<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bintang Muda Sepakbola Putri Bersinar di 2 Kota</title><description>Bintang-bintang muda sepakbola putri bersinar di dua kota.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/25/51/3220705/bintang-muda-sepakbola-putri-bersinar-di-2-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/25/51/3220705/bintang-muda-sepakbola-putri-bersinar-di-2-kota"/><item><title>Bintang Muda Sepakbola Putri Bersinar di 2 Kota</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/25/51/3220705/bintang-muda-sepakbola-putri-bersinar-di-2-kota</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/25/51/3220705/bintang-muda-sepakbola-putri-bersinar-di-2-kota</guid><pubDate>Senin 25 Mei 2026 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/25/51/3220705/bintang_bintang_muda_sepakbola_putri_bersinar_di_dua_kota-UyIS_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bintang-bintang muda sepakbola putri bersinar di dua kota (Foto: Dok. Soccer Challenge)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/25/51/3220705/bintang_bintang_muda_sepakbola_putri_bersinar_di_dua_kota-UyIS_large.jpeg</image><title>Bintang-bintang muda sepakbola putri bersinar di dua kota (Foto: Dok. Soccer Challenge)</title></images><description>TURNAMEN sepakbola putri usia muda bertajuk MilkLife Soccer Challenge Kudus dan Malang Seri 2 2025 - 2026 berjalan sukses. Hal tersebut telah mencapai partai puncak usai melewati serangkaian laga yang kompetitif.&#13;
&#13;
Di Kudus, MI NU Baitul Mukminin (KU 10) dan SDN Jambean 02 Pati (KU 12) menaklukkan lawan-lawan tangguhnya demi meraih gelar juara. Sementara di Malang, SDN Lowokwaru 3 tampil gemilang dengan memastikan gelar juara di KU 10, sedangkan SDN Tulungrejo 02 sukses menjadi yang terbaik di kategori KU 12.&#13;
&#13;
1. Komitmen Berkelanjutan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan, ajang itu merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membangun ekosistem sepakbola putri Indonesia sejak usia dini. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci penting dalam melahirkan calon atlet yang berkualitas di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepakbola putri Indonesia. Ajang itu kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten.&amp;nbsp; Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League,&amp;quot; kata Teddy.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, antusiasme peserta terus meningkat, kualitas permainan para pemain muda juga semakin berkembang dari seri ke seri. Hal ini menunjukkan kompetisi yang digelar secara konsisten mampu menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk melahirkan talenta-talenta sepak bola putri masa depan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Teddy menilai keberlangsungan kompetisi secara rutin memberi ruang bagi para pemain muda untuk berkembang melalui pengalaman bertanding yang kompetitif dan terarah. Dengan pembinaan yang berjalan berkesinambungan, ia optimistis ajang ini dapat menjadi wadah lahirnya bibit-bibit potensial bagi sepakbola putri Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyelenggaraan yang konsisten dan berkelanjutan seperti ini sangat penting untuk membangun fondasi sepak bola putri. Dari sini para pemain mendapat kesempatan berkembang, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memupuk mental kompetitif sejak dini,&amp;rdquo; jelas Teddy.&#13;
&#13;
Sementara itu, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge 2025-2026, Timo Scheunemann, menegaskan bahwa seleksi pemain dalam seri ini tidak semata-mata melihat kemampuan olah bola para peserta. Menurutnya, pembinaan atlet muda sepakbola putri&amp;nbsp; tidak hanya berorientasi pada prestasi instan.&#13;
