<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>John Herdman Tugaskan Simon Grayson Jadi Mata Elang Timnas Indonesia</title><description>Simon Grayson mendapat tugas sebagai mata elang buat Timnas Indonesia.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/17/51/3212774/john-herdman-tugaskan-simon-grayson-jadi-mata-elang-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/17/51/3212774/john-herdman-tugaskan-simon-grayson-jadi-mata-elang-timnas-indonesia"/><item><title>John Herdman Tugaskan Simon Grayson Jadi Mata Elang Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/17/51/3212774/john-herdman-tugaskan-simon-grayson-jadi-mata-elang-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/17/51/3212774/john-herdman-tugaskan-simon-grayson-jadi-mata-elang-timnas-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2026 01:20 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/16/51/3212774/simon_grayson_mendapat_tugas_sebagai_mata_elang_buat_timnas_indonesia-zpEg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simon Grayson mendapat tugas sebagai mata elang buat Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@simongraysonofficial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/16/51/3212774/simon_grayson_mendapat_tugas_sebagai_mata_elang_buat_timnas_indonesia-zpEg_large.jpg</image><title>Simon Grayson mendapat tugas sebagai mata elang buat Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@simongraysonofficial)</title></images><description>ASISTEN pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, mengaku punya tugas unik dari John Herdman. Ia mengklaim sebagai mata dari langit alias memantau Skuad Garuda dari sudut pandang yang berbeda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peran saya adalah jadi &amp;#39;mata di langit&amp;#39; dalam sebuah pertandingan. Saya melihat ke bawah dan berkomunikasi dengan bangku cadangan apa yang mesti dilakukan dalam menyerang dan bertahan,&amp;rdquo; kata Grayson dikutip dari kanal YouTube Astro Arena, Jumat (17/4/2026).&#13;
&#13;
1. Tanggung Jawab Penting&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peran tersebut membuat Grayson memikul tanggung jawab penting dalam membaca jalannya pertandingan secara menyeluruh. Eks manajer Sunderland itu mengamati pergerakan tim sendiri dan lawan sebelum memberikan masukan langsung kepada tim pelatih di bangku cadangan.&#13;
&#13;
Selain saat laga berlangsung, komunikasi dengan pelatih kepala juga menjadi bagian penting dalam pekerjaannya. Grayson menegaskan momen jeda turun minum dimanfaatkan secara maksimal untuk berdiskusi singkat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya perlu dua menit khusus untuk berdiskusi dengan John (Herdman) di jeda turun minum untuk membicarakan persiapan dan kondisi lawan,&amp;rdquo; ungkap Grayson.&#13;
&#13;
Menurutnya, analisis yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kualitas individu pemain lawan. Asisten pelatih berusia 56 tahun itu juga menilai pentingnya memahami kekuatan dan kelemahan tim secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan hanya soal memerhatikan bakat pemain lawan, tapi juga kekuatan dan kelemahan mereka. Ya, ini pengalaman yang menyenangkan,&amp;rdquo; jelas Grayson.&#13;
&#13;
Ketika ditanya mengenai fokus awal saat menerima pekerjaan di Timnas Indonesia, Grayson menyoroti pentingnya detail dalam memahami filosofi permainan. Ia menyebut pendekatan taktik yang dibawa pelatih kepala menjadi hal yang harus dipelajari secara mendalam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perhatian terhadap detail termasuk keinginan John (Herdman) untuk bermain dengan sistem tiga (bek) di dalam kotak yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Saya mungkin pernah dengan 3-5-2 tapi (cara John Herdman) baru pertama kali bagi saya,&amp;rdquo; imbuh Grayson.&#13;
&#13;
2. Tergolong Baru&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pria berpaspor Inggris itu mengakui pendekatan taktik tersebut tergolong baru dalam karier kepelatihannya. Proses adaptasi pun menjadi bagian penting untuk memahami sistem yang diterapkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah titik awal dengan sistem yang baru dengan pelatih gaya modern dengan istilah berbeda dan harus saya pahami maksudnya. Ketika saya melihat para pemain melakukannya barulah saya tahu maksud itu semua,&amp;rdquo; tutup mantan manajer Blackpool itu.&#13;
