<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Link Live Streaming Bournemouth vs Manchester City di Liga Inggris 2025-2026</title><description>Link Live Streaming Bournemouth vs Manchester City di Liga Inggris 2025-2026&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/20/45/3219363/link-live-streaming-bournemouth-vs-manchester-city-di-liga-inggris-2025-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/20/45/3219363/link-live-streaming-bournemouth-vs-manchester-city-di-liga-inggris-2025-2026"/><item><title>Link Live Streaming Bournemouth vs Manchester City di Liga Inggris 2025-2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/20/45/3219363/link-live-streaming-bournemouth-vs-manchester-city-di-liga-inggris-2025-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/20/45/3219363/link-live-streaming-bournemouth-vs-manchester-city-di-liga-inggris-2025-2026</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2026 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/19/45/3219363/manchester_city-ZaJM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manchester City siap lawan Bournemouth di Liga Inggris 2025-2026. (Foto: Instagram/mancity)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/19/45/3219363/manchester_city-ZaJM_large.jpg</image><title>Manchester City siap lawan Bournemouth di Liga Inggris 2025-2026. (Foto: Instagram/mancity)</title></images><description>BOURNEMOUTH &amp;ndash; Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menolak menyerah dalam perburuan gelar juara Liga Inggris 2025-2026. Menjelang laga krusial kontra Bournemouth, Rabu (20/5/2026) pukul 01.30 WIB, juru taktik asal Spanyol tersebut menuntut para pemainnya untuk mengerahkan mental juara demi memperpanjang napas kompetisi hingga hari terakhir, sekaligus memaksa Arsenal bertarung habis-habisan di pekan pamungkas.&#13;
&#13;
Laga tandang ke markas Bournemouth dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi The Citizens &amp;ndash;julukan Man City. Musim lalu, Man City dipaksa bertekuk lutut di stadion tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tantangan kali ini bahkan jauh lebih berat, Erling Haaland cs hanya memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat setelah menguras energi di partai final Piala FA 2025-2026, sementara Bournemouth asuhan Andoni Iraola mengantongi waktu persiapan lebih dari sepekan demi mengamankan tiket kompetisi Eropa dalam laga kandang pamungkas sang pelatih.&#13;
&#13;
Sadar akan besarnya tekanan fisik dan mental yang dihadapi timnya, Guardiola mengibaratkan duel kontra Bournemouth seperti kunjungan menegangkan ke dokter gigi. Man City wajib menang agar penentuan gelar juara bisa berlanjut hingga akhir pekan, di mana Arsenal dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu 24 Mei 2026.&#13;
&#13;
1. Laga Tidak Mudah&#13;
&#13;
Guardiola tidak meragukan tingkat intensitas tinggi yang bakal diperagakan oleh kubu lawan akan membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan jika tidak diantisipasi dengan kecerdasan taktik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sering menggunakannya sebagai analogi untuk menggambarkan betapa sulitnya sebuah pertandingan. Mereka tidak akan membiarkan Anda bernapas,&amp;quot; ungkap Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News, Rabu (19/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Gianluigi Donnarumma di laga Manchester City vs Arsenal. (Foto: Instagram/mancity)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika sebuah tim bermain sangat intens, biasanya saat kelelahan melanda akibat banyaknya jumlah pertandingan, mereka bisa sedikit menurunkan tempo ini. Namun, dengan persiapan selama 10 hari untuk laga tersebut, saya memperkirakan mereka akan menjadi tim yang lebih intens, agresif, dan menuntut fisik. Dan di situlah Anda harus cerdas membaca apa yang harus dilakukan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tahu jika kami tidak menang di markas Bournemouth, kami akan langsung memberikan selamat kepada Arsenal. Kami ingin terus bertahan hingga momen di mana mereka harus bermain tandang ke Crystal Palace,&amp;quot; lanjut Guardiola.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Warisan Mental Juara Barcelona&#13;
&#13;
Sepanjang karier kepelatihannya bersama Manchester City, Guardiola tercatat sudah tiga kali membawa persaingan gelar juara liga hingga ditentukan di pekan terakhir. Meskipun selalu berhasil keluar sebagai juara, langkah Man City tidak pernah mulus, mereka sempat goyah dan kebobolan lebih dulu dari Brighton pada 2018, serta tertinggal 0-2 dari Aston Villa pada 2022 sebelum melakukan comeback magis.&#13;
&#13;
Pengalaman mendebarkan seperti ini sudah akrab bagi Guardiola sejak ia masih aktif bermain di bawah asuhan Johan Cruyff di Barcelona, yang memenangkan empat gelar liga beruntun (1990-1994) di mana tiga di antaranya diraih lewat drama tikungan akhir. Filosofi sang mentor legendaris itulah yang kini ia tanamkan ke skuad Man City.&#13;
&#13;
&#13;
