<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maarten Paes Akui Bela Timnas Indonesia Bantu Perkembangan Kariernya</title><description>Maarten Paes mengakui membela Timnas Indonesia bantu kariernya berkembang.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/01/51/3204365/maarten-paes-akui-bela-timnas-indonesia-bantu-perkembangan-kariernya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/03/01/51/3204365/maarten-paes-akui-bela-timnas-indonesia-bantu-perkembangan-kariernya"/><item><title>Maarten Paes Akui Bela Timnas Indonesia Bantu Perkembangan Kariernya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/03/01/51/3204365/maarten-paes-akui-bela-timnas-indonesia-bantu-perkembangan-kariernya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/03/01/51/3204365/maarten-paes-akui-bela-timnas-indonesia-bantu-perkembangan-kariernya</guid><pubDate>Minggu 01 Maret 2026 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/01/51/3204365/maarten_paes_mengakui_membela_timnas_indonesia_bantu_kariernya_berkembang-iWPU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maarten Paes mengakui membela Timnas Indonesia bantu kariernya berkembang (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/01/51/3204365/maarten_paes_mengakui_membela_timnas_indonesia_bantu_kariernya_berkembang-iWPU_large.jpg</image><title>Maarten Paes mengakui membela Timnas Indonesia bantu kariernya berkembang (Foto: PSSI)</title></images><description>AMSTERDAM &amp;ndash; Maarten Paes mengakui bergabung dengan Timnas Indonesia ikut membantu perkembangan kariernya. Ia merasa jadi lebih baik dari segi teknis maupun mentalitas.&#13;
&#13;
Paes merupakan sosok kiper berdarah Indonesia-Belanda. Ia resmi dinaturalisasi pada 2024 untuk mempertebal pertahanan Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
1. Berkembang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejauh ini, Paes sudah membuat 10 penampilan bersama Skuad Garuda. Kiper berusia 27 tahun itu menjadi sosok penting ketika Timnas Indonesia berjuang di Kualifikas Piala Dunia 2026 Zona Asia.&#13;
&#13;
Meski akhirnya harapan lolos Piala Dunia pupus di putaran keempat kualifikasi, Paes tetap bangga. Tim Merah Putih menjadi tempat dirinya berkembang hingga saat ini bermain untuk Ajax Amsterdam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa saya sudah siap secara pribadi. Saya menjadi jauh lebih tenang. Pengalaman di Indonesia juga melibatkan banyak perjalanan,&amp;rdquo; kata Paes, dikutip dari ESPN NL, Minggu (1/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penerbangan 24 jam dan dua hari kemudian bermain, lalu dua hari kemudian bermain lagi dan kemudian penerbangan 24 jam lagi,&amp;quot; sambung eks kiper FC Dallas itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan perbedaan waktu 12 jam yang konstan. Ada tekanan luar biasa dengan 300 juta orang yang menonton. Anda belajar banyak dari pengalaman seperti itu,&amp;quot; tukas Paes.&#13;
&#13;
2. Tumbuhkan Mentalitas Baja&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain manajemen waktu dan kualitas permainan yang berkembang, Paes juga tumbuh dengan mentalitas baja bersama Timnas Indonesia. Tim itu membantunya untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelajaran terbesar adalah saya harus tetap jujur ​​pada diri sendiri sebisa mungkin. Dulu saya lebih terlibat secara emosional, tetapi sekarang saya dapat melihat semuanya lebih rasional,&amp;quot; tutur Paes.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadilah diri sendiri dan bermain secara intuitif, karena saat itulah Anda berada dalam kondisi terbaik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>AMSTERDAM &amp;ndash; Maarten Paes mengakui bergabung dengan Timnas Indonesia ikut membantu perkembangan kariernya. Ia merasa jadi lebih baik dari segi teknis maupun mentalitas.&#13;
&#13;
Paes merupakan sosok kiper berdarah Indonesia-Belanda. Ia resmi dinaturalisasi pada 2024 untuk mempertebal pertahanan Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
1. Berkembang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejauh ini, Paes sudah membuat 10 penampilan bersama Skuad Garuda. Kiper berusia 27 tahun itu menjadi sosok penting ketika Timnas Indonesia berjuang di Kualifikas Piala Dunia 2026 Zona Asia.&#13;
&#13;
Meski akhirnya harapan lolos Piala Dunia pupus di putaran keempat kualifikasi, Paes tetap bangga. Tim Merah Putih menjadi tempat dirinya berkembang hingga saat ini bermain untuk Ajax Amsterdam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa saya sudah siap secara pribadi. Saya menjadi jauh lebih tenang. Pengalaman di Indonesia juga melibatkan banyak perjalanan,&amp;rdquo; kata Paes, dikutip dari ESPN NL, Minggu (1/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penerbangan 24 jam dan dua hari kemudian bermain, lalu dua hari kemudian bermain lagi dan kemudian penerbangan 24 jam lagi,&amp;quot; sambung eks kiper FC Dallas itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan perbedaan waktu 12 jam yang konstan. Ada tekanan luar biasa dengan 300 juta orang yang menonton. Anda belajar banyak dari pengalaman seperti itu,&amp;quot; tukas Paes.&#13;
&#13;
2. Tumbuhkan Mentalitas Baja&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain manajemen waktu dan kualitas permainan yang berkembang, Paes juga tumbuh dengan mentalitas baja bersama Timnas Indonesia. Tim itu membantunya untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelajaran terbesar adalah saya harus tetap jujur ​​pada diri sendiri sebisa mungkin. Dulu saya lebih terlibat secara emosional, tetapi sekarang saya dapat melihat semuanya lebih rasional,&amp;quot; tutur Paes.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadilah diri sendiri dan bermain secara intuitif, karena saat itulah Anda berada dalam kondisi terbaik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
