<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah AS Izinkan Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026 dengan Syarat Ketat, Playoff Tambahan Resmi Gagal?</title><description>Pemerintah AS mengizinkan Timnas Iran main di Piala Dunia 2026 dengan syarat yang ketat.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214610/pemerintah-as-izinkan-timnas-iran-main-di-piala-dunia-2026-dengan-syarat-ketat-playoff-tambahan-resmi-gagal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214610/pemerintah-as-izinkan-timnas-iran-main-di-piala-dunia-2026-dengan-syarat-ketat-playoff-tambahan-resmi-gagal"/><item><title>Pemerintah AS Izinkan Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026 dengan Syarat Ketat, Playoff Tambahan Resmi Gagal?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214610/pemerintah-as-izinkan-timnas-iran-main-di-piala-dunia-2026-dengan-syarat-ketat-playoff-tambahan-resmi-gagal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214610/pemerintah-as-izinkan-timnas-iran-main-di-piala-dunia-2026-dengan-syarat-ketat-playoff-tambahan-resmi-gagal</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2026 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/25/51/3214610/pemerintah_as_mengizinkan_timnas_iran_main_di_piala_dunia_2026_dengan_syarat_yang_ketat-rkBT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah AS mengizinkan Timnas Iran main di Piala Dunia 2026 dengan syarat yang ketat (Foto: Instagram/@teammellifootball)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/25/51/3214610/pemerintah_as_mengizinkan_timnas_iran_main_di_piala_dunia_2026_dengan_syarat_yang_ketat-rkBT_large.jpg</image><title>Pemerintah AS mengizinkan Timnas Iran main di Piala Dunia 2026 dengan syarat yang ketat (Foto: Instagram/@teammellifootball)</title></images><description>WASHINGTON DC &amp;ndash; Pemerintah Amerika Serikat (AS) melunak dan siap mengizinkan Timnas Iran bermain di Piala Dunia 2026. Namun, Washington mengajukan syarat yang ketat.&#13;
&#13;
Polemik soal Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026 terus bergulir. Awalnya, Teheran menyatakan akan memboikot turnamen tersebut imbas serangan udara gabungan dari militer AS dan Israel.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Iran (Foto: Instagram/@gianni_infantino)&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan siap menjembatani kehadiran Iran di Negeri Paman Sam. Lalu, giliran AS yang berubah sikap dan mengancam tidak menjamin keselamatan mereka.&#13;
&#13;
1. Pintu Terbuka buat Timnas Iran&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan pintu negaranya terbuka hanya bagi atlet. Mereka yang memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) tidak akan diizinkan masuk!&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada pemberitahuan dari AS yang mengatakan mereka tidak boleh datang. Masalah dengan Iran bukanlah atlet (pesepakbola) mereka,&amp;rdquo; tegas Rubio, dinukil dari Al Jazeera, Sabtu (25/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, beberapa di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tetapi bukan atletnya sendiri,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Benar-Benar Atlet&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Iran jelang laga uji coba pada FIFA Matchday Maret 2026 (Foto: Instagram/@teammellifootball)&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Rubio memperingatkan agar rombongan yang dibawa ke AS benar-benar berstatus sebagai pemain profesional. Mereka tidak akan memberikan toleransi jika ada personel keamanan atau intelijen yang datang dengan menyamar sebagai pendukung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura menjadi jurnalis dan pelatih (untuk) atlet,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Sikap AS dan Iran yang berubah-ubah memicu kabar adanya playoff tambahan. Ajang itu akan digelar untuk mencari pengganti Team Melli jika sewaktu-waktu memutuskan mundur.&#13;
&#13;
FIFA juga tidak menolak atau membantah dengan tegas perihal playoff tambahan itu. Kabarnya, semua akan diputuskan, termasuk nasib Iran, dalam pertemuan di Vancouver, Kanada, pada 30 April 2026.&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON DC &amp;ndash; Pemerintah Amerika Serikat (AS) melunak dan siap mengizinkan Timnas Iran bermain di Piala Dunia 2026. Namun, Washington mengajukan syarat yang ketat.&#13;
&#13;
Polemik soal Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026 terus bergulir. Awalnya, Teheran menyatakan akan memboikot turnamen tersebut imbas serangan udara gabungan dari militer AS dan Israel.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Iran (Foto: Instagram/@gianni_infantino)&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan siap menjembatani kehadiran Iran di Negeri Paman Sam. Lalu, giliran AS yang berubah sikap dan mengancam tidak menjamin keselamatan mereka.&#13;
&#13;
1. Pintu Terbuka buat Timnas Iran&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan pintu negaranya terbuka hanya bagi atlet. Mereka yang memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) tidak akan diizinkan masuk!&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak ada pemberitahuan dari AS yang mengatakan mereka tidak boleh datang. Masalah dengan Iran bukanlah atlet (pesepakbola) mereka,&amp;rdquo; tegas Rubio, dinukil dari Al Jazeera, Sabtu (25/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, beberapa di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tetapi bukan atletnya sendiri,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Benar-Benar Atlet&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Iran jelang laga uji coba pada FIFA Matchday Maret 2026 (Foto: Instagram/@teammellifootball)&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Rubio memperingatkan agar rombongan yang dibawa ke AS benar-benar berstatus sebagai pemain profesional. Mereka tidak akan memberikan toleransi jika ada personel keamanan atau intelijen yang datang dengan menyamar sebagai pendukung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura menjadi jurnalis dan pelatih (untuk) atlet,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Sikap AS dan Iran yang berubah-ubah memicu kabar adanya playoff tambahan. Ajang itu akan digelar untuk mencari pengganti Team Melli jika sewaktu-waktu memutuskan mundur.&#13;
&#13;
FIFA juga tidak menolak atau membantah dengan tegas perihal playoff tambahan itu. Kabarnya, semua akan diputuskan, termasuk nasib Iran, dalam pertemuan di Vancouver, Kanada, pada 30 April 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
