<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026</title><description>Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/20/51/3213491/kurniawan-dwi-yulianto-minta-maaf-usai-timnas-indonesia-u-17-tersingkir-dari-piala-aff-u-17-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/20/51/3213491/kurniawan-dwi-yulianto-minta-maaf-usai-timnas-indonesia-u-17-tersingkir-dari-piala-aff-u-17-2026"/><item><title>Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/20/51/3213491/kurniawan-dwi-yulianto-minta-maaf-usai-timnas-indonesia-u-17-tersingkir-dari-piala-aff-u-17-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/20/51/3213491/kurniawan-dwi-yulianto-minta-maaf-usai-timnas-indonesia-u-17-tersingkir-dari-piala-aff-u-17-2026</guid><pubDate>Senin 20 April 2026 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/20/51/3213491/kurniawan_dwi_yulianto-28bN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. (Foto: Instagram/kurniawanqana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/20/51/3213491/kurniawan_dwi_yulianto-28bN_large.jpg</image><title>Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. (Foto: Instagram/kurniawanqana)</title></images><description>SIDOARJO &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf setelah anak asuhnya dipastikan gagal melangkah lebih jauh di ajang Piala AFF U-17 2026. Langkah Skuad Garuda Asia harus terhenti lebih awal setelah hanya mampu menempati peringkat ketiga di klasemen akhir Grup A.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 harus puas berada di posisi ketiga Grup A Piala AFF U-17 2026 dengan mengumpulkan empat poin. Dengan hasil tersebut, Grup A akan diwakili oleh Vietnam (7 poin) dan Malaysia (6 poin) yang berhak melaju ke fase berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/DGJKpNjei-s?si=JcdueXE5d2etmoRI&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan tentunya hasil Timnas Indonesia U-17 dalam Piala AFF U-17 2026 tidak sesuai harapan karena target awal adalah mencapai babak semifinal. Jadi, Timnas Indonesia U-17 harus berbesar hati menerima hasil mengecewakan tersebut.&#13;
&#13;
1. Gagal Menang di Laga Pamungkas&#13;
&#13;
Sejatinya peluang Putu Ekayana dan kawan-kawan ke babak semifinal terbuka lebar sebelum laga melawan Vietnam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin Minggu 19 April 2026 malam WIB. Sayangnya pada laga pamungkas Grup A itu, Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang 0-0 dengan Vietnam.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengapresiasi dan memohon maaf atas permainan yang mungkin dilihat sedikit mengecewakan. Tapi memang target kita bisa lolos ke semifinal,&amp;quot; kata Kurniawan Dwi Yulianto usai laga, dikutip Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Mantan pemain legendaris Timnas Indonesia itu tetap memberikan apresiasi untuk kerja keras para pemainnya di lapangan. Dia menegaskan Timnas Indonesia U-17 akan segera berbenah diri agar tampil lebih baik lagi di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Evaluasi Menuju Piala Asia&#13;
&#13;
Kini usai Piala AFF U-17, Timnas Indonesia U-17 sudah ditunggu agenda yang lebih besar lagi, yakni Piala Asia U-17 2026 pada Mei 2026 mendatang. Sebagai tim yang sudah memastikan diri lolos berkat capaian perempatfinal edisi lalu, Timnas Indonesia U-17 kini harus segera berbenah.&#13;
&#13;
Tantangan berat sudah menanti di Piala Asia, di mana Timnas Indonesia U-17 tergabung dalam grup neraka alias Grup B, bersama raksasa Asia seperti Jepang, China, dan Qatar.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terus sebenarnya kita mengapresiasi apa yang dilakukan, kerja keras pemain, karena memang kita men-setting game plan kita untuk bertahan dan serangan balik. Tapi memang ketika kita counter attack hasilnya belum begitu maksimal,&amp;quot; sambung Kurniawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu menjadi catatan sebelum kami tampil di Piala Asia,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>SIDOARJO &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf setelah anak asuhnya dipastikan gagal melangkah lebih jauh di ajang Piala AFF U-17 2026. Langkah Skuad Garuda Asia harus terhenti lebih awal setelah hanya mampu menempati peringkat ketiga di klasemen akhir Grup A.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 harus puas berada di posisi ketiga Grup A Piala AFF U-17 2026 dengan mengumpulkan empat poin. Dengan hasil tersebut, Grup A akan diwakili oleh Vietnam (7 poin) dan Malaysia (6 poin) yang berhak melaju ke fase berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/DGJKpNjei-s?si=JcdueXE5d2etmoRI&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan tentunya hasil Timnas Indonesia U-17 dalam Piala AFF U-17 2026 tidak sesuai harapan karena target awal adalah mencapai babak semifinal. Jadi, Timnas Indonesia U-17 harus berbesar hati menerima hasil mengecewakan tersebut.&#13;
&#13;
1. Gagal Menang di Laga Pamungkas&#13;
&#13;
Sejatinya peluang Putu Ekayana dan kawan-kawan ke babak semifinal terbuka lebar sebelum laga melawan Vietnam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin Minggu 19 April 2026 malam WIB. Sayangnya pada laga pamungkas Grup A itu, Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang 0-0 dengan Vietnam.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengapresiasi dan memohon maaf atas permainan yang mungkin dilihat sedikit mengecewakan. Tapi memang target kita bisa lolos ke semifinal,&amp;quot; kata Kurniawan Dwi Yulianto usai laga, dikutip Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Mantan pemain legendaris Timnas Indonesia itu tetap memberikan apresiasi untuk kerja keras para pemainnya di lapangan. Dia menegaskan Timnas Indonesia U-17 akan segera berbenah diri agar tampil lebih baik lagi di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Evaluasi Menuju Piala Asia&#13;
&#13;
Kini usai Piala AFF U-17, Timnas Indonesia U-17 sudah ditunggu agenda yang lebih besar lagi, yakni Piala Asia U-17 2026 pada Mei 2026 mendatang. Sebagai tim yang sudah memastikan diri lolos berkat capaian perempatfinal edisi lalu, Timnas Indonesia U-17 kini harus segera berbenah.&#13;
&#13;
Tantangan berat sudah menanti di Piala Asia, di mana Timnas Indonesia U-17 tergabung dalam grup neraka alias Grup B, bersama raksasa Asia seperti Jepang, China, dan Qatar.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terus sebenarnya kita mengapresiasi apa yang dilakukan, kerja keras pemain, karena memang kita men-setting game plan kita untuk bertahan dan serangan balik. Tapi memang ketika kita counter attack hasilnya belum begitu maksimal,&amp;quot; sambung Kurniawan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu menjadi catatan sebelum kami tampil di Piala Asia,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
