<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Menarik di Balik Keberhasilan Persib Bandung Sabet Gelar Juara Super League 2025-2026</title><description>5 Fakta Menarik di Balik Keberhasilan Persib Bandung Sabet Gelar Juara Super League 2025-2026&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/23/49/3220354/5-fakta-menarik-di-balik-keberhasilan-persib-bandung-sabet-gelar-juara-super-league-2025-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/23/49/3220354/5-fakta-menarik-di-balik-keberhasilan-persib-bandung-sabet-gelar-juara-super-league-2025-2026"/><item><title>5 Fakta Menarik di Balik Keberhasilan Persib Bandung Sabet Gelar Juara Super League 2025-2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/23/49/3220354/5-fakta-menarik-di-balik-keberhasilan-persib-bandung-sabet-gelar-juara-super-league-2025-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/23/49/3220354/5-fakta-menarik-di-balik-keberhasilan-persib-bandung-sabet-gelar-juara-super-league-2025-2026</guid><pubDate>Sabtu 23 Mei 2026 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/23/49/3220354/persib_bandung-3rwB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persib Bandung juara Super League 2025-2026. (Foto: Instagram/persib)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/23/49/3220354/persib_bandung-3rwB_large.jpg</image><title>Persib Bandung juara Super League 2025-2026. (Foto: Instagram/persib)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Persib Bandung sukses mengukuhkan diri sebagai raja sepak bola Indonesia setelah resmi merengkuh gelar juara kompetisi kasta tertinggi, Super League 2025-2026. Kepastian trofi ini didapat usai tim berjuluk Maung Bandung tersebut bermain imbang tanpa gol alias 0-0 kontra Persijap Jepara di laga pamungkas yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.&#13;
&#13;
Persaingan di tangga juara musim ini terbilang sangat dramatis. Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama mengakhiri kompetisi dengan koleksi poin kembar, yakni 79 poin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski memiliki poin identik dan di laga lain Borneo FC menang telak 7-1 atas Malut United, takhta tertinggi tetap menjadi milik Pangeran Biru karena unggul dalam regulasi rekor pertemuan (head-to-head).&#13;
&#13;
Keberhasilan luar biasa ini tidak hanya menambah pajangan trofi di lemari klub, tetapi juga melahirkan sejumlah catatan bersejarah yang mencengangkan.&#13;
&#13;
1. Dinasti Emas Bojan Hodak&#13;
&#13;
Keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara musim ini tidak lepas dari tangan dingin sang juru taktik asal Kroasia, Bojan Hodak. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Luis Milla beberapa musim lalu, ia sukses membangun kedisplinan tinggi dan menyatukan visi bermain anak asuhnya.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung juara Super League 2025-2026. (Foto: Instagram/liga1match)&#13;
&#13;
&#13;
Berkat taktik jitunya, Bojan Hodak sukses mengukir tinta emas dengan menyabet penghargaan Pelatih Terbaik (Best Coach) serta trofi juara liga selama tiga musim berturut-turut bersama satu klub. Rekor hat-trick juara liga di era profesional ini (musim 2023-2024, 2024-2025, dan 2025-2026) sekaligus menjadi sejarah baru yang belum pernah mampu dilakukan oleh klub mana pun sejak unifikasi kompetisi pada tahun 1994.&#13;
&#13;
Kunci dominasi Persib musim ini juga terletak pada keangkeran markas mereka, Stadion GBLA. Dari total 17 laga kandang yang dimainkan di hadapan Bobotoh, Maung Bandung mencatatkan rekor fantastis tak terkalahkan dengan mendulang 15 kemenangan dan hanya dua kali mencicipi hasil imbang.&#13;
&#13;
2. Rekor Fantastis Teja Paku Alam&#13;
&#13;
Sektor pertahanan menjadi pilar terkuat Pangeran Biru sepanjang musim ini. Penjaga gawang utama, Teja Paku Alam, tampil luar biasa konsisten di bawah mistar. Teja sukses membukukan 19 kali nirbobol (clean sheet) dalam satu musim, sebuah pencapaian langka yang resmi melampaui rekor legendaris milik mantan kiper Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain Teja, nama kiper legendaris I Made Wirawan juga menghiasi catatan unik dalam sejarah juara kali ini. Made terlibat dalam empat gelar juara Persib dengan peran yang berbeda-beda sepanjang kariernya.&#13;
&#13;
I Made Wirawan mengangkat trofi sebagai pemain utama pada musim 2014 dan 2023-2024, berkontribusi sebagai pelatih kiper pada 2024-2025, dan secara unik pada musim ini mengemban tugas ganda sebagai pelatih kiper sekaligus masuk dalam daftar pemain cadangan tim.&#13;
&#13;
Tambahan gelar musim ini juga membawa Persib menyalip rekor Persipura Jayapura yang sudah bertahan selama 13 tahun sejak 2013 sebagai pemilik gelar juara kasta tertinggi terbanyak di era profesional, dengan total lima trofi (1994-1995, 2014, 2023-2024, 2024-2025, dan 2025-2026). Raihan 79 poin akhir musim ini juga memecahkan rekor poin tertinggi klub juara di era modern, melompati catatan 75 poin milik Bali United dan PSM Makassar.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung vs Persijap Jepara. (Foto: Instagram/persib)&#13;