&#13;
Tim kepelatihan Timnas Indonesia yang baru sudah mencatat debutnya di FIFA Series pada akhir Maret 2026. Dalam turnamen mini yang digelar di Indonesia itu, Herdman mampu membawa Merah Putih menjadi runner up.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia mampu mengalahkan Timnas Saint Kitts and Nevis (4-0) di semifinal, kemudian kalah dari Timnas Bulgaria (0-1) di final. Diharapkan, awal yang baik ini mampu dipertahankan oleh tim kepelatihan pimpinan John Herdman.&#13;
</description><content:encoded>ASISTEN pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, mengaku punya tugas unik dari John Herdman. Ia mengklaim sebagai mata dari langit alias memantau Skuad Garuda dari sudut pandang yang berbeda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peran saya adalah jadi &amp;#39;mata di langit&amp;#39; dalam sebuah pertandingan. Saya melihat ke bawah dan berkomunikasi dengan bangku cadangan apa yang mesti dilakukan dalam menyerang dan bertahan,&amp;rdquo; kata Grayson dikutip dari kanal YouTube Astro Arena, Jumat (17/4/2026).&#13;
&#13;
1. Tanggung Jawab Penting&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peran tersebut membuat Grayson memikul tanggung jawab penting dalam membaca jalannya pertandingan secara menyeluruh. Eks manajer Sunderland itu mengamati pergerakan tim sendiri dan lawan sebelum memberikan masukan langsung kepada tim pelatih di bangku cadangan.&#13;
&#13;
Selain saat laga berlangsung, komunikasi dengan pelatih kepala juga menjadi bagian penting dalam pekerjaannya. Grayson menegaskan momen jeda turun minum dimanfaatkan secara maksimal untuk berdiskusi singkat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya perlu dua menit khusus untuk berdiskusi dengan John (Herdman) di jeda turun minum untuk membicarakan persiapan dan kondisi lawan,&amp;rdquo; ungkap Grayson.&#13;
&#13;
Menurutnya, analisis yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kualitas individu pemain lawan. Asisten pelatih berusia 56 tahun itu juga menilai pentingnya memahami kekuatan dan kelemahan tim secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan hanya soal memerhatikan bakat pemain lawan, tapi juga kekuatan dan kelemahan mereka. Ya, ini pengalaman yang menyenangkan,&amp;rdquo; jelas Grayson.&#13;
&#13;
Ketika ditanya mengenai fokus awal saat menerima pekerjaan di Timnas Indonesia, Grayson menyoroti pentingnya detail dalam memahami filosofi permainan. Ia menyebut pendekatan taktik yang dibawa pelatih kepala menjadi hal yang harus dipelajari secara mendalam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perhatian terhadap detail termasuk keinginan John (Herdman) untuk bermain dengan sistem tiga (bek) di dalam kotak yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Saya mungkin pernah dengan 3-5-2 tapi (cara John Herdman) baru pertama kali bagi saya,&amp;rdquo; imbuh Grayson.&#13;
&#13;
2. Tergolong Baru&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pria berpaspor Inggris itu mengakui pendekatan taktik tersebut tergolong baru dalam karier kepelatihannya. Proses adaptasi pun menjadi bagian penting untuk memahami sistem yang diterapkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini adalah titik awal dengan sistem yang baru dengan pelatih gaya modern dengan istilah berbeda dan harus saya pahami maksudnya. Ketika saya melihat para pemain melakukannya barulah saya tahu maksud itu semua,&amp;rdquo; tutup mantan manajer Blackpool itu.&#13;
&#13;
Tim kepelatihan Timnas Indonesia yang baru sudah mencatat debutnya di FIFA Series pada akhir Maret 2026. Dalam turnamen mini yang digelar di Indonesia itu, Herdman mampu membawa Merah Putih menjadi runner up.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia mampu mengalahkan Timnas Saint Kitts and Nevis (4-0) di semifinal, kemudian kalah dari Timnas Bulgaria (0-1) di final. Diharapkan, awal yang baik ini mampu dipertahankan oleh tim kepelatihan pimpinan John Herdman.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
