<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dominasi Semu, Sunderland Dikalahkan Tim Divisi Ketiga Port Vale di Piala FA 2025-2026</title><description>Sunderland harus menelan kekalahan dari tim divisi ketiga di Piala FA 2025-2026.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/45/3206018/dominasi-semu-sunderland-dikalahkan-tim-divisi-ketiga-port-vale-di-piala-fa-2025-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/45/3206018/dominasi-semu-sunderland-dikalahkan-tim-divisi-ketiga-port-vale-di-piala-fa-2025-2026"/><item><title>Dominasi Semu, Sunderland Dikalahkan Tim Divisi Ketiga Port Vale di Piala FA 2025-2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/45/3206018/dominasi-semu-sunderland-dikalahkan-tim-divisi-ketiga-port-vale-di-piala-fa-2025-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/03/10/45/3206018/dominasi-semu-sunderland-dikalahkan-tim-divisi-ketiga-port-vale-di-piala-fa-2025-2026</guid><pubDate>Selasa 10 Maret 2026 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/10/45/3206018/sunderland_harus_menelan_kekalahan_dari_tim_divisi_ketiga_di_piala_fa_2025_2026-tEbT_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sunderland harus menelan kekalahan dari tim divisi ketiga di Piala FA 2025-2026 (Foto: Sunderland)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/10/45/3206018/sunderland_harus_menelan_kekalahan_dari_tim_divisi_ketiga_di_piala_fa_2025_2026-tEbT_large.jpeg</image><title>Sunderland harus menelan kekalahan dari tim divisi ketiga di Piala FA 2025-2026 (Foto: Sunderland)</title></images><description>STOKE-ON-TRENT &amp;ndash; Sepakbola kadang tidak masuk akal. Setelah mendominasi penuh, Sunderland menjadi korban kekejaman terbesarnya setelah kalah dari tim divisi ketiga Liga Inggris, Port Vale, 0-1 di putaran kelima Piala FA 2025-2026.&#13;
&#13;
Pertandingan itu berlangsung di Vale Park, Stoke-on-Trent, Inggris pada Minggu 8 Maret 2026 malam WIB. Bermain sebagai tim tamu, The Black Cats harus tersingkir dari turnamen setelah Port Vale mencetak gol tunggal via Ben Waine (28&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
1. Dominasi Semu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Padahal, Sunderland mendominasi sepanjang pertandingan. Kekalahan ini terasa seperti mimpi buruk bagi tim berkostum merah-putih itu. Statistik menunjukkan tim tamu menguasai segalanya, kecuali satu hal yang paling penting yakni skor akhir.&#13;
&#13;
Sunderland tampil super dominan dengan 65% penguasaan bola dan melepaskan 469 operan, berbanding jauh dengan Port Vale yang hanya mencatatkan 195 umpan dengan akurasi 61%. Mereka memberondong gawang tuan rumah dengan 14 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran (on target).&#13;
&#13;
Kiper Port Vale dipaksa bekerja keras jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Namun, yang terjadi di menit ke-28 adalah definisi sejati dari &amp;lsquo;efektivitas yang mematikan&amp;rsquo;. The Valiants, yang sepanjang laga cuma bertahan total, melancarkan satu serangan balik dan Waine sukses mencetak gol.&#13;
&#13;
2. Terlalu Naif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selepas pertandingan, pelatih Regis Le Bris mengakui kehebatan Port Vale yang bermain efektif sepanjang pertandingan. Ia mengatakan, timnya terlalu naif untuk bermain agresif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertama-tama, saya memberikan pujian sepenuhnya kepada lawan kami, Port Vale. Saya rasa mereka bermain dengan penuh semangat, kesabaran, dan intensitas,&amp;rdquo; kata Le Bris.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin kami tidak berada di level yang seharusnya karena ini adalah pertandingan perebutan bola kedua. Terjadi banyak duel dan kami tidak menunjukkan cukup kemampuan untuk memaksakan kekuatan kami,&amp;rdquo; tambah pria asal Prancis itu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan ini membuat Sunderland tersingkir dari Piala FA 2025-2026. Kini, satu-satunya kompetisi yang mereka ikuti adalah Liga Inggris. Le Bris mengaku sangat kecewa. Namun menurutnya, tim tak boleh larut dalam kekecewaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami harus menerimanya, tetapi itu tidak mudah, saya benar-benar kecewa. Kami berusaha tampil maksimal dengan pemain yang kami miliki, tetapi kami tidak menunjukkan performa yang cukup,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>STOKE-ON-TRENT &amp;ndash; Sepakbola kadang tidak masuk akal. Setelah mendominasi penuh, Sunderland menjadi korban kekejaman terbesarnya setelah kalah dari tim divisi ketiga Liga Inggris, Port Vale, 0-1 di putaran kelima Piala FA 2025-2026.&#13;
&#13;
Pertandingan itu berlangsung di Vale Park, Stoke-on-Trent, Inggris pada Minggu 8 Maret 2026 malam WIB. Bermain sebagai tim tamu, The Black Cats harus tersingkir dari turnamen setelah Port Vale mencetak gol tunggal via Ben Waine (28&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
1. Dominasi Semu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Padahal, Sunderland mendominasi sepanjang pertandingan. Kekalahan ini terasa seperti mimpi buruk bagi tim berkostum merah-putih itu. Statistik menunjukkan tim tamu menguasai segalanya, kecuali satu hal yang paling penting yakni skor akhir.&#13;
&#13;
Sunderland tampil super dominan dengan 65% penguasaan bola dan melepaskan 469 operan, berbanding jauh dengan Port Vale yang hanya mencatatkan 195 umpan dengan akurasi 61%. Mereka memberondong gawang tuan rumah dengan 14 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran (on target).&#13;
&#13;
Kiper Port Vale dipaksa bekerja keras jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Namun, yang terjadi di menit ke-28 adalah definisi sejati dari &amp;lsquo;efektivitas yang mematikan&amp;rsquo;. The Valiants, yang sepanjang laga cuma bertahan total, melancarkan satu serangan balik dan Waine sukses mencetak gol.&#13;
&#13;
2. Terlalu Naif&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selepas pertandingan, pelatih Regis Le Bris mengakui kehebatan Port Vale yang bermain efektif sepanjang pertandingan. Ia mengatakan, timnya terlalu naif untuk bermain agresif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertama-tama, saya memberikan pujian sepenuhnya kepada lawan kami, Port Vale. Saya rasa mereka bermain dengan penuh semangat, kesabaran, dan intensitas,&amp;rdquo; kata Le Bris.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin kami tidak berada di level yang seharusnya karena ini adalah pertandingan perebutan bola kedua. Terjadi banyak duel dan kami tidak menunjukkan cukup kemampuan untuk memaksakan kekuatan kami,&amp;rdquo; tambah pria asal Prancis itu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan ini membuat Sunderland tersingkir dari Piala FA 2025-2026. Kini, satu-satunya kompetisi yang mereka ikuti adalah Liga Inggris. Le Bris mengaku sangat kecewa. Namun menurutnya, tim tak boleh larut dalam kekecewaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami harus menerimanya, tetapi itu tidak mudah, saya benar-benar kecewa. Kami berusaha tampil maksimal dengan pemain yang kami miliki, tetapi kami tidak menunjukkan performa yang cukup,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