&#13;
Timo menekankan pentingnya konsistensi latihan dan kecintaan siswi saat bermain sepakbola sebagai pondasi utama. Hal tersebut dalam proses pembentukan karakter maupun peningkatan kemampuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepak bola,&amp;quot; kata Timo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya. Kemudian, sekolah juga bisa menyisipkan nilai-nilai pengembangan mental dan karakter yang sejalan dengan dunia pendidikan,&amp;rdquo; sambung pria berdarah Jerman itu.&#13;
&#13;
Timo menambahkan, Kudus sebagai kota pertama penyelenggaraan telah memperlihatkan fondasi pembinaan yang semakin matang. Sedangkan, Malang mulai menunjukkan peningkatan, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas pemain.&#13;
&#13;
Timo menyebut, tim pelatih juga aktif melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah. Hal itu dilakukan untuk memastikan para pemain potensial mendapatkan kesempatan tampil dan berkembang dalam kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kudus adalah kota pertama MLSC, jadi awal Mula sepakbola putri tumbuh di sana dan terus konsisten dibangun. Sementara, Malang baru dua kali menggelar MLSC, namun perkembangannya sudah terlihat baik, dari jumlah pemain maupun kualitas pemain,&amp;quot; ucap Timo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mendatangi sekolah-sekolah supaya mereka ikut berpartisipasi. Bahkan pemain yang tampil di final KU 12 nanti diproyeksikan memperkuat tim All-Star Malang untuk tampil di Kudus pada akhir Juni bersama perwakilan dari 12 kota lainnya,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2 Pemenang dari Kudus dan Malang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025-2026 berlangsung 19-24 Mei 2026, berlokasi di Supersoccer Arena &amp;amp; Lapangan Rendeng, Kudus, Jawa Tengah. MLSC Kudus Seri 2 diikuti 1.391 siswi dari 89 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) terbagi dalam 66 tim KU 10 dan 64 tim KU 12.&#13;
&#13;
Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025&amp;ndash;2026 bergulir pada 21&amp;ndash;24 Februari di Stadion Gajayana, Malang. MLSC Malang Seri 2 diikuti oleh 2.161 siswi dari 122 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang terbagi dalam 82 tim KU 10 dan 116 tim KU 12.&#13;
&#13;
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025-2026:&#13;
&#13;
Kategori Usia 10&#13;
&#13;
Champion &amp;nbsp;: MI NU Baitul Mukminin&#13;
&#13;
Runner-up : MI NU Pendidikan Islam&#13;
&#13;
Semifinalis : SDN Gunungwungkal 01 dan SD 2 Demaan&#13;
&#13;
Top Scorer : Charissa Setya Ayudiana - SDIT Al Islam Kudus (37 Gol) dan Nadhira Adiba Syakila - MI NU Pendidikan Islam (37 Gol)&#13;
&#13;
Best Player : Khusna Marsa Irsyad - MI NU Baitul Mukminin&#13;
&#13;
Best Goalkeeper : Aulia Agustin - SDN Gunungwungkal 01&#13;
&#13;
Fairplay Team : MIM Al Tanbih Kudus&#13;
&#13;
Kategori Usia 12&#13;
&#13;
Champion &amp;nbsp;: SDN Jambean 02 Pati&#13;
&#13;
Runner-up : SDUT Bumi Kartini Jepara&#13;
&#13;
Semifinalis : SDN 1 Rendeng dan SDIT Al Islam Kudus&#13;
&#13;
Top Scorer : Rara Zenita Fatin - SDUT Bumi Kartini Jepara (42 gol)&#13;
&#13;
Best Player : Sabrina Dwi Ristiyana - SDN Jambean 02 Pati&#13;
&#13;
Best Goalkeeper : Queisha Sava Azzalfa - SDUT Bumi Kartini Jepara&#13;
&#13;
Fairplay Team : SDN 1 Panggang Jepara&#13;
&#13;
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025 - 2026:&#13;
&#13;
Kategori Usia 10&#13;
&#13;
Champion : SDN Tulungrejo 02&#13;
&#13;
Runner-up : SDN Tunjungsekar 3&#13;
&#13;
Semifinalis : SDN Tulungrejo 04 Batu dan SDN 1 Sukoanyar&#13;
&#13;
Top Scorer : Syakila Naura Putri - SDN Sawojajar 6 (32 gol)&#13;
&#13;
Best Player : Ya&amp;rsquo;qud Nadhifah Rafani Utomo - SD Islam Al Falah&#13;
