<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skenario I.League jika Persib Bandung dan Borneo FC Perebutkan Gelar Juara hingga Pekan Terakhir</title><description>I.League sudah menyiapkan skenario jika Persib Bandung dan Borneo FC perebutkan gelar juara hingga pekan terakhir.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/13/49/3218330/skenario-i-league-jika-persib-bandung-dan-borneo-fc-perebutkan-gelar-juara-hingga-pekan-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/13/49/3218330/skenario-i-league-jika-persib-bandung-dan-borneo-fc-perebutkan-gelar-juara-hingga-pekan-terakhir"/><item><title>Skenario I.League jika Persib Bandung dan Borneo FC Perebutkan Gelar Juara hingga Pekan Terakhir</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/13/49/3218330/skenario-i-league-jika-persib-bandung-dan-borneo-fc-perebutkan-gelar-juara-hingga-pekan-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/13/49/3218330/skenario-i-league-jika-persib-bandung-dan-borneo-fc-perebutkan-gelar-juara-hingga-pekan-terakhir</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2026 23:27 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/13/49/3218330/i_league_sudah_menyiapkan_skenario_jika_persib_bandung_dan_borneo_fc_perebutkan_gelar_juara_hingga_pekan_terakhir-7h5f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">I.League sudah menyiapkan skenario jika Persib Bandung dan Borneo FC perebutkan gelar juara hingga pekan terakhir (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/13/49/3218330/i_league_sudah_menyiapkan_skenario_jika_persib_bandung_dan_borneo_fc_perebutkan_gelar_juara_hingga_pekan_terakhir-7h5f_large.jpg</image><title>I.League sudah menyiapkan skenario jika Persib Bandung dan Borneo FC perebutkan gelar juara hingga pekan terakhir (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Persaingan juara Persib Bandung dan Borneo FC bisa terjadi hingga pekan terakhir Super League 2025-2026. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengaku sudah punya skenario tersendiri.&#13;
&#13;
Kompetisi Super League musim ini memang berjalan sangat kompetitif hingga memasuki pekan ke-32. Dua tim teratas masih memiliki peluang yang sama besar untuk keluar sebagai juara.&#13;
&#13;
1. Unggul Head to Head&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Persib dan Borneo FC saat ini sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun, Maung Bandung berada di posisi puncak karena unggul head to head dan selisih gol atas Pesut Etam.&#13;
&#13;
Persaingan diprediksi akan berlangsung hingga pekan ke-34 karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar. Persib memburu gelar ketiga secara beruntun, sementara Borneo FC ingin mencatat sejarah dengan meraih trofi juara pertama mereka.&#13;
&#13;
Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai persiapan penyerahan trofi jika perebutan gelar baru dipastikan di laga terakhir musim ini. Asep memastikan I.League sudah menyiapkan antisipasi untuk kondisi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025-2026. Kompetitif sekali dari liga sekarang ya, kita lihat dua bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi,&amp;quot; ujar Asep kepada awak media termasuk Okezone di Kantor I.League, Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).&#13;
&#13;
2. Diatur Khusus&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Asep menjelaskan jadwal pekan ke-34 memang telah diatur secara khusus. Sebanyak tujuh pertandingan akan dimainkan secara bersamaan demi menjaga fair play kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pastinya kami sudah merilis jadwal di pekan ke-34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23 (Mei), dan ada dua pertandingan lebih awal karena memang secara teknis hitung-hitungannya memang tidak lagi menentukan, baik itu di perebutan juara atau juga di posisi degradasi,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Asep menegaskan I.League siap apabila perebutan gelar berlangsung hingga pekan terakhir. Ia menyebut operator liga akan menempatkan dua piala di dua stadion berbeda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Piala Asli?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, situasi seperti ini bukan pertama kali terjadi dalam kompetisi sepakbola Indonesia. Asep mengingat kembali persaingan ketat antara Persija Jakarta dan PSM Makassar pada 2018.&#13;
&#13;
