<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di Piala Asia U-17 2026: Garuda Asia Ada Peluang Menang?</title><description>Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di Piala Asia U-17 2026: Garuda Asia Ada Peluang Menang?&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/12/51/3217889/prediksi-timnas-indonesia-u-17-vs-jepang-u-17-di-piala-asia-u-17-2026-garuda-asia-ada-peluang-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/12/51/3217889/prediksi-timnas-indonesia-u-17-vs-jepang-u-17-di-piala-asia-u-17-2026-garuda-asia-ada-peluang-menang"/><item><title>Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di Piala Asia U-17 2026: Garuda Asia Ada Peluang Menang?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/12/51/3217889/prediksi-timnas-indonesia-u-17-vs-jepang-u-17-di-piala-asia-u-17-2026-garuda-asia-ada-peluang-menang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/12/51/3217889/prediksi-timnas-indonesia-u-17-vs-jepang-u-17-di-piala-asia-u-17-2026-garuda-asia-ada-peluang-menang</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2026 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/12/51/3217889/timnsa_indonesia_u_17-gzEf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-17 siap beraksi di Piala Asia U-17 2026. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/12/51/3217889/timnsa_indonesia_u_17-gzEf_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-17 siap beraksi di Piala Asia U-17 2026. (Foto: PSSI)</title></images><description>JEDDAH &amp;ndash; Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di laga pamungkas Grup B Piala Asia U-17 2026 menarik untuk dibahas. Pasalnya laga melawan Jepang U-17 akan menjadi partai hidup mati untuk menentukan lolos atau tidaknya skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut ke babak perempatfinal.&#13;
&#13;
Ya, langkah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026 kini berada di ujung tanduk. Setelah sempat memberikan harapan lewat kemenangan tipis 1-0 atas China di laga perdana, skuad berjuluk Garuda Asia itu harus menelan pil pahit pada laga kedua Grup B, melawan Qatar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bermain di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Minggu 10 Mei 2026, Garuda Asia dipaksa menyerah 0-2 dari Qatar. Hasil minor tersebut membuat posisi Timnas Indonesia U-17 merosot ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 3 poin dan selisih gol -1.&#13;
&#13;
Sementara itu, Jepang kukuh di puncak dengan 6 poin, disusul Qatar di posisi kedua dengan 3 poin (selisih gol 0). Kini, satu-satunya jalan untuk menjaga peluang ke perempatfinal adalah meraih hasil positif saat bersua Jepang di laga pamungkas, Selasa (12/5/2026) malam WIB.&#13;
&#13;
1. Skenario Lolos&#13;
&#13;
Menghadapi Jepang, kemenangan menjadi harga mati jika Timnas Indonesia U-17 ingin melaju lebih jauh. Namun, status tiga poin atas Samurai Biru Muda ternyata tidak menjamin tiket otomatis ke babak berikutnya.&#13;
&#13;
Jika di laga lain Qatar U-17 sukses menumbangkan China, maka akan terjadi situasi deadlock di mana Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia U-17 sama-sama mengemas enam poin. Dalam skenario klasemen mini, Timnas Indonesia U-17 berada dalam posisi kurang menguntungkan karena selisih gol yang minus akibat kekalahan dari Qatar.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Karena itu, nasib Garuda Asia tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Timns Indonesia U-17 sangat berharap China bisa memberikan perlawanan dan menahan imbang atau mengalahkan Qatar.&#13;
&#13;
Bahkan, jika Timnas Indonesia U-17 hanya mampu bermain imbang melawan Jepang, mereka masih bisa lolos dengan syarat Qatar kalah dari China. Sebaliknya, kekalahan dari Jepang akan langsung menyudahi perjalanan Putu Panji dan kawan-kawan di Arab Saudi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Masalah Lini Depan&#13;
&#13;
Meski Jepang tampil sempurna dengan dua kemenangan, pertahanan mereka sejauh ini terbukti tidak mustahil untuk ditembus. Dalam dua laga sebelumnya, Jepang selalu kebobolan (menang 3-1 atas Qatar dan 2-1 atas China).&#13;
