<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17 di Babak Pertama: Matthew Baker Gagal Penalti, Skor Masih 0-0</title><description>Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17 di Babak Pertama: Matthew Baker Gagal Penalti, Skor Masih 0-0&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/10/51/3217461/hasil-timnas-indonesia-u-17-vs-qatar-u-17-di-babak-pertama-matthew-baker-gagal-penalti-skor-masih-0-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/10/51/3217461/hasil-timnas-indonesia-u-17-vs-qatar-u-17-di-babak-pertama-matthew-baker-gagal-penalti-skor-masih-0-0"/><item><title>Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17 di Babak Pertama: Matthew Baker Gagal Penalti, Skor Masih 0-0</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/10/51/3217461/hasil-timnas-indonesia-u-17-vs-qatar-u-17-di-babak-pertama-matthew-baker-gagal-penalti-skor-masih-0-0</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/10/51/3217461/hasil-timnas-indonesia-u-17-vs-qatar-u-17-di-babak-pertama-matthew-baker-gagal-penalti-skor-masih-0-0</guid><pubDate>Minggu 10 Mei 2026 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/10/51/3217461/timnas_indonesia_u_17_vs_qatar_u_17-5Dqf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana laga Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/10/51/3217461/timnas_indonesia_u_17_vs_qatar_u_17-5Dqf_large.jpg</image><title>Suasana laga Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)</title></images><description>JEDDAH &amp;ndash; Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Qatar U-17 pada paruh pertama laga kedua Grup B Piala Asia U-17 2026. Berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (9/5/2026) malam WIB, skuad Garuda Asia sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin melalui titik putih namun gagal dimaksimalkan.&#13;
&#13;
Jalannya Pertandingan&#13;
&#13;
Babak Pertama&#13;
&#13;
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas pertandingan langsung meninggi. Qatar U-17 mencoba mengambil inisiatif serangan, namun Timnas Indonesia U-17 merespons dengan permainan yang disiplin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peluang pertama Timnas Indonesia U-17 lahir di menit ketujuh melalui sepakan Peres Tjoe yang masih menyamping tipis di sisi gawang lawan. Lalu momen krusial terjadi pada menit ke-14, berawal dari tendangan keras Noha Oliver yang mengenai tangan bek Qatar di area terlarang, wasit Veronica tanpa ragu menunjuk titik putih.&#13;
&#13;
Matthew Baker yang ditunjuk sebagai eksekutor maju dengan penuh percaya diri. Sayangnya, tendangan bek andalan Indonesia tersebut berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Qatar, Bakrie Mohamed, yang menepis bola ke sisi kiri gawang. Skor 0-0 pun tetap bertahan dan menjadi pukulan telak bagi mentalitas Garuda Muda di awal laga.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Setelah kegagalan penalti tersebut, Qatar mencoba bangkit dan bermain lebih rapi untuk mengurung pertahanan Timnas Indonesia U-17. Tekanan demi tekanan dilancarkan, termasuk peluang emas dari Mohamed Yehea pada menit ke-33 yang untungnya masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Mike Rajasa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Solidnya lini belakang Timnas Indonesia U-17 yang dipimpin oleh barisan pertahanan yang disiplin membuat para pemain Qatar frustrasi. Meski lebih banyak tertekan di pertengahan babak, Indonesia sesekali memberikan ancaman lewat skema serangan balik.&#13;
&#13;
Menjelang turun minum, Pandu Aryo dan Dava Yunna hampir saja memecah kebuntuan, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang tersebut terbuang. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, kedudukan tetap tidak berubah 0-0.&#13;
</description><content:encoded>JEDDAH &amp;ndash; Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Qatar U-17 pada paruh pertama laga kedua Grup B Piala Asia U-17 2026. Berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (9/5/2026) malam WIB, skuad Garuda Asia sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin melalui titik putih namun gagal dimaksimalkan.&#13;
&#13;
Jalannya Pertandingan&#13;
&#13;
Babak Pertama&#13;
&#13;
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas pertandingan langsung meninggi. Qatar U-17 mencoba mengambil inisiatif serangan, namun Timnas Indonesia U-17 merespons dengan permainan yang disiplin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peluang pertama Timnas Indonesia U-17 lahir di menit ketujuh melalui sepakan Peres Tjoe yang masih menyamping tipis di sisi gawang lawan. Lalu momen krusial terjadi pada menit ke-14, berawal dari tendangan keras Noha Oliver yang mengenai tangan bek Qatar di area terlarang, wasit Veronica tanpa ragu menunjuk titik putih.&#13;
&#13;
Matthew Baker yang ditunjuk sebagai eksekutor maju dengan penuh percaya diri. Sayangnya, tendangan bek andalan Indonesia tersebut berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Qatar, Bakrie Mohamed, yang menepis bola ke sisi kiri gawang. Skor 0-0 pun tetap bertahan dan menjadi pukulan telak bagi mentalitas Garuda Muda di awal laga.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Setelah kegagalan penalti tersebut, Qatar mencoba bangkit dan bermain lebih rapi untuk mengurung pertahanan Timnas Indonesia U-17. Tekanan demi tekanan dilancarkan, termasuk peluang emas dari Mohamed Yehea pada menit ke-33 yang untungnya masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Mike Rajasa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Solidnya lini belakang Timnas Indonesia U-17 yang dipimpin oleh barisan pertahanan yang disiplin membuat para pemain Qatar frustrasi. Meski lebih banyak tertekan di pertengahan babak, Indonesia sesekali memberikan ancaman lewat skema serangan balik.&#13;
&#13;
Menjelang turun minum, Pandu Aryo dan Dava Yunna hampir saja memecah kebuntuan, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang tersebut terbuang. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, kedudukan tetap tidak berubah 0-0.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