Kala itu, kepastian juara baru ditentukan pada pekan terakhir kompetisi. Persija akhirnya keluar sebagai kampiun &amp;nbsp;setelah mengalahkan Mitra Kukar di laga penentuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana pialanya? Ya, kami akan siapkan di dua tempat kalau sampai pekan 33 masih belum ketahuan,&amp;quot; jelas Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan 2018 pernah terjadi sampai terakhir. LIB waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, Asep tidak menjelaskan lebih detail terkait penempatan trofi asli maupun replika. Pria berkacamata itu hanya memastikan kedua lokasi nantinya akan mendapatkan perlakuan yang sama dari operator liga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau itu detail itu (penempatan piala asli dan replika), saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality,&amp;quot; pungkas Asep.&#13;
&#13;
Jika masih sama-sama meraih kemenangan hingga pekan ke-34, maka peluang terbesar juara akan jatuh kepada Persib. Pasukan Bojan Hodak berpotensi mengunci gelar Super League 2025-2026 sekaligus mencatat hattrick juara secara beruntun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Persaingan juara Persib Bandung dan Borneo FC bisa terjadi hingga pekan terakhir Super League 2025-2026. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengaku sudah punya skenario tersendiri.&#13;
&#13;
Kompetisi Super League musim ini memang berjalan sangat kompetitif hingga memasuki pekan ke-32. Dua tim teratas masih memiliki peluang yang sama besar untuk keluar sebagai juara.&#13;
&#13;
1. Unggul Head to Head&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Persib dan Borneo FC saat ini sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun, Maung Bandung berada di posisi puncak karena unggul head to head dan selisih gol atas Pesut Etam.&#13;
&#13;
Persaingan diprediksi akan berlangsung hingga pekan ke-34 karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar. Persib memburu gelar ketiga secara beruntun, sementara Borneo FC ingin mencatat sejarah dengan meraih trofi juara pertama mereka.&#13;
&#13;
Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai persiapan penyerahan trofi jika perebutan gelar baru dipastikan di laga terakhir musim ini. Asep memastikan I.League sudah menyiapkan antisipasi untuk kondisi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025-2026. Kompetitif sekali dari liga sekarang ya, kita lihat dua bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi,&amp;quot; ujar Asep kepada awak media termasuk Okezone di Kantor I.League, Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).&#13;
&#13;
2. Diatur Khusus&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Asep menjelaskan jadwal pekan ke-34 memang telah diatur secara khusus. Sebanyak tujuh pertandingan akan dimainkan secara bersamaan demi menjaga fair play kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pastinya kami sudah merilis jadwal di pekan ke-34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23 (Mei), dan ada dua pertandingan lebih awal karena memang secara teknis hitung-hitungannya memang tidak lagi menentukan, baik itu di perebutan juara atau juga di posisi degradasi,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Asep menegaskan I.League siap apabila perebutan gelar berlangsung hingga pekan terakhir. Ia menyebut operator liga akan menempatkan dua piala di dua stadion berbeda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Piala Asli?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, situasi seperti ini bukan pertama kali terjadi dalam kompetisi sepakbola Indonesia. Asep mengingat kembali persaingan ketat antara Persija Jakarta dan PSM Makassar pada 2018.&#13;
&#13;
Kala itu, kepastian juara baru ditentukan pada pekan terakhir kompetisi. Persija akhirnya keluar sebagai kampiun &amp;nbsp;setelah mengalahkan Mitra Kukar di laga penentuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di mana pialanya? Ya, kami akan siapkan di dua tempat kalau sampai pekan 33 masih belum ketahuan,&amp;quot; jelas Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan 2018 pernah terjadi sampai terakhir. LIB waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Meski begitu, Asep tidak menjelaskan lebih detail terkait penempatan trofi asli maupun replika. Pria berkacamata itu hanya memastikan kedua lokasi nantinya akan mendapatkan perlakuan yang sama dari operator liga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau itu detail itu (penempatan piala asli dan replika), saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality,&amp;quot; pungkas Asep.&#13;
&#13;
Jika masih sama-sama meraih kemenangan hingga pekan ke-34, maka peluang terbesar juara akan jatuh kepada Persib. Pasukan Bojan Hodak berpotensi mengunci gelar Super League 2025-2026 sekaligus mencatat hattrick juara secara beruntun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
