<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persija Jakarta Muda Resmi Segel Takhta Juara EPA U-20 2025-2026, Obat Kekecewaan untuk Tim Senior!</title><description>Persija Jakarta Muda Resmi Segel Takhta Juara EPA U-20 2025-2026, Obat Kekecewaan untuk Tim Senior!&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/19/49/3219135/persija-jakarta-muda-resmi-segel-takhta-juara-epa-u-20-2025-2026-obat-kekecewaan-untuk-tim-senior</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/19/49/3219135/persija-jakarta-muda-resmi-segel-takhta-juara-epa-u-20-2025-2026-obat-kekecewaan-untuk-tim-senior"/><item><title>Persija Jakarta Muda Resmi Segel Takhta Juara EPA U-20 2025-2026, Obat Kekecewaan untuk Tim Senior!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/19/49/3219135/persija-jakarta-muda-resmi-segel-takhta-juara-epa-u-20-2025-2026-obat-kekecewaan-untuk-tim-senior</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/19/49/3219135/persija-jakarta-muda-resmi-segel-takhta-juara-epa-u-20-2025-2026-obat-kekecewaan-untuk-tim-senior</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2026 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/18/49/3219135/persija_jakarta_u_20-Ejw9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persija Jakarta U-20 juara EPA U-20 2025-2026. (Foto: Instagram/persija.epa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/18/49/3219135/persija_jakarta_u_20-Ejw9_large.jpg</image><title>Persija Jakarta U-20 juara EPA U-20 2025-2026. (Foto: Instagram/persija.epa)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Kegagalan tim senior Persija Jakarta dalam memburu gelar juara Super League 2025-2026 akhirnya terbayar lunas oleh prestasi membanggakan generasi muda mereka. Skuad Macan Kemayoran Muda sukses keluar sebagai kampiun Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 musim 2025-2026, sebuah pencapaian impresif yang menjadi pelipur lara sekaligus oase bagi publik sepak bola ibu kota.&#13;
&#13;
1. Perjuangan Skuad Muda Persija&#13;
&#13;
Skuad Macan Kemayoran Muda menang tipis 1-0 atas Malut United U-20 dalam laga final di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Minggu 17 Mei 2026. Sementara itu, Persija U-18 harus puas menjadi runner-up karena kalah adu penalti dari Malut United U-18 dalam babak final.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih Persija U-20, Furqon Alkatiri, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Dia berharap kompetisi EPA dapat melahirkan pemain-pemain muda berkualitas untuk sepak bola Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harapannya semoga bisa menciptakan pemain-pemain Persija yang jadi tulang punggung Timnas Indonesia,&amp;rdquo; ujar Furqon dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/5/206).&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta U-20. (Foto: Instagram/persija.epa)&#13;
&#13;
&#13;
Furqon menegaskan beberapa pemain Persija U-20 sudah direkomendasikan untuk naik ke tim utama. Menurutnya, EPA menjadi wadah penting untuk melihat potensi pemain muda sebelum bersaing di level senior.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada beberapa yang sudah saya rekomendasikan ke direktur teknik untuk ke tim utama,&amp;rdquo; tambah Furqon.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Fokus Pembinaan Kualitas&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra mengatakan pembinaan kualitas pemain tetap menjadi fokus utama dalam pelaksanaan EPA. Hal tersebut demi melahirkan pemain-pemain potensial untuk masa depan sepak bola Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta U-20. (Foto: Instagram/persija.epa)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak hanya mengurusi pertandingannya tapi juga kualitasnya. Karena kita menginginkan para pemain memiliki kualitas yang diharapkan dan pelatih baik dalam penyampaian taktiknya,&amp;rdquo; sambung Asep.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang masih menjadi evaluasi, ada beberapa catatan, yakni pelanggaran disiplin masih cukup tinggi. Mudah-mudahan akan lebih baik di musim yang akan datang,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Kegagalan tim senior Persija Jakarta dalam memburu gelar juara Super League 2025-2026 akhirnya terbayar lunas oleh prestasi membanggakan generasi muda mereka. Skuad Macan Kemayoran Muda sukses keluar sebagai kampiun Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 musim 2025-2026, sebuah pencapaian impresif yang menjadi pelipur lara sekaligus oase bagi publik sepak bola ibu kota.&#13;
&#13;
1. Perjuangan Skuad Muda Persija&#13;
&#13;
Skuad Macan Kemayoran Muda menang tipis 1-0 atas Malut United U-20 dalam laga final di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Minggu 17 Mei 2026. Sementara itu, Persija U-18 harus puas menjadi runner-up karena kalah adu penalti dari Malut United U-18 dalam babak final.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih Persija U-20, Furqon Alkatiri, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Dia berharap kompetisi EPA dapat melahirkan pemain-pemain muda berkualitas untuk sepak bola Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harapannya semoga bisa menciptakan pemain-pemain Persija yang jadi tulang punggung Timnas Indonesia,&amp;rdquo; ujar Furqon dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/5/206).&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta U-20. (Foto: Instagram/persija.epa)&#13;
&#13;
&#13;
Furqon menegaskan beberapa pemain Persija U-20 sudah direkomendasikan untuk naik ke tim utama. Menurutnya, EPA menjadi wadah penting untuk melihat potensi pemain muda sebelum bersaing di level senior.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada beberapa yang sudah saya rekomendasikan ke direktur teknik untuk ke tim utama,&amp;rdquo; tambah Furqon.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Fokus Pembinaan Kualitas&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra mengatakan pembinaan kualitas pemain tetap menjadi fokus utama dalam pelaksanaan EPA. Hal tersebut demi melahirkan pemain-pemain potensial untuk masa depan sepak bola Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta U-20. (Foto: Instagram/persija.epa)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tidak hanya mengurusi pertandingannya tapi juga kualitasnya. Karena kita menginginkan para pemain memiliki kualitas yang diharapkan dan pelatih baik dalam penyampaian taktiknya,&amp;rdquo; sambung Asep.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang masih menjadi evaluasi, ada beberapa catatan, yakni pelanggaran disiplin masih cukup tinggi. Mudah-mudahan akan lebih baik di musim yang akan datang,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
