<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons Presiden FIFA Dengar Timnas Iran Tolak Mainkan Piala Dunia 2026 di AS</title><description>Presiden FIFA Gianni Infantino merespons permintaan Timnas Iran untuk tidak memainkan laga Piala Dunia 2026 di AS.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/20/51/3208002/respons-presiden-fifa-dengar-timnas-iran-tolak-mainkan-piala-dunia-2026-di-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/03/20/51/3208002/respons-presiden-fifa-dengar-timnas-iran-tolak-mainkan-piala-dunia-2026-di-as"/><item><title>Respons Presiden FIFA Dengar Timnas Iran Tolak Mainkan Piala Dunia 2026 di AS</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/20/51/3208002/respons-presiden-fifa-dengar-timnas-iran-tolak-mainkan-piala-dunia-2026-di-as</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/03/20/51/3208002/respons-presiden-fifa-dengar-timnas-iran-tolak-mainkan-piala-dunia-2026-di-as</guid><pubDate>Jum'at 20 Maret 2026 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/20/51/3208002/presiden_fifa_gianni_infantino_merespons_permintaan_timnas_iran_untuk_tidak_memainkan_laga_piala_dunia_2026_di_as-N63m_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden FIFA Gianni Infantino merespons permintaan Timnas Iran untuk tidak memainkan laga Piala Dunia 2026 di AS (Foto: Instagram/@gianni_infantino)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/20/51/3208002/presiden_fifa_gianni_infantino_merespons_permintaan_timnas_iran_untuk_tidak_memainkan_laga_piala_dunia_2026_di_as-N63m_large.jpg</image><title>Presiden FIFA Gianni Infantino merespons permintaan Timnas Iran untuk tidak memainkan laga Piala Dunia 2026 di AS (Foto: Instagram/@gianni_infantino)</title></images><description>PRESIDEN FIFA, Gianni Infantino, akhirnya merespons penolakan Timnas Iran bermain di Amerika Serikat (AS) saat Piala Dunia 2026. Ia menegaskan, pihaknya tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik yang sedang terjadi.&#13;
&#13;
Iran tengah terlibat konflik dengan aliansi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal itu berimbas pada Team Melli yang akan bermain di Piala Dunia 2026 pada musim panas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kebetulan, Timnas Iran diundi masuk Grup G bersama Timnas Belgia, Timnas Mesir, dan Timnas Selandia Baru. Mereka harus memainkan seluruh laga fase grup di Negeri Paman Sam.&#13;
&#13;
1. Boikot AS, Bukan Piala Dunia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tentu saja Iran keberatan dengan hal tersebut. Apalagi, Presiden AS Donald Trump menyatakan mau menerima kehadiran Mehdi Taremi dan kawan-kawan di negaranya tapi tidak menjamin soal keselamatan!&#13;
&#13;
Presiden FFIRI Mehdi Taj menyatakan dengan tegas menolak bermain di AS. Mereka tidak memboikot Piala Dunia, melainkan hanya tidak mau memainkan pertandingan di negara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan memboikot Amerika, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia,&amp;quot; kata Taj beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Jembatan Perdamaian&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal itu jadi perhatian Infantino. Ia mengaku FIFA tak punya kekuatan untuk mengakhiri konflik geopolitik. Namun, pihaknya akan menggunakan sepakbola dan Piala Dunia sebagai jembatan perdamaian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami punya jadwal. Kami ingin Piala Dunia FIFA berjalan sesuai jadwal. FIFA tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik,&amp;quot; ucap Infantino dalam pernyataannya, dikutip dari&amp;nbsp;Daily Mail,&amp;nbsp;pada Jumat (20/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;(Tapi) kami berkomitmen untuk menggunakan kekuatan sepakbola dan Piala Dunia FIFA untuk membangun jembatan dan mempromosikan perdamaian karena pikiran kami bersama mereka yang menderita akibat perang yang sedang berlangsung,&amp;rdquo; tegas pria berpaspor Swiss itu.&#13;
</description><content:encoded>PRESIDEN FIFA, Gianni Infantino, akhirnya merespons penolakan Timnas Iran bermain di Amerika Serikat (AS) saat Piala Dunia 2026. Ia menegaskan, pihaknya tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik yang sedang terjadi.&#13;
&#13;
Iran tengah terlibat konflik dengan aliansi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal itu berimbas pada Team Melli yang akan bermain di Piala Dunia 2026 pada musim panas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kebetulan, Timnas Iran diundi masuk Grup G bersama Timnas Belgia, Timnas Mesir, dan Timnas Selandia Baru. Mereka harus memainkan seluruh laga fase grup di Negeri Paman Sam.&#13;
&#13;
1. Boikot AS, Bukan Piala Dunia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tentu saja Iran keberatan dengan hal tersebut. Apalagi, Presiden AS Donald Trump menyatakan mau menerima kehadiran Mehdi Taremi dan kawan-kawan di negaranya tapi tidak menjamin soal keselamatan!&#13;
&#13;
Presiden FFIRI Mehdi Taj menyatakan dengan tegas menolak bermain di AS. Mereka tidak memboikot Piala Dunia, melainkan hanya tidak mau memainkan pertandingan di negara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan memboikot Amerika, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia,&amp;quot; kata Taj beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Jembatan Perdamaian&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal itu jadi perhatian Infantino. Ia mengaku FIFA tak punya kekuatan untuk mengakhiri konflik geopolitik. Namun, pihaknya akan menggunakan sepakbola dan Piala Dunia sebagai jembatan perdamaian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami punya jadwal. Kami ingin Piala Dunia FIFA berjalan sesuai jadwal. FIFA tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik,&amp;quot; ucap Infantino dalam pernyataannya, dikutip dari&amp;nbsp;Daily Mail,&amp;nbsp;pada Jumat (20/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;(Tapi) kami berkomitmen untuk menggunakan kekuatan sepakbola dan Piala Dunia FIFA untuk membangun jembatan dan mempromosikan perdamaian karena pikiran kami bersama mereka yang menderita akibat perang yang sedang berlangsung,&amp;rdquo; tegas pria berpaspor Swiss itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
