersebut dimiliki oleh orang Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ya, saham mayoritas Como 1907 dipegang oleh Djarum Group. Merekalah yang menyulap klub tersebut dari kontestan Serie D dan terancam bangkrut, hingga kini berkibar di Serie A.&#13;
&#13;
1. Tidak Rekrut Pemain Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, penggemar sepakbola heran mengapa Como 1907 tidak merekrut pemain lokal atau diaspora dari Indonesia. Hal serupa dilakukan Oxford United dan FCV Dender.&#13;
&#13;
Mirwan angkat bicara mengenai keheranan tersebut. Ia menuturkan, Serie A Italia memiliki aturan ketat soal pemain non Uni Eropa, di mana setiap klub hanya diizinkan memiliki dua orang!&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Italia itu hanya boleh ada dua pemain non Eropa. Bukan hanya di tim utama tapi sampai paling bawah. Jadi kalau ambil pemain usia 16 tahun, di tim senior jatahnya tinggal satu,&amp;rdquo; kata Mirwan dalam video di kanal Youtube Helmy Yahya, dikutip Rabu (27/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jatah yang tersisa untuk slot non-EU biasanya diisi pemain Brasil, Argentina, Uruguay, atau Afrika yang secara pengalaman sudah terbukti,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Staf Orang Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Walau jarang memberi kesempatan, bukan berarti Como 1907 sepenuhnya melupakan Indonesia. Mirwan menuturkan, klubnya pernah mempekerjakan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai asisten pelatih.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami lebih memilih untuk memberikan banyak kesempatan pada pelatih dan analis. Ada salah satu analis kami orang Indonesia, anak (orang) Bandung,&amp;rdquo; kata Mirwan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kurniawan juga pernah jadi asisten pelatih di sini. Dari tim media sosial dan tim produksi juga banyak dari Indonesia, kurang lebih ada 11 orang anak Indonesia yang saat ini berada dalam tubuh tim,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Bahkan, dalam skuad Como 1907, ada satu pemain Timnas Indonesia yakni Emil Audero. Kendati begitu, ia terdaftar sebagai pemain homegrown karena dibesarkan oleh akademi Juventus.&#13;
</description><content:encoded>COMO &amp;ndash; Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, angkat bicara mengenai alasan tidak merekrut pemain Timnas Indonesia atau yang berasal dari Indonesia. Hal itu ternyata berkaitan dengan regulasi di Italia.&#13;
&#13;
Como 1907 tengah jadi sorotan. Tidak hanya berhasil merajut mimpi menembus Liga Champions 2026-2027. Tapi, klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia tersebut dimiliki oleh orang Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ya, saham mayoritas Como 1907 dipegang oleh Djarum Group. Merekalah yang menyulap klub tersebut dari kontestan Serie D dan terancam bangkrut, hingga kini berkibar di Serie A.&#13;
&#13;
1. Tidak Rekrut Pemain Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati begitu, penggemar sepakbola heran mengapa Como 1907 tidak merekrut pemain lokal atau diaspora dari Indonesia. Hal serupa dilakukan Oxford United dan FCV Dender.&#13;
&#13;
Mirwan angkat bicara mengenai keheranan tersebut. Ia menuturkan, Serie A Italia memiliki aturan ketat soal pemain non Uni Eropa, di mana setiap klub hanya diizinkan memiliki dua orang!&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Italia itu hanya boleh ada dua pemain non Eropa. Bukan hanya di tim utama tapi sampai paling bawah. Jadi kalau ambil pemain usia 16 tahun, di tim senior jatahnya tinggal satu,&amp;rdquo; kata Mirwan dalam video di kanal Youtube Helmy Yahya, dikutip Rabu (27/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jatah yang tersisa untuk slot non-EU biasanya diisi pemain Brasil, Argentina, Uruguay, atau Afrika yang secara pengalaman sudah terbukti,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Staf Orang Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Walau jarang memberi kesempatan, bukan berarti Como 1907 sepenuhnya melupakan Indonesia. Mirwan menuturkan, klubnya pernah mempekerjakan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai asisten pelatih.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami lebih memilih untuk memberikan banyak kesempatan pada pelatih dan analis. Ada salah satu analis kami orang Indonesia, anak (orang) Bandung,&amp;rdquo; kata Mirwan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kurniawan juga pernah jadi asisten pelatih di sini. Dari tim media sosial dan tim produksi juga banyak dari Indonesia, kurang lebih ada 11 orang anak Indonesia yang saat ini berada dalam tubuh tim,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Bahkan, dalam skuad Como 1907, ada satu pemain Timnas Indonesia yakni Emil Audero. Kendati begitu, ia terdaftar sebagai pemain homegrown karena dibesarkan oleh akademi Juventus.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
