<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Eks Murid Pep Guardiola yang Sukses Bersama Klubnya, Nomor 1 Antar Arsenal Akhiri Kutukan 22 Tahun!</title><description> Pep Guardiola bukan hanya pelatih terhebat di era modern, ia juga pencetak pelatih-pelatih kelas dunia. &#13;
&#13;
 &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/21/51/3219817/3-eks-murid-pep-guardiola-yang-sukses-bersama-klubnya-nomor-1-antar-arsenal-akhiri-kutukan-22-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/21/51/3219817/3-eks-murid-pep-guardiola-yang-sukses-bersama-klubnya-nomor-1-antar-arsenal-akhiri-kutukan-22-tahun"/><item><title>3 Eks Murid Pep Guardiola yang Sukses Bersama Klubnya, Nomor 1 Antar Arsenal Akhiri Kutukan 22 Tahun!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/21/51/3219817/3-eks-murid-pep-guardiola-yang-sukses-bersama-klubnya-nomor-1-antar-arsenal-akhiri-kutukan-22-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/21/51/3219817/3-eks-murid-pep-guardiola-yang-sukses-bersama-klubnya-nomor-1-antar-arsenal-akhiri-kutukan-22-tahun</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2026 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Dian AF</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/21/51/3219817/3_eks_murid_pep_guardiola_yang_sukses_bersama_klubnya-YLVi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">3 Eks Murid Pep Guardiola yang Sukses Bersama Klubnya (Foto:Ilustrasi AI, Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/21/51/3219817/3_eks_murid_pep_guardiola_yang_sukses_bersama_klubnya-YLVi_large.jpg</image><title>3 Eks Murid Pep Guardiola yang Sukses Bersama Klubnya (Foto:Ilustrasi AI, Okezone)</title></images><description>DERETAN mantan murid Pep Guardiola yang sukses Liga elite Eropa menarik untuk diulas Okezone.&#13;
&#13;
Ya, Pep bukan hanya pelatih terhebat di era modern, ia juga pencetak pelatih-pelatih kelas dunia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keberhasilan Arsenal juara Liga Inggris Musim 2025-2026 merupakan hasil dari tangan dingin Mikel Arteta yang ternyata salah satu mantan anak didik Pep Guardiola. Lantas, siapa saja selain Arteta?&#13;
&#13;
1. Mikel Arteta: Sukses Akhiri Penantian 22 Tahun Arsenal&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Inilah momen yang paling menggetarkan hati para Gooners.&#13;
&#13;
Setelah 22 tahun lamanya menanti, Arsenal akhirnya merebut kembali gelar juara Liga Inggris di musim 2025-2026, mengakhiri puasa panjang sejak terakhir kali berjaya pada musim 2003-2004.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di balik prestasi bersejarah itu ada nama Mikel Arteta. Sebelum menjadi manajer Arsenal, Arteta merupakan tangan kanan Guardiola selama di Manchester City, sebelum keduanya berpisah pada 2019 ketika Arsenal menawarinya posisi manajer.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arteta langsung memberikan Arsenal trofi Piala FA di musim pertamanya, namun setelahnya ia sempat mengalami masa-masa sulit hingga dilabeli &amp;quot;Guru Penjas&amp;quot; karena Arsenal yang selalu kesulitan bersaing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kini, kerja keras dan kesabarannya terbayar lunas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Xavi Hernandez: Bawa Barcelona Juara La Liga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Xavi menjadi anak didik Guardiola yang juga menuai sukses yang tidak bisa dipandang sebelah mata.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketika masih menangani Barcelona, Guardiola menjadi mentor Xavi, meski Xavi juga pernah belajar dari pelatih top lainnya seperti Louis van Gaal, Frank Rijkaard, dan Luis Enrique.&#13;
&#13;
