<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persiapan Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Bidik Oman dan Kuwait untuk FIFA Matchday Juni 2026</title><description>Persiapan Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Bidik Oman dan Kuwait untuk FIFA Matchday Juni 2026&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/19/51/3213350/persiapan-piala-asia-2027-timnas-indonesia-bidik-oman-dan-kuwait-untuk-fifa-matchday-juni-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/19/51/3213350/persiapan-piala-asia-2027-timnas-indonesia-bidik-oman-dan-kuwait-untuk-fifa-matchday-juni-2026"/><item><title>Persiapan Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Bidik Oman dan Kuwait untuk FIFA Matchday Juni 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/19/51/3213350/persiapan-piala-asia-2027-timnas-indonesia-bidik-oman-dan-kuwait-untuk-fifa-matchday-juni-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/19/51/3213350/persiapan-piala-asia-2027-timnas-indonesia-bidik-oman-dan-kuwait-untuk-fifa-matchday-juni-2026</guid><pubDate>Minggu 19 April 2026 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/19/51/3213350/timnas_indonesia-ohk9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia dikabarkan incar Oman dan Kuwait untuk jadi lawan di FIFA Matchday Juni 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/19/51/3213350/timnas_indonesia-ohk9_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia dikabarkan incar Oman dan Kuwait untuk jadi lawan di FIFA Matchday Juni 2026. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</title></images><description>TIM Nasional (Timnas) Indonesia mulai mematangkan peta jalan menuju Piala Asia 2027. Skuad Garuda dikabarkan tengah membidik dua kekuatan Asia Barat, Oman dan Kuwait, sebagai lawan tanding dalam agenda FIFA Matchday edisi Juni 2026.&#13;
&#13;
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi kompetitif untuk menguji ketangguhan tim menghadapi karakter permainan khas Timur Tengah. Melansir laporan dari akun The ASEAN Football, PSSI disebut telah menjalin komunikasi intensif dengan federasi sepak bola Oman dan Kuwait.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemilihan kedua negara tersebut dinilai strategis karena baik Oman maupun Kuwait dijadwalkan bakal menggelar pemusatan latihan di Thailand pada periode Juni mendatang, yang secara geografis memudahkan koordinasi logistik pertandingan.&#13;
&#13;
Uji coba ini menjadi krusial mengingat perbedaan level di tangga FIFA. Oman saat ini bertengger di peringkat 79 dunia dan berada di Pot 2 pra-undian, sementara Kuwait berada di posisi 134.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia sendiri, yang berada di peringkat 122, membutuhkan lawan berkualitas untuk mendongkrak mentalitas bertanding sebelum turun di turnamen final tingkat benua pada awal tahun depan.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Oman vs Timnas Qatar&#13;
&#13;
&#13;
1. PSSI Tunggu Dokumen Hitam di Atas Putih&#13;
&#13;
Meski rumor mengenai pertemuan dengan Oman dan Kuwait menguat, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, masih enggan memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas lawan. Erick menegaskan bahwa federasi tidak akan mengumumkan nama negara tersebut sebelum ada kesepakatan tertulis yang mengikat secara administratif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak berani bicara siapa lawan tandingnya sebelum ada email atau surat black and white,&amp;quot; ujar Erick Thohir saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, pada Kamis 16 April 2026 lalu.&#13;
&#13;
Erick menjelaskan sejauh ini sudah ada respons positif dari beberapa pihak, namun semuanya masih dalam tahap komunikasi awal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau email ada tiga ya, baru direspons satu. Ya nanti kalau sudah ada. Baru respons berarti baru bilang tanggal ini mereka bisa, tapi kan black and white-nya belum,&amp;quot; tambah pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut.&#13;
&#13;
2. Adaptasi John Herdman di Zona Asia&#13;
&#13;
