<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persija Jakarta dalam Krisis, Bambang Pamungkas Layangkan Peringatan Keras untuk Skuad Macan Kemayoran</title><description>Persija Jakarta dalam Krisis, Bambang Pamungkas Layangkan Peringatan Keras untuk Skuad Macan Kemayoran&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/10/49/3211480/persija-jakarta-dalam-krisis-bambang-pamungkas-layangkan-peringatan-keras-untuk-skuad-macan-kemayoran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/10/49/3211480/persija-jakarta-dalam-krisis-bambang-pamungkas-layangkan-peringatan-keras-untuk-skuad-macan-kemayoran"/><item><title>Persija Jakarta dalam Krisis, Bambang Pamungkas Layangkan Peringatan Keras untuk Skuad Macan Kemayoran</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/10/49/3211480/persija-jakarta-dalam-krisis-bambang-pamungkas-layangkan-peringatan-keras-untuk-skuad-macan-kemayoran</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/10/49/3211480/persija-jakarta-dalam-krisis-bambang-pamungkas-layangkan-peringatan-keras-untuk-skuad-macan-kemayoran</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2026 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/09/49/3211480/bambang_pamungkas-STg1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. (Foto: Instagram/bepe20)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/09/49/3211480/bambang_pamungkas-STg1_large.jpg</image><title>Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. (Foto: Instagram/bepe20)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, secara terbuka menyatakan kekecewaan mendalam manajemen atas performa buruk yang ditunjukkan Rizky Ridho dan kolega dalam tiga laga terakhir Super League 2025-2026. Sosok yang akrab disapa Bepe ini melayangkan ultimatum tegas kepada tim pelatih maupun pemain untuk segera mengalihkan fokus total demi menyelamatkan sisa musim ini.&#13;
&#13;
Persija Jakarta saat ini memang tengah dibayangi tren negatif yang mengkhawatirkan. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tercatat belum mampu memetik satu pun kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/DGJKpNjei-s?si=JcdueXE5d2etmoRI&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Armada besutan Mauricio Souza tertahan imbang di kandang saat menjamu Borneo FC (2-2) dan Dewa United (1-1), serta harus menelan pil pahit kekalahan tipis dari Bhayangkara FC (2-3).&#13;
&#13;
Rentetan hasil mengecewakan ini jelas melenceng jauh dari target besar yang dipatok manajemen di awal musim. Akibat kegagalan meraih poin penuh secara beruntun, skuad Macan Kemayoran kini semakin tertinggal jauh dalam perburuan gelar juara dari rival abadi mereka, Persib Bandung, yang kian nyaman di pucuk klasemen sementara Super League 2025-2026.&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta berlatih jelang hadapi Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@persija)&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung masih kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin. Skuad Pangeran Biru&amp;mdash;julukan Persib Bandung&amp;mdash;unggul empat angka atas Borneo FC yang menguntit di posisi kedua, serta menciptakan jarak lebar sembilan angka dari Persija Jakarta yang masih tertahan di peringkat ketiga.&#13;
&#13;
Hasil minor yang terus menyelimuti Persija Jakarta membuat manajemen merasa sangat terpukul. Bepe mengungkapkan bahwa situasi ini secara otomatis mempersempit ruang gerak tim untuk mengejar gelar juara, mengingat kompetisi musim ini kini hanya menyisakan delapan pertandingan menentukan.&#13;
&#13;
1. Harapan di Tengah Sulitnya Hitungan Poin&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,&amp;rdquo; kata Bepe, dipetik dari laman resmi Persija Jakarta, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bepe memberikan peringatan kepada pelatih dan seluruh pemain untuk memusatkan fokus mereka secara maksimal pada delapan pertandingan tersisa. Ia meyakini bahwa Persija Jakarta sebenarnya memiliki kapasitas teknis untuk bangkit, asalkan seluruh elemen tim bersedia memberikan perjuangan dan pengorbanan yang jauh lebih besar di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,&amp;rdquo; tegas Bepe.&#13;
&#13;
2. Misi Menjegal Dominasi Pangeran Biru&#13;
&#13;
&#13;
Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas optimistis Persija Jakarta juara Super League 2025-2026&#13;
&#13;
&#13;
Meski terpaut sembilan angka dengan delapan laga tersisa, secara matematis Persija Jakarta memang masih memiliki peluang tipis untuk menjegal langkah Persib Bandung. Namun di sisi lain, Pangeran Biru tentu tidak akan tinggal diam dan dipastikan bakal berjuang mati-matian demi mencetak sejarah hattrick gelar juara berturut-turut.&#13;
&#13;
Ujian terdekat bagi mentalitas Macan Kemayoran akan tersaji saat mereka menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. Laga klasik ini akan menjadi pembuktian apakah Persija mampu memutus tren negatif atau justru semakin terpuruk dalam puasa kemenangan yang panjang.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, secara terbuka menyatakan kekecewaan mendalam manajemen atas performa buruk yang ditunjukkan Rizky Ridho dan kolega dalam tiga laga terakhir Super League 2025-2026. Sosok yang akrab disapa Bepe ini melayangkan ultimatum tegas kepada tim pelatih maupun pemain untuk segera mengalihkan fokus total demi menyelamatkan sisa musim ini.&#13;
&#13;
Persija Jakarta saat ini memang tengah dibayangi tren negatif yang mengkhawatirkan. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tercatat belum mampu memetik satu pun kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/DGJKpNjei-s?si=JcdueXE5d2etmoRI&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Armada besutan Mauricio Souza tertahan imbang di kandang saat menjamu Borneo FC (2-2) dan Dewa United (1-1), serta harus menelan pil pahit kekalahan tipis dari Bhayangkara FC (2-3).&#13;
&#13;
Rentetan hasil mengecewakan ini jelas melenceng jauh dari target besar yang dipatok manajemen di awal musim. Akibat kegagalan meraih poin penuh secara beruntun, skuad Macan Kemayoran kini semakin tertinggal jauh dalam perburuan gelar juara dari rival abadi mereka, Persib Bandung, yang kian nyaman di pucuk klasemen sementara Super League 2025-2026.&#13;
&#13;
&#13;
Persija Jakarta berlatih jelang hadapi Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@persija)&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung masih kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin. Skuad Pangeran Biru&amp;mdash;julukan Persib Bandung&amp;mdash;unggul empat angka atas Borneo FC yang menguntit di posisi kedua, serta menciptakan jarak lebar sembilan angka dari Persija Jakarta yang masih tertahan di peringkat ketiga.&#13;
&#13;
Hasil minor yang terus menyelimuti Persija Jakarta membuat manajemen merasa sangat terpukul. Bepe mengungkapkan bahwa situasi ini secara otomatis mempersempit ruang gerak tim untuk mengejar gelar juara, mengingat kompetisi musim ini kini hanya menyisakan delapan pertandingan menentukan.&#13;
&#13;
1. Harapan di Tengah Sulitnya Hitungan Poin&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,&amp;rdquo; kata Bepe, dipetik dari laman resmi Persija Jakarta, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bepe memberikan peringatan kepada pelatih dan seluruh pemain untuk memusatkan fokus mereka secara maksimal pada delapan pertandingan tersisa. Ia meyakini bahwa Persija Jakarta sebenarnya memiliki kapasitas teknis untuk bangkit, asalkan seluruh elemen tim bersedia memberikan perjuangan dan pengorbanan yang jauh lebih besar di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,&amp;rdquo; tegas Bepe.&#13;
&#13;
2. Misi Menjegal Dominasi Pangeran Biru&#13;
&#13;
&#13;
Mohamad Prapanca dan Bambang Pamungkas optimistis Persija Jakarta juara Super League 2025-2026&#13;
&#13;
&#13;
Meski terpaut sembilan angka dengan delapan laga tersisa, secara matematis Persija Jakarta memang masih memiliki peluang tipis untuk menjegal langkah Persib Bandung. Namun di sisi lain, Pangeran Biru tentu tidak akan tinggal diam dan dipastikan bakal berjuang mati-matian demi mencetak sejarah hattrick gelar juara berturut-turut.&#13;
&#13;
Ujian terdekat bagi mentalitas Macan Kemayoran akan tersaji saat mereka menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. Laga klasik ini akan menjadi pembuktian apakah Persija mampu memutus tren negatif atau justru semakin terpuruk dalam puasa kemenangan yang panjang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
