<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! Kasus Dean James Selesai, Eredivisie Tolak Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Diulang</title><description>Eredivisie menolak permintaan NAC Breda untuk mengulangi laga kontra Go Ahead Eagles.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/09/51/3211544/tegas-kasus-dean-james-selesai-eredivisie-tolak-laga-nac-breda-vs-go-ahead-eagles-diulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/04/09/51/3211544/tegas-kasus-dean-james-selesai-eredivisie-tolak-laga-nac-breda-vs-go-ahead-eagles-diulang"/><item><title>Tegas! Kasus Dean James Selesai, Eredivisie Tolak Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Diulang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/04/09/51/3211544/tegas-kasus-dean-james-selesai-eredivisie-tolak-laga-nac-breda-vs-go-ahead-eagles-diulang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/04/09/51/3211544/tegas-kasus-dean-james-selesai-eredivisie-tolak-laga-nac-breda-vs-go-ahead-eagles-diulang</guid><pubDate>Kamis 09 April 2026 20:09 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/09/51/3211544/eredivisie_menolak_permintaan_nac_breda_untuk_mengulangi_laga_kontra_go_ahead_eagles-vfkn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eredivisie menolak permintaan NAC Breda untuk mengulangi laga kontra Go Ahead Eagles (Foto: Instagram/@deanjames)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/09/51/3211544/eredivisie_menolak_permintaan_nac_breda_untuk_mengulangi_laga_kontra_go_ahead_eagles-vfkn_large.jpg</image><title>Eredivisie menolak permintaan NAC Breda untuk mengulangi laga kontra Go Ahead Eagles (Foto: Instagram/@deanjames)</title></images><description>AMSTERDAM &amp;ndash; Eredivisie CV selaku operator kompetisi akhirnya mengeluarkan keputusan tegas soal kasus yang menimpa Dean James. Mereka menolak permintaan NAC Breda agar laga kontra Go Ahead Eagles diulang!&#13;
&#13;
Keputusan ini muncul setelah NAC Breda mengajukan permintaan resmi usai kekalahan telak enam gol tanpa balas pada 15 Maret 2026. Mereka menilai Dean James tampil tidak sah dalam pertandingan tersebut.&#13;
&#13;
1. Status Dean James Jadi Sorotan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Status Dean James menjadi sorotan karena perubahan kewarganegaraan yang dialaminya. Pemain itu seharusnya sudah berstatus non-Uni Eropa sejak Maret 2025 karena menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).&#13;
&#13;
Dengan status tersebut, Dean James diwajibkan memiliki izin kerja agar dapat bermain secara legal. Namun, proses administrasi itu belum sepenuhnya dipenuhi saat pertandingan berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasus ini kemudian ditangani oleh Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) yang menunjuk jaksa profesional untuk melakukan investigasi. Hasil penyelidikan menyatakan Dean James memang tidak sah tampil karena telah melepaskan kewarganegaraan Belanda.&#13;
&#13;
Meski begitu, KNVB tidak menjatuhkan sanksi kepada pihak terkait. Hal ini dikarenakan pelanggaran tersebut dinilai terjadi bukan karena unsur kesengajaan, melainkan ketidaktahuan dari pihak klub dan pemain.&#13;
&#13;
KNVB juga mengungkap persoalan serupa tidak hanya terjadi pada satu pemain. Tercatat ada 25 pesepakbola lain yang mengalami kendala terkait paspor dan izin kerja.&#13;
&#13;
Setelah hasil investigasi diumumkan, NAC Breda langsung menunggu keputusan dari Eredivisie CV. Mereka berharap adanya laga ulang sebagai bentuk keadilan atas hasil pertandingan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tidak Terwujud&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, harapan NAC Breda tidak terwujud setelah operator kompetisi resmi menolak permintaan tersebut. Eredivisie CV menilai penyelenggaraan ulang pertandingan dapat mengganggu stabilitas kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam konteks penyeimbangan kepentingan yang harus dilakukan oleh dewan kompetisi, dewan kompetisi berpendapat tidak dapat diterima jika ketidakpastian di luar domain olahraga dan regulasi menyebabkan gangguan kompetisi,&amp;quot; demikian penjelasan Eredivisie, dikutip dari Voetbal Primeur, Kamis (9/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, hal ini juga dapat merugikan semua klub,&amp;quot; tambah pernyataan resmi operator kompetisi.&#13;
