<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mauricio Souza Kaget Persija Sudah 7 Tahun Tak Jamu Persib Bandung di Jakarta: Absurd!</title><description>Mauricio Souza kaget mengetahui Persija Jakarta sudah tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta selama tujuh tahun.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/07/49/3216944/mauricio-souza-kaget-persija-sudah-7-tahun-tak-jamu-persib-bandung-di-jakarta-absurd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/05/07/49/3216944/mauricio-souza-kaget-persija-sudah-7-tahun-tak-jamu-persib-bandung-di-jakarta-absurd"/><item><title>Mauricio Souza Kaget Persija Sudah 7 Tahun Tak Jamu Persib Bandung di Jakarta: Absurd!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/05/07/49/3216944/mauricio-souza-kaget-persija-sudah-7-tahun-tak-jamu-persib-bandung-di-jakarta-absurd</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/05/07/49/3216944/mauricio-souza-kaget-persija-sudah-7-tahun-tak-jamu-persib-bandung-di-jakarta-absurd</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2026 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/07/49/3216944/mauricio_souza_kaget_mengetahui_persija_jakarta_sudah_tidak_menjamu_persib_bandung_di_jakarta_selama_tujuh_tahun-vtIr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mauricio Souza kaget mengetahui Persija Jakarta sudah tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta selama tujuh tahun (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/07/49/3216944/mauricio_souza_kaget_mengetahui_persija_jakarta_sudah_tidak_menjamu_persib_bandung_di_jakarta_selama_tujuh_tahun-vtIr_large.jpg</image><title>Mauricio Souza kaget mengetahui Persija Jakarta sudah tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta selama tujuh tahun (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</title></images><description>DEPOK &amp;ndash; Mauricio Souza kaget mengetahui Persija Jakarta sudah tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta selama tujuh tahun. Baginya, hal tersebut sungguh absurd.&#13;
&#13;
Persija akan berhadapan dengan Persib di pekan ke-32 Super League 2025-2026. Laga itu akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemilihan Stadion Segiri sebagai venue pertandingan menuai kontroversi. Pasalnya, lagi-lagi Macan Kemayoran tak bisa menjamu Persib di Jakarta.&#13;
&#13;
1. Absurd&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tercatat, sudah tujuh tahun sejak terakhir kalinya Persija menjamu Persib di Jakarta. Momen itu terjadi pada Liga 1 2019 ketika duel berakhir 1-1. Setelah itu, pertandingan selalu digelar di luar Jakarta ketika mereka bertindak sebagai tuan rumah.&#13;
&#13;
Souza berharap, keanehan ini menjadi evaluasi oleh operator kompetisi. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu mengatakan, laga kandang adalah hal yang sangat penting bagi sebuah tim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap ini berubah. Sebenarnya, menurut saya ini adalah sebuah absurditas (hal yang tidak masuk akal),&amp;rdquo; kata Souza kepada awak media, termasuk Okezone, di Persija Training Ground, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sepakbola adalah hal yang sangat serius. Lihat berapa banyak orang yang terlibat di dalamnya. Jadi, tidak bisa bermain di rumah sendiri melawan tim tertentu itu sangat aneh,&amp;quot; tukas pria berusia 5 tahun itu.&#13;
&#13;
2. Jaminan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Souza mencurahkan isi hatinya dengan mengatakan pemindahan venue ini sangat berdampak bagi Persija. Seharusnya, operator kompetisi bisa menjamin pertandingan adil untuk semua tim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika dalam tujuh tahun kami tidak bisa menyusun strategi agar bisa bermain di Jakarta melawan Bandung, saya merasa sedih dan tidak setuju dengan ini,&amp;quot; tutur Souza.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami harus bermain di kandang, di stadion kami, di depan penonton kami. Sesuatu harus dilakukan. Tidak mungkin kami tidak bisa mengelola satu pertandingan besar seperti itu,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>DEPOK &amp;ndash; Mauricio Souza kaget mengetahui Persija Jakarta sudah tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta selama tujuh tahun. Baginya, hal tersebut sungguh absurd.&#13;
&#13;
Persija akan berhadapan dengan Persib di pekan ke-32 Super League 2025-2026. Laga itu akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemilihan Stadion Segiri sebagai venue pertandingan menuai kontroversi. Pasalnya, lagi-lagi Macan Kemayoran tak bisa menjamu Persib di Jakarta.&#13;
&#13;
1. Absurd&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tercatat, sudah tujuh tahun sejak terakhir kalinya Persija menjamu Persib di Jakarta. Momen itu terjadi pada Liga 1 2019 ketika duel berakhir 1-1. Setelah itu, pertandingan selalu digelar di luar Jakarta ketika mereka bertindak sebagai tuan rumah.&#13;
&#13;
Souza berharap, keanehan ini menjadi evaluasi oleh operator kompetisi. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu mengatakan, laga kandang adalah hal yang sangat penting bagi sebuah tim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap ini berubah. Sebenarnya, menurut saya ini adalah sebuah absurditas (hal yang tidak masuk akal),&amp;rdquo; kata Souza kepada awak media, termasuk Okezone, di Persija Training Ground, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sepakbola adalah hal yang sangat serius. Lihat berapa banyak orang yang terlibat di dalamnya. Jadi, tidak bisa bermain di rumah sendiri melawan tim tertentu itu sangat aneh,&amp;quot; tukas pria berusia 5 tahun itu.&#13;
&#13;
2. Jaminan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Souza mencurahkan isi hatinya dengan mengatakan pemindahan venue ini sangat berdampak bagi Persija. Seharusnya, operator kompetisi bisa menjamin pertandingan adil untuk semua tim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika dalam tujuh tahun kami tidak bisa menyusun strategi agar bisa bermain di Jakarta melawan Bandung, saya merasa sedih dan tidak setuju dengan ini,&amp;quot; tutur Souza.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami harus bermain di kandang, di stadion kami, di depan penonton kami. Sesuatu harus dilakukan. Tidak mungkin kami tidak bisa mengelola satu pertandingan besar seperti itu,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