Kombinasi ilmu itulah yang mengantarkannya membawa Barcelona kembali berjaya. Hasilnya, Xavi berhasil membawa Barcelona juara La Liga musim 2022/23.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Xabi Alonso: Mematahkan Dominasi&amp;nbsp;Bayern Munchen di Bundesliga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alonso menimba ilmu selama masih bermain di Bayern Munich saat tim tersebut ditangani Guardiola.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai pemain, Alonso mencuri ilmu kepelatihan gurunya dan selalu memerhatikan detail.&#13;
&#13;
Hasilnya luar biasa. Dengan menerapkan ilmu dari Guardiola, Alonso menciptakan tim mengerikan di Bayer Leverkusen pada musim 2023/24, hingga akhirnya dominasi Bayern dipatahkan dan Leverkusen mahkota Bundesliga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dilansir dari The Athletic, Alonso sendiri pernah mengakui betapa besar pengaruh sang mentor. &amp;quot;Pep Guardiola merepresentasikan versi kesempurnaan saya dalam sepak bola,&amp;quot; kata Alonso.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>DERETAN mantan murid Pep Guardiola yang sukses Liga elite Eropa menarik untuk diulas Okezone.&#13;
&#13;
Ya, Pep bukan hanya pelatih terhebat di era modern, ia juga pencetak pelatih-pelatih kelas dunia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keberhasilan Arsenal juara Liga Inggris Musim 2025-2026 merupakan hasil dari tangan dingin Mikel Arteta yang ternyata salah satu mantan anak didik Pep Guardiola. Lantas, siapa saja selain Arteta?&#13;
&#13;
1. Mikel Arteta: Sukses Akhiri Penantian 22 Tahun Arsenal&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Inilah momen yang paling menggetarkan hati para Gooners.&#13;
&#13;
Setelah 22 tahun lamanya menanti, Arsenal akhirnya merebut kembali gelar juara Liga Inggris di musim 2025-2026, mengakhiri puasa panjang sejak terakhir kali berjaya pada musim 2003-2004.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di balik prestasi bersejarah itu ada nama Mikel Arteta. Sebelum menjadi manajer Arsenal, Arteta merupakan tangan kanan Guardiola selama di Manchester City, sebelum keduanya berpisah pada 2019 ketika Arsenal menawarinya posisi manajer.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arteta langsung memberikan Arsenal trofi Piala FA di musim pertamanya, namun setelahnya ia sempat mengalami masa-masa sulit hingga dilabeli &amp;quot;Guru Penjas&amp;quot; karena Arsenal yang selalu kesulitan bersaing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kini, kerja keras dan kesabarannya terbayar lunas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Xavi Hernandez: Bawa Barcelona Juara La Liga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Xavi menjadi anak didik Guardiola yang juga menuai sukses yang tidak bisa dipandang sebelah mata.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketika masih menangani Barcelona, Guardiola menjadi mentor Xavi, meski Xavi juga pernah belajar dari pelatih top lainnya seperti Louis van Gaal, Frank Rijkaard, dan Luis Enrique.&#13;
&#13;
Kombinasi ilmu itulah yang mengantarkannya membawa Barcelona kembali berjaya. Hasilnya, Xavi berhasil membawa Barcelona juara La Liga musim 2022/23.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Xabi Alonso: Mematahkan Dominasi&amp;nbsp;Bayern Munchen di Bundesliga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alonso menimba ilmu selama masih bermain di Bayern Munich saat tim tersebut ditangani Guardiola.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai pemain, Alonso mencuri ilmu kepelatihan gurunya dan selalu memerhatikan detail.&#13;
&#13;
Hasilnya luar biasa. Dengan menerapkan ilmu dari Guardiola, Alonso menciptakan tim mengerikan di Bayer Leverkusen pada musim 2023/24, hingga akhirnya dominasi Bayern dipatahkan dan Leverkusen mahkota Bundesliga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dilansir dari The Athletic, Alonso sendiri pernah mengakui betapa besar pengaruh sang mentor. &amp;quot;Pep Guardiola merepresentasikan versi kesempurnaan saya dalam sepak bola,&amp;quot; kata Alonso.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