Di sisi lain, Erick Thohir juga menyoroti pentingnya masa transisi bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Agenda FIFA Matchday Juni nanti akan menjadi panggung penting bagi Herdman untuk melakukan konsolidasi tim dan memahami dinamika persaingan di zona Asia yang berbeda dengan latar belakang kepelatihannya selama ini.&#13;
&#13;
&#13;
John Herdman. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa Coach John (Herdman) masih perlu beradaptasi dengan sistem pertandingan yang ada di Asia karena kita tahu background-nya Coach John itu kan selama ini ada di wilayah zona yang berbeda,&amp;quot; imbuh Erick.&#13;
&#13;
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, sebelumnya juga memberikan sinyal senada bahwa sudah ada satu negara Asia yang menunjukkan respons positif. PSSI meminta para pendukung untuk bersabar menanti rilis resmi setelah seluruh detail administratif pertandingan rampung disepakati.&#13;
</description><content:encoded>TIM Nasional (Timnas) Indonesia mulai mematangkan peta jalan menuju Piala Asia 2027. Skuad Garuda dikabarkan tengah membidik dua kekuatan Asia Barat, Oman dan Kuwait, sebagai lawan tanding dalam agenda FIFA Matchday edisi Juni 2026.&#13;
&#13;
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi kompetitif untuk menguji ketangguhan tim menghadapi karakter permainan khas Timur Tengah. Melansir laporan dari akun The ASEAN Football, PSSI disebut telah menjalin komunikasi intensif dengan federasi sepak bola Oman dan Kuwait.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemilihan kedua negara tersebut dinilai strategis karena baik Oman maupun Kuwait dijadwalkan bakal menggelar pemusatan latihan di Thailand pada periode Juni mendatang, yang secara geografis memudahkan koordinasi logistik pertandingan.&#13;
&#13;
Uji coba ini menjadi krusial mengingat perbedaan level di tangga FIFA. Oman saat ini bertengger di peringkat 79 dunia dan berada di Pot 2 pra-undian, sementara Kuwait berada di posisi 134.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia sendiri, yang berada di peringkat 122, membutuhkan lawan berkualitas untuk mendongkrak mentalitas bertanding sebelum turun di turnamen final tingkat benua pada awal tahun depan.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Oman vs Timnas Qatar&#13;
&#13;
&#13;
1. PSSI Tunggu Dokumen Hitam di Atas Putih&#13;
&#13;
Meski rumor mengenai pertemuan dengan Oman dan Kuwait menguat, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, masih enggan memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas lawan. Erick menegaskan bahwa federasi tidak akan mengumumkan nama negara tersebut sebelum ada kesepakatan tertulis yang mengikat secara administratif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak berani bicara siapa lawan tandingnya sebelum ada email atau surat black and white,&amp;quot; ujar Erick Thohir saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, pada Kamis 16 April 2026 lalu.&#13;
&#13;
Erick menjelaskan sejauh ini sudah ada respons positif dari beberapa pihak, namun semuanya masih dalam tahap komunikasi awal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau email ada tiga ya, baru direspons satu. Ya nanti kalau sudah ada. Baru respons berarti baru bilang tanggal ini mereka bisa, tapi kan black and white-nya belum,&amp;quot; tambah pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut.&#13;
&#13;
2. Adaptasi John Herdman di Zona Asia&#13;
&#13;
Di sisi lain, Erick Thohir juga menyoroti pentingnya masa transisi bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Agenda FIFA Matchday Juni nanti akan menjadi panggung penting bagi Herdman untuk melakukan konsolidasi tim dan memahami dinamika persaingan di zona Asia yang berbeda dengan latar belakang kepelatihannya selama ini.&#13;
&#13;
&#13;
John Herdman. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa Coach John (Herdman) masih perlu beradaptasi dengan sistem pertandingan yang ada di Asia karena kita tahu background-nya Coach John itu kan selama ini ada di wilayah zona yang berbeda,&amp;quot; imbuh Erick.&#13;
&#13;
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, sebelumnya juga memberikan sinyal senada bahwa sudah ada satu negara Asia yang menunjukkan respons positif. PSSI meminta para pendukung untuk bersabar menanti rilis resmi setelah seluruh detail administratif pertandingan rampung disepakati.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