Manchester City&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya selalu lebih suka ketika nasib berada di tangan kami sendiri karena Anda tidak perlu melihat hasil pertandingan lain. Namun, situasi ideal itu tidak pernah ada,&amp;quot; sambung Guardiola.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingat Johan Cruyff sebelum pertandingan-pertandingan seperti ini selalu berkata: &amp;#39;Menangkan pertandingan kita, (gelar) ini memang tidak berada di tangan kita, tetapi kita tidak boleh kehilangan liga hanya karena mereka tidak menang dan kita juga tidak menang.&amp;#39; Hal itu sama sekali tidak boleh terjadi. Kami harus menang. Mari menangkan pertandingan untuk mencapai kesempatan terakhir, setelah itu, kawan, menangkan laga kita. Selebihnya, itu di luar kendali kita. Tunggu saja&amp;rsquo;&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
Berikut Link Live Streaming Bournemouth vs Manchester City di Liga Inggris 2025-2026:&#13;
&#13;
https://www.vidio.com/live/9182-champions-tv-5?schedule_id=5078251&#13;
</description><content:encoded>BOURNEMOUTH &amp;ndash; Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menolak menyerah dalam perburuan gelar juara Liga Inggris 2025-2026. Menjelang laga krusial kontra Bournemouth, Rabu (20/5/2026) pukul 01.30 WIB, juru taktik asal Spanyol tersebut menuntut para pemainnya untuk mengerahkan mental juara demi memperpanjang napas kompetisi hingga hari terakhir, sekaligus memaksa Arsenal bertarung habis-habisan di pekan pamungkas.&#13;
&#13;
Laga tandang ke markas Bournemouth dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi The Citizens &amp;ndash;julukan Man City. Musim lalu, Man City dipaksa bertekuk lutut di stadion tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tantangan kali ini bahkan jauh lebih berat, Erling Haaland cs hanya memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat setelah menguras energi di partai final Piala FA 2025-2026, sementara Bournemouth asuhan Andoni Iraola mengantongi waktu persiapan lebih dari sepekan demi mengamankan tiket kompetisi Eropa dalam laga kandang pamungkas sang pelatih.&#13;
&#13;
Sadar akan besarnya tekanan fisik dan mental yang dihadapi timnya, Guardiola mengibaratkan duel kontra Bournemouth seperti kunjungan menegangkan ke dokter gigi. Man City wajib menang agar penentuan gelar juara bisa berlanjut hingga akhir pekan, di mana Arsenal dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu 24 Mei 2026.&#13;
&#13;
1. Laga Tidak Mudah&#13;
&#13;
Guardiola tidak meragukan tingkat intensitas tinggi yang bakal diperagakan oleh kubu lawan akan membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan jika tidak diantisipasi dengan kecerdasan taktik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya sering menggunakannya sebagai analogi untuk menggambarkan betapa sulitnya sebuah pertandingan. Mereka tidak akan membiarkan Anda bernapas,&amp;quot; ungkap Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News, Rabu (19/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
Gianluigi Donnarumma di laga Manchester City vs Arsenal. (Foto: Instagram/mancity)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika sebuah tim bermain sangat intens, biasanya saat kelelahan melanda akibat banyaknya jumlah pertandingan, mereka bisa sedikit menurunkan tempo ini. Namun, dengan persiapan selama 10 hari untuk laga tersebut, saya memperkirakan mereka akan menjadi tim yang lebih intens, agresif, dan menuntut fisik. Dan di situlah Anda harus cerdas membaca apa yang harus dilakukan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tahu jika kami tidak menang di markas Bournemouth, kami akan langsung memberikan selamat kepada Arsenal. Kami ingin terus bertahan hingga momen di mana mereka harus bermain tandang ke Crystal Palace,&amp;quot; lanjut Guardiola.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Warisan Mental Juara Barcelona&#13;
&#13;
Sepanjang karier kepelatihannya bersama Manchester City, Guardiola tercatat sudah tiga kali membawa persaingan gelar juara liga hingga ditentukan di pekan terakhir. Meskipun selalu berhasil keluar sebagai juara, langkah Man City tidak pernah mulus, mereka sempat goyah dan kebobolan lebih dulu dari Brighton pada 2018, serta tertinggal 0-2 dari Aston Villa pada 2022 sebelum melakukan comeback magis.&#13;
&#13;
Pengalaman mendebarkan seperti ini sudah akrab bagi Guardiola sejak ia masih aktif bermain di bawah asuhan Johan Cruyff di Barcelona, yang memenangkan empat gelar liga beruntun (1990-1994) di mana tiga di antaranya diraih lewat drama tikungan akhir. Filosofi sang mentor legendaris itulah yang kini ia tanamkan ke skuad Man City.&#13;
&#13;
&#13;
Manchester City&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya selalu lebih suka ketika nasib berada di tangan kami sendiri karena Anda tidak perlu melihat hasil pertandingan lain. Namun, situasi ideal itu tidak pernah ada,&amp;quot; sambung Guardiola.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingat Johan Cruyff sebelum pertandingan-pertandingan seperti ini selalu berkata: &amp;#39;Menangkan pertandingan kita, (gelar) ini memang tidak berada di tangan kita, tetapi kita tidak boleh kehilangan liga hanya karena mereka tidak menang dan kita juga tidak menang.&amp;#39; Hal itu sama sekali tidak boleh terjadi. Kami harus menang. Mari menangkan pertandingan untuk mencapai kesempatan terakhir, setelah itu, kawan, menangkan laga kita. Selebihnya, itu di luar kendali kita. Tunggu saja&amp;rsquo;&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
Berikut Link Live Streaming Bournemouth vs Manchester City di Liga Inggris 2025-2026:&#13;
&#13;
https://www.vidio.com/live/9182-champions-tv-5?schedule_id=5078251&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
