<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Pelatih Vietnam yang Kaget Lihat Permainan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026</title><description>Berikut Kisah Pelatih Vietnam yang Kaget Lihat Permainan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/21/51/3213798/kisah-pelatih-vietnam-yang-kaget-lihat-permainan-timnas-indonesia-u-17-di-piala-aff-u-17-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/21/51/3213798/kisah-pelatih-vietnam-yang-kaget-lihat-permainan-timnas-indonesia-u-17-di-piala-aff-u-17-2026"/><item><title>Kisah Pelatih Vietnam yang Kaget Lihat Permainan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/21/51/3213798/kisah-pelatih-vietnam-yang-kaget-lihat-permainan-timnas-indonesia-u-17-di-piala-aff-u-17-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/21/51/3213798/kisah-pelatih-vietnam-yang-kaget-lihat-permainan-timnas-indonesia-u-17-di-piala-aff-u-17-2026</guid><pubDate>Selasa 21 April 2026 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/21/51/3213798/timnas_indonesia_u_17-WVdr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-17 kala melawan Timnas Vietnam U-17. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/21/51/3213798/timnas_indonesia_u_17-WVdr_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-17 kala melawan Timnas Vietnam U-17. (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH pelatih Timnas Vietnam U-17, Cristiano Roland, menarik diulas. Dia mengaku kaget dengan permainan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026.&#13;
&#13;
Roland terkejut Timnas Indonesia U-17 justru bermain defensif saat jumpa Vietnam. Padahal, skuad Garuda Asia kala itu membutuhkan gol untuk jaga asa lolos ke semifinal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Terhenti di Fase Grup&#13;
&#13;
Timnas Vietnam U-17 bermain imbang dengan Timnas Indonesia U-17 tanpa gol 0-0 di laga terakhir Grup A Piala AFF U-17 2026. Laga itu digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada Minggu 19 April 2026.&#13;
&#13;
Hasil imbang ini membuat Timnas Indonesia U-17 dipastikan tak lolos semifinal. Skuad Garuda Asia hanya mampu mengumpulkan empat poin dari tiga laga.&#13;
&#13;
Sementara itu, Vietnam keluar sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin serta Malaysia menyusul sebagai runner-up terbaik dengan enam poin. Kegagalan Garuda Asia lolos ke semifinal terasa pahit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kaget&#13;
&#13;
Di pertandingan terakhir, Roland mengaku terkejut dengan permainan Timnas Indonesia U-17. Skuad besutan Kurniawan Dwi Yulianto itu, kata Roland, malah bermain bertahan ketika membutuhkan gol cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah siap menghadapi tekanan serangan dari Timnas Indonesia U-17. Saya terkejut mereka malah menunggu kami menyerang,&amp;quot; kata Roland dikutip dari Soha VN, Selasa (21/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan di babak kedua, mereka terus bermain dengan cara yang sama seperti di babak pertama. Kemudian mereka mencoba menciptakan beberapa peluang, tetapi itu pun mengejutkan saya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Disangka Main Agresif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kurniawan Dwi Yulianto pun menjelaskan soal strategi bertahan ini. Dia mengira, Timnas Vietnam U-17 bakal bermain agresif. Namun nyatanya, The Golden Star -julukan Timnas Vietnam U-17- justru memilih untuk main efektif.&#13;
&#13;
Oleh sebab itu, taktik Kurniawan pun tak berjalan dengan baik. Apalagi, menurut Si Kurus -sapaan akrab Kurniawan Dwi Yulianto, serangan Garuda Muda tidak efektif meruntuhkan pertahanan lawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tahu Timnas Vietnam U-17 akan bermain agresif di babak pertama, jadi kami memilih untuk melakukan serangan balik, tetapi kemampuan menyerang kami tidak optimal,&amp;quot; jelas Kurniawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Timnas Vietnam U-17 Vietnam memiliki kemampuan untuk beralih dengan cepat dari bertahan ke menyerang. Jika kami mencoba menekan mereka dan kemudian meninggalkan celah di lini tengah, mereka akan memiliki peluang,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>KISAH pelatih Timnas Vietnam U-17, Cristiano Roland, menarik diulas. Dia mengaku kaget dengan permainan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026.&#13;
&#13;
Roland terkejut Timnas Indonesia U-17 justru bermain defensif saat jumpa Vietnam. Padahal, skuad Garuda Asia kala itu membutuhkan gol untuk jaga asa lolos ke semifinal.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Terhenti di Fase Grup&#13;
&#13;
Timnas Vietnam U-17 bermain imbang dengan Timnas Indonesia U-17 tanpa gol 0-0 di laga terakhir Grup A Piala AFF U-17 2026. Laga itu digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada Minggu 19 April 2026.&#13;
&#13;
Hasil imbang ini membuat Timnas Indonesia U-17 dipastikan tak lolos semifinal. Skuad Garuda Asia hanya mampu mengumpulkan empat poin dari tiga laga.&#13;
&#13;
Sementara itu, Vietnam keluar sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin serta Malaysia menyusul sebagai runner-up terbaik dengan enam poin. Kegagalan Garuda Asia lolos ke semifinal terasa pahit.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kaget&#13;
&#13;
Di pertandingan terakhir, Roland mengaku terkejut dengan permainan Timnas Indonesia U-17. Skuad besutan Kurniawan Dwi Yulianto itu, kata Roland, malah bermain bertahan ketika membutuhkan gol cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah siap menghadapi tekanan serangan dari Timnas Indonesia U-17. Saya terkejut mereka malah menunggu kami menyerang,&amp;quot; kata Roland dikutip dari Soha VN, Selasa (21/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan di babak kedua, mereka terus bermain dengan cara yang sama seperti di babak pertama. Kemudian mereka mencoba menciptakan beberapa peluang, tetapi itu pun mengejutkan saya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Disangka Main Agresif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kurniawan Dwi Yulianto pun menjelaskan soal strategi bertahan ini. Dia mengira, Timnas Vietnam U-17 bakal bermain agresif. Namun nyatanya, The Golden Star -julukan Timnas Vietnam U-17- justru memilih untuk main efektif.&#13;
&#13;
Oleh sebab itu, taktik Kurniawan pun tak berjalan dengan baik. Apalagi, menurut Si Kurus -sapaan akrab Kurniawan Dwi Yulianto, serangan Garuda Muda tidak efektif meruntuhkan pertahanan lawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tahu Timnas Vietnam U-17 akan bermain agresif di babak pertama, jadi kami memilih untuk melakukan serangan balik, tetapi kemampuan menyerang kami tidak optimal,&amp;quot; jelas Kurniawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Timnas Vietnam U-17 Vietnam memiliki kemampuan untuk beralih dengan cepat dari bertahan ke menyerang. Jika kami mencoba menekan mereka dan kemudian meninggalkan celah di lini tengah, mereka akan memiliki peluang,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