&#13;
&#13;
Berikut Fakta Menarik soal Gelar Juara Persib Bandung:&#13;
&#13;
Total Poin Akhir: 79 Poin (Peringkat 1 - Unggul Head-to-Head)&#13;
&#13;
Rekor Laga Kandang: Tidak Terkalahkan (15 Menang, 2 Imbang)&#13;
&#13;
Pencapaian Individu Pemain: Teja Paku Alam (19 Clean Sheets)&#13;
&#13;
Pencapaian Kolektif Tim: Hattrick Juara Beruntun Pertama Era Profesional&#13;
&#13;
Penghargaan Pelatih: Bojan Hodak (Pelatih Terbaik 3 Musim Beruntun)&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Persib Bandung sukses mengukuhkan diri sebagai raja sepak bola Indonesia setelah resmi merengkuh gelar juara kompetisi kasta tertinggi, Super League 2025-2026. Kepastian trofi ini didapat usai tim berjuluk Maung Bandung tersebut bermain imbang tanpa gol alias 0-0 kontra Persijap Jepara di laga pamungkas yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.&#13;
&#13;
Persaingan di tangga juara musim ini terbilang sangat dramatis. Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama mengakhiri kompetisi dengan koleksi poin kembar, yakni 79 poin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski memiliki poin identik dan di laga lain Borneo FC menang telak 7-1 atas Malut United, takhta tertinggi tetap menjadi milik Pangeran Biru karena unggul dalam regulasi rekor pertemuan (head-to-head).&#13;
&#13;
Keberhasilan luar biasa ini tidak hanya menambah pajangan trofi di lemari klub, tetapi juga melahirkan sejumlah catatan bersejarah yang mencengangkan.&#13;
&#13;
1. Dinasti Emas Bojan Hodak&#13;
&#13;
Keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara musim ini tidak lepas dari tangan dingin sang juru taktik asal Kroasia, Bojan Hodak. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Luis Milla beberapa musim lalu, ia sukses membangun kedisplinan tinggi dan menyatukan visi bermain anak asuhnya.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung juara Super League 2025-2026. (Foto: Instagram/liga1match)&#13;
&#13;
&#13;
Berkat taktik jitunya, Bojan Hodak sukses mengukir tinta emas dengan menyabet penghargaan Pelatih Terbaik (Best Coach) serta trofi juara liga selama tiga musim berturut-turut bersama satu klub. Rekor hat-trick juara liga di era profesional ini (musim 2023-2024, 2024-2025, dan 2025-2026) sekaligus menjadi sejarah baru yang belum pernah mampu dilakukan oleh klub mana pun sejak unifikasi kompetisi pada tahun 1994.&#13;
&#13;
Kunci dominasi Persib musim ini juga terletak pada keangkeran markas mereka, Stadion GBLA. Dari total 17 laga kandang yang dimainkan di hadapan Bobotoh, Maung Bandung mencatatkan rekor fantastis tak terkalahkan dengan mendulang 15 kemenangan dan hanya dua kali mencicipi hasil imbang.&#13;
&#13;
2. Rekor Fantastis Teja Paku Alam&#13;
&#13;
Sektor pertahanan menjadi pilar terkuat Pangeran Biru sepanjang musim ini. Penjaga gawang utama, Teja Paku Alam, tampil luar biasa konsisten di bawah mistar. Teja sukses membukukan 19 kali nirbobol (clean sheet) dalam satu musim, sebuah pencapaian langka yang resmi melampaui rekor legendaris milik mantan kiper Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain Teja, nama kiper legendaris I Made Wirawan juga menghiasi catatan unik dalam sejarah juara kali ini. Made terlibat dalam empat gelar juara Persib dengan peran yang berbeda-beda sepanjang kariernya.&#13;
&#13;
I Made Wirawan mengangkat trofi sebagai pemain utama pada musim 2014 dan 2023-2024, berkontribusi sebagai pelatih kiper pada 2024-2025, dan secara unik pada musim ini mengemban tugas ganda sebagai pelatih kiper sekaligus masuk dalam daftar pemain cadangan tim.&#13;
&#13;
Tambahan gelar musim ini juga membawa Persib menyalip rekor Persipura Jayapura yang sudah bertahan selama 13 tahun sejak 2013 sebagai pemilik gelar juara kasta tertinggi terbanyak di era profesional, dengan total lima trofi (1994-1995, 2014, 2023-2024, 2024-2025, dan 2025-2026). Raihan 79 poin akhir musim ini juga memecahkan rekor poin tertinggi klub juara di era modern, melompati catatan 75 poin milik Bali United dan PSM Makassar.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung vs Persijap Jepara. (Foto: Instagram/persib)&#13;
&#13;
&#13;
Berikut Fakta Menarik soal Gelar Juara Persib Bandung:&#13;
&#13;
Total Poin Akhir: 79 Poin (Peringkat 1 - Unggul Head-to-Head)&#13;
&#13;
Rekor Laga Kandang: Tidak Terkalahkan (15 Menang, 2 Imbang)&#13;
&#13;
Pencapaian Individu Pemain: Teja Paku Alam (19 Clean Sheets)&#13;
&#13;
Pencapaian Kolektif Tim: Hattrick Juara Beruntun Pertama Era Profesional&#13;
&#13;
Penghargaan Pelatih: Bojan Hodak (Pelatih Terbaik 3 Musim Beruntun)&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