&#13;
Selain itu, dengan tiket perempatfinal yang sudah hampir pasti di tangan, Jepang diprediksi akan melakukan rotasi pemain, yang bisa menjadi celah bagi Timnas Indonesia U-17 untuk mencuri poin.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Namun, tantangan terbesar bagi Kurniawan Dwi Yulianto justru datang dari dalam internal tim, yakni tumpulnya lini depan. Hingga laga kedua, Garuda Asia baru bisa menyarangkan satu gol saja.&#13;
&#13;
Produktivitas yang rendah ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi sebelum duel kontra Jepang dimulai. Jadi, peluang menang masih ada, namun Timnas Indonesia U-17 harus mempertajam lini depan untuk bisa mencetak gol.&#13;
</description><content:encoded>JEDDAH &amp;ndash; Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di laga pamungkas Grup B Piala Asia U-17 2026 menarik untuk dibahas. Pasalnya laga melawan Jepang U-17 akan menjadi partai hidup mati untuk menentukan lolos atau tidaknya skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut ke babak perempatfinal.&#13;
&#13;
Ya, langkah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026 kini berada di ujung tanduk. Setelah sempat memberikan harapan lewat kemenangan tipis 1-0 atas China di laga perdana, skuad berjuluk Garuda Asia itu harus menelan pil pahit pada laga kedua Grup B, melawan Qatar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bermain di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Minggu 10 Mei 2026, Garuda Asia dipaksa menyerah 0-2 dari Qatar. Hasil minor tersebut membuat posisi Timnas Indonesia U-17 merosot ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 3 poin dan selisih gol -1.&#13;
&#13;
Sementara itu, Jepang kukuh di puncak dengan 6 poin, disusul Qatar di posisi kedua dengan 3 poin (selisih gol 0). Kini, satu-satunya jalan untuk menjaga peluang ke perempatfinal adalah meraih hasil positif saat bersua Jepang di laga pamungkas, Selasa (12/5/2026) malam WIB.&#13;
&#13;
1. Skenario Lolos&#13;
&#13;
Menghadapi Jepang, kemenangan menjadi harga mati jika Timnas Indonesia U-17 ingin melaju lebih jauh. Namun, status tiga poin atas Samurai Biru Muda ternyata tidak menjamin tiket otomatis ke babak berikutnya.&#13;
&#13;
Jika di laga lain Qatar U-17 sukses menumbangkan China, maka akan terjadi situasi deadlock di mana Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia U-17 sama-sama mengemas enam poin. Dalam skenario klasemen mini, Timnas Indonesia U-17 berada dalam posisi kurang menguntungkan karena selisih gol yang minus akibat kekalahan dari Qatar.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Karena itu, nasib Garuda Asia tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Timns Indonesia U-17 sangat berharap China bisa memberikan perlawanan dan menahan imbang atau mengalahkan Qatar.&#13;
&#13;
Bahkan, jika Timnas Indonesia U-17 hanya mampu bermain imbang melawan Jepang, mereka masih bisa lolos dengan syarat Qatar kalah dari China. Sebaliknya, kekalahan dari Jepang akan langsung menyudahi perjalanan Putu Panji dan kawan-kawan di Arab Saudi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Masalah Lini Depan&#13;
&#13;
Meski Jepang tampil sempurna dengan dua kemenangan, pertahanan mereka sejauh ini terbukti tidak mustahil untuk ditembus. Dalam dua laga sebelumnya, Jepang selalu kebobolan (menang 3-1 atas Qatar dan 2-1 atas China).&#13;
&#13;
Selain itu, dengan tiket perempatfinal yang sudah hampir pasti di tangan, Jepang diprediksi akan melakukan rotasi pemain, yang bisa menjadi celah bagi Timnas Indonesia U-17 untuk mencuri poin.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Namun, tantangan terbesar bagi Kurniawan Dwi Yulianto justru datang dari dalam internal tim, yakni tumpulnya lini depan. Hingga laga kedua, Garuda Asia baru bisa menyarangkan satu gol saja.&#13;
&#13;
Produktivitas yang rendah ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi sebelum duel kontra Jepang dimulai. Jadi, peluang menang masih ada, namun Timnas Indonesia U-17 harus mempertajam lini depan untuk bisa mencetak gol.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