&#13;
Best Goalkeeper : Cahaya Ni&amp;rsquo;matul Solehah - SDN Tulungrejo 02&#13;
&#13;
Fairplay Team : SD Islam Al Falah&#13;
&#13;
Kategori Usia 12&#13;
&#13;
Champion &amp;nbsp;: SDN Lowokwaru 3&#13;
&#13;
Runner-up : SDN 3 Pandanlandung&#13;
&#13;
Semifinalis : SDK Santa Maria 01 dan SDN Lowokwaru 4&#13;
&#13;
Top Scorer : Adelice Maureen Hanum Faisal - SDN Lowokwaru 3 (36 gol)&#13;
&#13;
Best Player : Ananda Nindy Dwi Berlian - SDN Lowokwaru 4&#13;
&#13;
Best Goalkeepe : Aira Firdayanti - SDN 3 Pandanlandung&#13;
&#13;
Fairplay Team : MI Miftahul Huda Sukolilo&#13;
</description><content:encoded>TURNAMEN sepakbola putri usia muda bertajuk MilkLife Soccer Challenge Kudus dan Malang Seri 2 2025 - 2026 berjalan sukses. Hal tersebut telah mencapai partai puncak usai melewati serangkaian laga yang kompetitif.&#13;
&#13;
Di Kudus, MI NU Baitul Mukminin (KU 10) dan SDN Jambean 02 Pati (KU 12) menaklukkan lawan-lawan tangguhnya demi meraih gelar juara. Sementara di Malang, SDN Lowokwaru 3 tampil gemilang dengan memastikan gelar juara di KU 10, sedangkan SDN Tulungrejo 02 sukses menjadi yang terbaik di kategori KU 12.&#13;
&#13;
1. Komitmen Berkelanjutan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan, ajang itu merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membangun ekosistem sepakbola putri Indonesia sejak usia dini. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci penting dalam melahirkan calon atlet yang berkualitas di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepakbola putri Indonesia. Ajang itu kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten.&amp;nbsp; Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League,&amp;quot; kata Teddy.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, antusiasme peserta terus meningkat, kualitas permainan para pemain muda juga semakin berkembang dari seri ke seri. Hal ini menunjukkan kompetisi yang digelar secara konsisten mampu menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk melahirkan talenta-talenta sepak bola putri masa depan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Teddy menilai keberlangsungan kompetisi secara rutin memberi ruang bagi para pemain muda untuk berkembang melalui pengalaman bertanding yang kompetitif dan terarah. Dengan pembinaan yang berjalan berkesinambungan, ia optimistis ajang ini dapat menjadi wadah lahirnya bibit-bibit potensial bagi sepakbola putri Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyelenggaraan yang konsisten dan berkelanjutan seperti ini sangat penting untuk membangun fondasi sepak bola putri. Dari sini para pemain mendapat kesempatan berkembang, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memupuk mental kompetitif sejak dini,&amp;rdquo; jelas Teddy.&#13;
&#13;
Sementara itu, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge 2025-2026, Timo Scheunemann, menegaskan bahwa seleksi pemain dalam seri ini tidak semata-mata melihat kemampuan olah bola para peserta. Menurutnya, pembinaan atlet muda sepakbola putri&amp;nbsp; tidak hanya berorientasi pada prestasi instan.&#13;
&#13;
Timo menekankan pentingnya konsistensi latihan dan kecintaan siswi saat bermain sepakbola sebagai pondasi utama. Hal tersebut dalam proses pembentukan karakter maupun peningkatan kemampuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepak bola,&amp;quot; kata Timo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya. Kemudian, sekolah juga bisa menyisipkan nilai-nilai pengembangan mental dan karakter yang sejalan dengan dunia pendidikan,&amp;rdquo; sambung pria berdarah Jerman itu.&#13;
&#13;
