<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terancam Sanksi Komdis PSSI, Fadly Alberto Akui Masih Punya Mimpi Besar</title><description>Eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Henga, mengaku masih memiliki mimpi besar di sepakbola Indonesia.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214479/terancam-sanksi-komdis-pssi-fadly-alberto-akui-masih-punya-mimpi-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214479/terancam-sanksi-komdis-pssi-fadly-alberto-akui-masih-punya-mimpi-besar"/><item><title>Terancam Sanksi Komdis PSSI, Fadly Alberto Akui Masih Punya Mimpi Besar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214479/terancam-sanksi-komdis-pssi-fadly-alberto-akui-masih-punya-mimpi-besar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/25/51/3214479/terancam-sanksi-komdis-pssi-fadly-alberto-akui-masih-punya-mimpi-besar</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2026 03:36 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/51/3214479/eks_timnas_indonesia_u_17_fadly_alberto_henga_mengaku_masih_memiliki_mimpi_besar_di_sepakbola_indonesia-eBKQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Henga, mengaku masih memiliki mimpi besar di sepakbola Indonesia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/51/3214479/eks_timnas_indonesia_u_17_fadly_alberto_henga_mengaku_masih_memiliki_mimpi_besar_di_sepakbola_indonesia-eBKQ_large.jpg</image><title>Eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Henga, mengaku masih memiliki mimpi besar di sepakbola Indonesia (Foto: PSSI)</title></images><description>EKS Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Henga, mengaku masih memiliki mimpi besar di sepakbola Indonesia. Hal itu ditegaskan usai dibayang-bayangi sanksi dari Komite Disiplin PSSI imbas tendangan kungfunya.&#13;
&#13;
Fadly melayangkan tendangan kungfu ke ke pemain Dewa United U-20 Raka Nurholis dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20, tetapi mreeka sudah saling bermaafan. Kini, pemain berdarah Papua itu tinggal menunggu sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Pembelajaran&#13;
&#13;
Pemain berusia 17 tahun itu mengatakan, momen itu menjadi sebuah pembelajaran berharga dalam bersikap. Ia menegaskan tidak akan pudar mimpinya sebagai pesepakbola profesional.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya yang terjadi sekarang menjadi pengalaman berharga buat saya, karena ini juga enggak pernah saya pikirkan bisa sampai begini,&amp;quot; kata Fadly dikutip, Sabtu (25/4/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau untuk cita-cita saya sebagai pemain sepakbola tetap saya terus kejar meskipun banyak rintangan seperti sekarang,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Lebih Dewasa&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Fadly mengatakan akan bekerja dalam latihan dan berusaha lebih dewasa. Hal tersebut agar dapat berkembang lebih baik lagi ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin ini juga musibah buat saya, cobaan, dan saya akan terus bekerja keras sebagaimana saya sampai sekarang,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Fadly pun harus menerima pencoretan dari Timnas Indonesia U-20. Keputusan itu tentunya harus disikapi dengan positif dengan terus berjuang agar dapat kembali kepercayaan menjadi bagian Skuad Garuda.&#13;
</description><content:encoded>EKS Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Henga, mengaku masih memiliki mimpi besar di sepakbola Indonesia. Hal itu ditegaskan usai dibayang-bayangi sanksi dari Komite Disiplin PSSI imbas tendangan kungfunya.&#13;
&#13;
Fadly melayangkan tendangan kungfu ke ke pemain Dewa United U-20 Raka Nurholis dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20, tetapi mreeka sudah saling bermaafan. Kini, pemain berdarah Papua itu tinggal menunggu sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Pembelajaran&#13;
&#13;
Pemain berusia 17 tahun itu mengatakan, momen itu menjadi sebuah pembelajaran berharga dalam bersikap. Ia menegaskan tidak akan pudar mimpinya sebagai pesepakbola profesional.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya yang terjadi sekarang menjadi pengalaman berharga buat saya, karena ini juga enggak pernah saya pikirkan bisa sampai begini,&amp;quot; kata Fadly dikutip, Sabtu (25/4/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau untuk cita-cita saya sebagai pemain sepakbola tetap saya terus kejar meskipun banyak rintangan seperti sekarang,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Lebih Dewasa&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Fadly mengatakan akan bekerja dalam latihan dan berusaha lebih dewasa. Hal tersebut agar dapat berkembang lebih baik lagi ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin ini juga musibah buat saya, cobaan, dan saya akan terus bekerja keras sebagaimana saya sampai sekarang,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Fadly pun harus menerima pencoretan dari Timnas Indonesia U-20. Keputusan itu tentunya harus disikapi dengan positif dengan terus berjuang agar dapat kembali kepercayaan menjadi bagian Skuad Garuda.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
