<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IFAB Larang Lemparan ke Dalam Pratama Arhan Eksis di Sepakbola Internasional?</title><description>Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan hanya diberi waktu 5 detik sebelum melepaskan lemparan ke dalam mematikan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/08/51/3205708/ifab-larang-lemparan-ke-dalam-pratama-arhan-eksis-di-sepakbola-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/03/08/51/3205708/ifab-larang-lemparan-ke-dalam-pratama-arhan-eksis-di-sepakbola-internasional"/><item><title>IFAB Larang Lemparan ke Dalam Pratama Arhan Eksis di Sepakbola Internasional?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/08/51/3205708/ifab-larang-lemparan-ke-dalam-pratama-arhan-eksis-di-sepakbola-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/03/08/51/3205708/ifab-larang-lemparan-ke-dalam-pratama-arhan-eksis-di-sepakbola-internasional</guid><pubDate>Minggu 08 Maret 2026 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/08/51/3205708/pratama_arhan_berpotensi_tak_bisa_lagi_mengeluarkan_lemparan_ke_dalam_andalannya_pssi-Oe2X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pratama Arhan berpotensi tak bisa lagi mengeluarkan lemparan ke dalam andalannya. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/08/51/3205708/pratama_arhan_berpotensi_tak_bisa_lagi_mengeluarkan_lemparan_ke_dalam_andalannya_pssi-Oe2X_large.jpg</image><title>Pratama Arhan berpotensi tak bisa lagi mengeluarkan lemparan ke dalam andalannya. (Foto: PSSI)</title></images><description>DEWAN Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) mengeluarkan aturan penting yang bisa mengebiri potensi pelempar ke dalam macam Pratama Arhan (Bangkok United) atau Michael Kayode (Brentford).&amp;nbsp;Dalam rilis yang mereka keluarkan, seorang pemain hanya diberi jatah lima detik untuk melepaskan lemparan ke dalam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika wasit menilai lemparan ke dalam atau tendangan gawang terlalu lama dilakukan atau sengaja ditunda, maka akan dilakukan hitungan mundur selama lima detik,&amp;rdquo; tulis IFAB dalam rilis yang baru mereka keluarkan, Minggu (8/3/2026).&#13;
&#13;
&#13;
IFAB luncurkan aturan baru soal lemparan ke dalam dan tendangan gawang. (Foto: IFAB)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika bola belum dimainkan setelah hitungan mundur selesai, maka lemparan ke dalam akan diberikan ke tim lawan. Sementara tendangan gawang yang terlambat&amp;nbsp;akan menghasilkan tendangan sudut untuk lawan,&amp;rdquo; lanjut IFAB.&#13;
&#13;
1. Aturan Mulai Berlaku 1 Juli 2026&#13;
&#13;
Pembaruan aturan ini dimunculkan karena dinilai terlalu memakan waktu pertandingan. Waktu pertandingan banyak terbuang karena banyak pemain yang membuang-buang waktu saat hendak melemparkan bola ke dalam atau melepaskan tendangan gawang.&#13;
&#13;
Aturan ini mulai berlaku 1 Juli 2026, alias di musim baru 2026-2027. Aturan ini berpotensi mengebiri pemain-pemain yang piawai melepaskan lemparan ke dalam seperti Pratama Arhan.&#13;
&#13;
Pratama Arhan membutuhkan waktu yang cukup lama saat hendak melemparkan ke dalam. Pertama, ia harus mengelap bola yang akan dilemparkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, Pratama Arhan biasa mengambil ancang-ancang sebelum melemparkan bola. Apakah ini pertanda salah satu kekuatan Pratama Arhan takkan bisa dikeluarkan lagi?&#13;
&#13;
2. Pratama Arhan Berjuang Pulih dari Cedera&#13;
&#13;
&#13;
Pratama Arhan menggunakan alat bantu saat berjalan. (Foto: Instagram/@pratamaarhan8)&#13;
&#13;
&#13;
Aturan di atas keluar beriringan dengan&amp;nbsp;cedera yang dialami Pratama Arhan. Sekira dua minggu lalu, Pratama Arhan menjalani cedera lutut bersama sang klub, Bangkok United.&#13;
&#13;
Bisa dibilang, musim Pratama Arhan telah berakhir. Ia harus&amp;nbsp;berjuang pulih agar mendapatkan menit bermain yang banyak untuk musim depan. Musim depan berpotensi menjadi musim terakhir Pratama Arhan karena kontraknya bersama Bangkok United habis&amp;nbsp;30 Juni 2027.&#13;
</description><content:encoded>DEWAN Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) mengeluarkan aturan penting yang bisa mengebiri potensi pelempar ke dalam macam Pratama Arhan (Bangkok United) atau Michael Kayode (Brentford).&amp;nbsp;Dalam rilis yang mereka keluarkan, seorang pemain hanya diberi jatah lima detik untuk melepaskan lemparan ke dalam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika wasit menilai lemparan ke dalam atau tendangan gawang terlalu lama dilakukan atau sengaja ditunda, maka akan dilakukan hitungan mundur selama lima detik,&amp;rdquo; tulis IFAB dalam rilis yang baru mereka keluarkan, Minggu (8/3/2026).&#13;
&#13;
&#13;
IFAB luncurkan aturan baru soal lemparan ke dalam dan tendangan gawang. (Foto: IFAB)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika bola belum dimainkan setelah hitungan mundur selesai, maka lemparan ke dalam akan diberikan ke tim lawan. Sementara tendangan gawang yang terlambat&amp;nbsp;akan menghasilkan tendangan sudut untuk lawan,&amp;rdquo; lanjut IFAB.&#13;
&#13;
1. Aturan Mulai Berlaku 1 Juli 2026&#13;
&#13;
Pembaruan aturan ini dimunculkan karena dinilai terlalu memakan waktu pertandingan. Waktu pertandingan banyak terbuang karena banyak pemain yang membuang-buang waktu saat hendak melemparkan bola ke dalam atau melepaskan tendangan gawang.&#13;
&#13;
Aturan ini mulai berlaku 1 Juli 2026, alias di musim baru 2026-2027. Aturan ini berpotensi mengebiri pemain-pemain yang piawai melepaskan lemparan ke dalam seperti Pratama Arhan.&#13;
&#13;
Pratama Arhan membutuhkan waktu yang cukup lama saat hendak melemparkan ke dalam. Pertama, ia harus mengelap bola yang akan dilemparkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah itu, Pratama Arhan biasa mengambil ancang-ancang sebelum melemparkan bola. Apakah ini pertanda salah satu kekuatan Pratama Arhan takkan bisa dikeluarkan lagi?&#13;
&#13;
2. Pratama Arhan Berjuang Pulih dari Cedera&#13;
&#13;
&#13;
Pratama Arhan menggunakan alat bantu saat berjalan. (Foto: Instagram/@pratamaarhan8)&#13;
&#13;
&#13;
Aturan di atas keluar beriringan dengan&amp;nbsp;cedera yang dialami Pratama Arhan. Sekira dua minggu lalu, Pratama Arhan menjalani cedera lutut bersama sang klub, Bangkok United.&#13;
&#13;
Bisa dibilang, musim Pratama Arhan telah berakhir. Ia harus&amp;nbsp;berjuang pulih agar mendapatkan menit bermain yang banyak untuk musim depan. Musim depan berpotensi menjadi musim terakhir Pratama Arhan karena kontraknya bersama Bangkok United habis&amp;nbsp;30 Juni 2027.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
