<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donald Trump Takut Pemain Timnas Iran Dibunuh, Desak Australia Berikan Suaka Politik</title><description>Donald Trump mendesak agar Australia memberikan suaka politik kepada pemain-pemain Timnas Iran.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/51/3206050/donald-trump-takut-pemain-timnas-iran-dibunuh-desak-australia-berikan-suaka-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/51/3206050/donald-trump-takut-pemain-timnas-iran-dibunuh-desak-australia-berikan-suaka-politik"/><item><title>Donald Trump Takut Pemain Timnas Iran Dibunuh, Desak Australia Berikan Suaka Politik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/51/3206050/donald-trump-takut-pemain-timnas-iran-dibunuh-desak-australia-berikan-suaka-politik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/51/3206050/donald-trump-takut-pemain-timnas-iran-dibunuh-desak-australia-berikan-suaka-politik</guid><pubDate>Selasa 10 Maret 2026 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/10/51/3206050/donald_trump_mendesak_agar_australia_memberikan_suaka_politik_kepada_pemain_pemain_timnas_iran-F8p3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Donald Trump mendesak agar Australia memberikan suaka politik kepada pemain-pemain Timnas Iran (Foto: X/@afcasiancup)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/10/51/3206050/donald_trump_mendesak_agar_australia_memberikan_suaka_politik_kepada_pemain_pemain_timnas_iran-F8p3_large.jpg</image><title>Donald Trump mendesak agar Australia memberikan suaka politik kepada pemain-pemain Timnas Iran (Foto: X/@afcasiancup)</title></images><description>PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, khawatir dengan keselamatan pemain-pemain Timnas Putri Iran usai tampil di Piala Asia Wanita 2026. Ia mendesak agar Pemerintah Australia memberikan suaka politik!&#13;
&#13;
Timnas Putri Iran mengakhiri perjalanannya di Piala Asia Wanita 2026 usai kalah 0-2 dari Timnas Putri Filipina di laga terakhir fase grup. Mereka finis di posisi juru kunci Grup A dengan 0 poin.&#13;
&#13;
1. Dianggap Pengkhianat&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lantas mengapa Trump khawatir dengan pemain Timnas Putri Iran? Sana Sadeghi dan kawan-kawan diketahui sempat menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum melakoni laga pertama kontra Timnas Putri Korea Selatan.&#13;
&#13;
Aksi mereka itu langsung dianggap sebagai pengkhianatan terhadap negara. Sebab, di waktu bersamaan, Iran sedang terlibat pertempuran melawan Israel dan AS.&#13;
&#13;
2. Suaka Politik&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keselamatan mereka saat kembali ke Teheran pun jadi perhatian luas. Para pemain bukan tidak mungkin akan mendapat sanksi berat. Trump mendesak Australia untuk segera memberikan perlindungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah Australia membuat kesalahan kemanusiaan yang buruk dengan mengizinkan pemain-pemain Timnas Putri Iran dipaksa kembali ke negaranya, di mana mereka kemungkinan akan dibunuh,&amp;rdquo; cuit Trump lewat akun X @realDonaldTrump, dikutip Selasa (10/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan biarkan mereka (kembali), Tuan Perdana Menteri (Anthony Albanese), berikan mereka suaka (politik)! (Pemerintah) AS akan melakukannya jika kalian tidak mau,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
Kekhawatiran serupa diutarakan Presiden FIFPRO untuk Asia dan Oseania, Beau Busch. Asosiasi pesepakbola profesional itu mendorong agar FIFA dan AFC menggunakan pengaruhnya guna menjamin keselamatan Timnas Putri Iran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami telah meminta (Australia) untuk mengupayakan agar para pemain memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan. Ini mungkin situasi yang sangat menantang,&amp;rdquo; kata Busch, mengutip dari Reuters.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin ada pemain yang ingin kembali. Mungkin ada beberapa pemain dalam tim yang ingin mencari suaka atau ingin tinggal di Australia lebih lama,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, khawatir dengan keselamatan pemain-pemain Timnas Putri Iran usai tampil di Piala Asia Wanita 2026. Ia mendesak agar Pemerintah Australia memberikan suaka politik!&#13;
&#13;
Timnas Putri Iran mengakhiri perjalanannya di Piala Asia Wanita 2026 usai kalah 0-2 dari Timnas Putri Filipina di laga terakhir fase grup. Mereka finis di posisi juru kunci Grup A dengan 0 poin.&#13;
&#13;
1. Dianggap Pengkhianat&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lantas mengapa Trump khawatir dengan pemain Timnas Putri Iran? Sana Sadeghi dan kawan-kawan diketahui sempat menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum melakoni laga pertama kontra Timnas Putri Korea Selatan.&#13;
&#13;
Aksi mereka itu langsung dianggap sebagai pengkhianatan terhadap negara. Sebab, di waktu bersamaan, Iran sedang terlibat pertempuran melawan Israel dan AS.&#13;
&#13;
2. Suaka Politik&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keselamatan mereka saat kembali ke Teheran pun jadi perhatian luas. Para pemain bukan tidak mungkin akan mendapat sanksi berat. Trump mendesak Australia untuk segera memberikan perlindungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah Australia membuat kesalahan kemanusiaan yang buruk dengan mengizinkan pemain-pemain Timnas Putri Iran dipaksa kembali ke negaranya, di mana mereka kemungkinan akan dibunuh,&amp;rdquo; cuit Trump lewat akun X @realDonaldTrump, dikutip Selasa (10/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan biarkan mereka (kembali), Tuan Perdana Menteri (Anthony Albanese), berikan mereka suaka (politik)! (Pemerintah) AS akan melakukannya jika kalian tidak mau,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&#13;
Kekhawatiran serupa diutarakan Presiden FIFPRO untuk Asia dan Oseania, Beau Busch. Asosiasi pesepakbola profesional itu mendorong agar FIFA dan AFC menggunakan pengaruhnya guna menjamin keselamatan Timnas Putri Iran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami telah meminta (Australia) untuk mengupayakan agar para pemain memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan. Ini mungkin situasi yang sangat menantang,&amp;rdquo; kata Busch, mengutip dari Reuters.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin ada pemain yang ingin kembali. Mungkin ada beberapa pemain dalam tim yang ingin mencari suaka atau ingin tinggal di Australia lebih lama,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