&#13;
NAC Breda belum menerima keputusan tersebut sepenuhnya dan bersiap memberikan respons lanjutan. Klub yang kini berada di posisi ke-17 klasemen Liga Belanda 2025-2026 itu membuka peluang untuk mengambil langkah berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak menutup kemungkinan tim peringkat ketujuh belas di Eredivisie akan mengambil tindakan lebih lanjut,&amp;quot; tulis Voetbal Primeur.&#13;
</description><content:encoded>AMSTERDAM &amp;ndash; Eredivisie CV selaku operator kompetisi akhirnya mengeluarkan keputusan tegas soal kasus yang menimpa Dean James. Mereka menolak permintaan NAC Breda agar laga kontra Go Ahead Eagles diulang!&#13;
&#13;
Keputusan ini muncul setelah NAC Breda mengajukan permintaan resmi usai kekalahan telak enam gol tanpa balas pada 15 Maret 2026. Mereka menilai Dean James tampil tidak sah dalam pertandingan tersebut.&#13;
&#13;
1. Status Dean James Jadi Sorotan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Status Dean James menjadi sorotan karena perubahan kewarganegaraan yang dialaminya. Pemain itu seharusnya sudah berstatus non-Uni Eropa sejak Maret 2025 karena menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).&#13;
&#13;
Dengan status tersebut, Dean James diwajibkan memiliki izin kerja agar dapat bermain secara legal. Namun, proses administrasi itu belum sepenuhnya dipenuhi saat pertandingan berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasus ini kemudian ditangani oleh Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) yang menunjuk jaksa profesional untuk melakukan investigasi. Hasil penyelidikan menyatakan Dean James memang tidak sah tampil karena telah melepaskan kewarganegaraan Belanda.&#13;
&#13;
Meski begitu, KNVB tidak menjatuhkan sanksi kepada pihak terkait. Hal ini dikarenakan pelanggaran tersebut dinilai terjadi bukan karena unsur kesengajaan, melainkan ketidaktahuan dari pihak klub dan pemain.&#13;
&#13;
KNVB juga mengungkap persoalan serupa tidak hanya terjadi pada satu pemain. Tercatat ada 25 pesepakbola lain yang mengalami kendala terkait paspor dan izin kerja.&#13;
&#13;
Setelah hasil investigasi diumumkan, NAC Breda langsung menunggu keputusan dari Eredivisie CV. Mereka berharap adanya laga ulang sebagai bentuk keadilan atas hasil pertandingan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tidak Terwujud&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, harapan NAC Breda tidak terwujud setelah operator kompetisi resmi menolak permintaan tersebut. Eredivisie CV menilai penyelenggaraan ulang pertandingan dapat mengganggu stabilitas kompetisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam konteks penyeimbangan kepentingan yang harus dilakukan oleh dewan kompetisi, dewan kompetisi berpendapat tidak dapat diterima jika ketidakpastian di luar domain olahraga dan regulasi menyebabkan gangguan kompetisi,&amp;quot; demikian penjelasan Eredivisie, dikutip dari Voetbal Primeur, Kamis (9/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, hal ini juga dapat merugikan semua klub,&amp;quot; tambah pernyataan resmi operator kompetisi.&#13;
&#13;
NAC Breda belum menerima keputusan tersebut sepenuhnya dan bersiap memberikan respons lanjutan. Klub yang kini berada di posisi ke-17 klasemen Liga Belanda 2025-2026 itu membuka peluang untuk mengambil langkah berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak menutup kemungkinan tim peringkat ketujuh belas di Eredivisie akan mengambil tindakan lebih lanjut,&amp;quot; tulis Voetbal Primeur.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