Timo menambahkan, Kudus sebagai kota pertama penyelenggaraan telah memperlihatkan fondasi pembinaan yang semakin matang. Sedangkan, Malang mulai menunjukkan peningkatan, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas pemain.&#13;
&#13;
Timo menyebut, tim pelatih juga aktif melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah. Hal itu dilakukan untuk memastikan para pemain potensial mendapatkan kesempatan tampil dan berkembang dalam kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kudus adalah kota pertama MLSC, jadi awal Mula sepakbola putri tumbuh di sana dan terus konsisten dibangun. Sementara, Malang baru dua kali menggelar MLSC, namun perkembangannya sudah terlihat baik, dari jumlah pemain maupun kualitas pemain,&amp;quot; ucap Timo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mendatangi sekolah-sekolah supaya mereka ikut berpartisipasi. Bahkan pemain yang tampil di final KU 12 nanti diproyeksikan memperkuat tim All-Star Malang untuk tampil di Kudus pada akhir Juni bersama perwakilan dari 12 kota lainnya,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2 Pemenang dari Kudus dan Malang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025-2026 berlangsung 19-24 Mei 2026, berlokasi di Supersoccer Arena &amp;amp; Lapangan Rendeng, Kudus, Jawa Tengah. MLSC Kudus Seri 2 diikuti 1.391 siswi dari 89 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) terbagi dalam 66 tim KU 10 dan 64 tim KU 12.&#13;
&#13;
Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025&amp;ndash;2026 bergulir pada 21&amp;ndash;24 Februari di Stadion Gajayana, Malang. MLSC Malang Seri 2 diikuti oleh 2.161 siswi dari 122 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang terbagi dalam 82 tim KU 10 dan 116 tim KU 12.&#13;
&#13;
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025-2026:&#13;
&#13;
Kategori Usia 10&#13;
&#13;
Champion &amp;nbsp;: MI NU Baitul Mukminin&#13;
&#13;
Runner-up : MI NU Pendidikan Islam&#13;
&#13;
Semifinalis : SDN Gunungwungkal 01 dan SD 2 Demaan&#13;
&#13;
Top Scorer : Charissa Setya Ayudiana - SDIT Al Islam Kudus (37 Gol) dan Nadhira Adiba Syakila - MI NU Pendidikan Islam (37 Gol)&#13;
&#13;
Best Player : Khusna Marsa Irsyad - MI NU Baitul Mukminin&#13;
&#13;
Best Goalkeeper : Aulia Agustin - SDN Gunungwungkal 01&#13;
&#13;
Fairplay Team : MIM Al Tanbih Kudus&#13;
&#13;
Kategori Usia 12&#13;
&#13;
Champion &amp;nbsp;: SDN Jambean 02 Pati&#13;
&#13;
Runner-up : SDUT Bumi Kartini Jepara&#13;
&#13;
Semifinalis : SDN 1 Rendeng dan SDIT Al Islam Kudus&#13;
&#13;
Top Scorer : Rara Zenita Fatin - SDUT Bumi Kartini Jepara (42 gol)&#13;
&#13;
Best Player : Sabrina Dwi Ristiyana - SDN Jambean 02 Pati&#13;
&#13;
Best Goalkeeper : Queisha Sava Azzalfa - SDUT Bumi Kartini Jepara&#13;
&#13;
Fairplay Team : SDN 1 Panggang Jepara&#13;
&#13;
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025 - 2026:&#13;
&#13;
Kategori Usia 10&#13;
&#13;
Champion : SDN Tulungrejo 02&#13;
&#13;
Runner-up : SDN Tunjungsekar 3&#13;
&#13;
Semifinalis : SDN Tulungrejo 04 Batu dan SDN 1 Sukoanyar&#13;
&#13;
Top Scorer : Syakila Naura Putri - SDN Sawojajar 6 (32 gol)&#13;
&#13;
Best Player : Ya&amp;rsquo;qud Nadhifah Rafani Utomo - SD Islam Al Falah&#13;
&#13;
Best Goalkeeper : Cahaya Ni&amp;rsquo;matul Solehah - SDN Tulungrejo 02&#13;
&#13;
Fairplay Team : SD Islam Al Falah&#13;
&#13;
Kategori Usia 12&#13;
&#13;
Champion &amp;nbsp;: SDN Lowokwaru 3&#13;
&#13;
Runner-up : SDN 3 Pandanlandung&#13;
&#13;
Semifinalis : SDK Santa Maria 01 dan SDN Lowokwaru 4&#13;
&#13;
Top Scorer : Adelice Maureen Hanum Faisal - SDN Lowokwaru 3 (36 gol)&#13;
&#13;
Best Player : Ananda Nindy Dwi Berlian - SDN Lowokwaru 4&#13;
&#13;
Best Goalkeepe : Aira Firdayanti - SDN 3 Pandanlandung&#13;
&#13;
Fairplay Team : MI Miftahul Huda Sukolilo&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
