<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Persib Bandung vs Arema FC: Ini Pemain yang Wajib Diwaspadai Thom Haye Cs</title><description>Jelang Persib Bandung vs Arema FC: Ini Pemain yang Wajib Diwaspadai Thom Haye Cs&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/23/49/3214062/jelang-persib-bandung-vs-arema-fc-ini-pemain-yang-wajib-diwaspadai-thom-haye-cs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/23/49/3214062/jelang-persib-bandung-vs-arema-fc-ini-pemain-yang-wajib-diwaspadai-thom-haye-cs"/><item><title>Jelang Persib Bandung vs Arema FC: Ini Pemain yang Wajib Diwaspadai Thom Haye Cs</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/23/49/3214062/jelang-persib-bandung-vs-arema-fc-ini-pemain-yang-wajib-diwaspadai-thom-haye-cs</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/23/49/3214062/jelang-persib-bandung-vs-arema-fc-ini-pemain-yang-wajib-diwaspadai-thom-haye-cs</guid><pubDate>Kamis 23 April 2026 04:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/22/49/3214062/arema_fc-ws7e_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arema FC siap lawan Persib Bandung. (Foto: Instagram/aremafcofficial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/22/49/3214062/arema_fc-ws7e_large.jpg</image><title>Arema FC siap lawan Persib Bandung. (Foto: Instagram/aremafcofficial)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Arema FC menunjukkan sinyal positif dalam persaingan sengit Super League 2025-2026. Tim berjuluk Singo Edan ini seolah menemukan keseimbangan baru berkat performa impresif dua penggawa asing mereka, Lucas Frigeri dan Gustavo Franca.&#13;
&#13;
Keduanya menjadi representasi kuat bagaimana mentalitas pantang menyerah mampu mengubah tekanan menjadi prestasi di lapangan. Kolaborasi keduanya menciptakan stabilitas yang sangat dibutuhkan tim.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Frigeri bertugas sebagai tembok terakhir di bawah mistar gawang, sementara Franca menjadi komando di lini pertahanan yang juga berperan menjaga ritme saat membangun serangan dari belakang. Keduanya membuktikan bahwa respon positif terhadap kritik adalah kunci utama untuk bangkit.&#13;
&#13;
1. Kebangkitan Lucas Frigeri&#13;
&#13;
Sorotan tajam sempat tertuju pada Lucas Frigeri setelah rentetan hasil buruk dan tingginya angka kebobolan yang dialami Arema FC di awal musim. Kiper asal Brasil ini bahkan sempat kehilangan posisi utama dan harus rela menghuni bangku cadangan.&#13;
&#13;
&#13;
Arema FC vs Persis Solo di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@aremafcofficial)&#13;
&#13;
&#13;
Namun, alih-alih terpuruk, Frigeri justru meledak dengan catatan dua kali clean sheet secara beruntun dalam beberapa laga terakhir.&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Saya memahami apa yang penggemar inginkan kepada saya sebagai pemain. Menunjukkan kemampuan individu yang maksimal dan membantu tim dalam meraih kemenangan jadi hal yang selalu saya upayakan,&amp;rdquo; tutur Frigeri, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (22/4/2026).&#13;
&#13;
Baginya, konsistensi dalam latihan dan keterbukaan terhadap evaluasi menjadi fondasi utama untuk mengembalikan kepercayaan diri serta apresiasi dari Aremania.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ujian Mental di GBLA&#13;
&#13;
Sementara itu, stabilitas lini belakang yang dikomandoi Gustavo Franca akan menghadapi ujian sesungguhnya pada pekan ke-29. Arema FC dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 24 April 2026 malam WIBG.&#13;
&#13;
Franca, yang sudah kenyang pengalaman di sepak bola Indonesia, menyadari betul tekanan hebat yang akan dihadapi saat bermain di depan ribuan Bobotoh. Meski menyadari tantangan mental yang berat, Franca justru melihat atmosfer stadion yang penuh sesak sebagai motivasi tambahan.&#13;
&#13;
&#13;
Persita Tangerang vs Arema FC. (Foto: Instagram/aremafcofficial)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Stadion itu (GBLA) selalu dipenuhi suporter Persib (Bobotoh), tentu saja itu memberikan tekanan tersendiri bagi kami ketika bertanding,&amp;rdquo; ujar Franca.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Dukungan yang familiar itu membuat kami bisa terus semangat sampai akhir laga,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Arema FC menunjukkan sinyal positif dalam persaingan sengit Super League 2025-2026. Tim berjuluk Singo Edan ini seolah menemukan keseimbangan baru berkat performa impresif dua penggawa asing mereka, Lucas Frigeri dan Gustavo Franca.&#13;
&#13;
Keduanya menjadi representasi kuat bagaimana mentalitas pantang menyerah mampu mengubah tekanan menjadi prestasi di lapangan. Kolaborasi keduanya menciptakan stabilitas yang sangat dibutuhkan tim.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Frigeri bertugas sebagai tembok terakhir di bawah mistar gawang, sementara Franca menjadi komando di lini pertahanan yang juga berperan menjaga ritme saat membangun serangan dari belakang. Keduanya membuktikan bahwa respon positif terhadap kritik adalah kunci utama untuk bangkit.&#13;
&#13;
1. Kebangkitan Lucas Frigeri&#13;
&#13;
Sorotan tajam sempat tertuju pada Lucas Frigeri setelah rentetan hasil buruk dan tingginya angka kebobolan yang dialami Arema FC di awal musim. Kiper asal Brasil ini bahkan sempat kehilangan posisi utama dan harus rela menghuni bangku cadangan.&#13;
&#13;
&#13;
Arema FC vs Persis Solo di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@aremafcofficial)&#13;
&#13;
&#13;
Namun, alih-alih terpuruk, Frigeri justru meledak dengan catatan dua kali clean sheet secara beruntun dalam beberapa laga terakhir.&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Saya memahami apa yang penggemar inginkan kepada saya sebagai pemain. Menunjukkan kemampuan individu yang maksimal dan membantu tim dalam meraih kemenangan jadi hal yang selalu saya upayakan,&amp;rdquo; tutur Frigeri, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (22/4/2026).&#13;
&#13;
Baginya, konsistensi dalam latihan dan keterbukaan terhadap evaluasi menjadi fondasi utama untuk mengembalikan kepercayaan diri serta apresiasi dari Aremania.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ujian Mental di GBLA&#13;
&#13;
Sementara itu, stabilitas lini belakang yang dikomandoi Gustavo Franca akan menghadapi ujian sesungguhnya pada pekan ke-29. Arema FC dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 24 April 2026 malam WIBG.&#13;
&#13;
Franca, yang sudah kenyang pengalaman di sepak bola Indonesia, menyadari betul tekanan hebat yang akan dihadapi saat bermain di depan ribuan Bobotoh. Meski menyadari tantangan mental yang berat, Franca justru melihat atmosfer stadion yang penuh sesak sebagai motivasi tambahan.&#13;
&#13;
&#13;
Persita Tangerang vs Arema FC. (Foto: Instagram/aremafcofficial)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Stadion itu (GBLA) selalu dipenuhi suporter Persib (Bobotoh), tentu saja itu memberikan tekanan tersendiri bagi kami ketika bertanding,&amp;rdquo; ujar Franca.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Dukungan yang familiar itu membuat kami bisa terus semangat sampai akhir laga,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
